AERA SENA

AERA SENA
102



“Ih kok kamu cubit aku,sakit tau”ucap Hisyam membalas cubitan Yuna


“Ih kamu”ucap Yuna memukul pergelangan tangan Hisyam


“Mana sakit lagi”ucap Yuna mengomel pada hisyam


“Maaf”ucap Hisyam mengusap bekas cubitan nya tadi


“Maaf emang sakitnya hilang”ucap Yuna berdiri dengan pakaian yang basah kuyup


“Ih kan kamu yang cubit duluan”ucap Hisyam


“Ya kan kamu yang buat aku basah gini”ucap yuna menatap tajam Hisyam dan perdebatan mereka pun masih berlanjut hingga andika datang untuk mengantarkan pelampung untuk twins


“Ih udah punya anak woii,Gak malu ni debat masalah beginian depan mereka “ucap andika yang dari tadi memperhatikan perdebatan dua manusia itu


Seketika keduanya berhenti den melihat twins yang diam menatap mereka


“Bunda jangan marahin ayah ini ide kami,benarkan oppa”ucap sara dan dianguki youang rae


“Ih kok mereka bela kamu sih”ucap Yuna tak terima


“Gak kok”ucap Hisyam menarik tangan Yuna mendekati twins karna kalau Hisyam menjawab yang lain pasti perdebatan seperti tadi terjadi lagi


Saat sedang bermain seketika Hisyam diam menatap Yuna yang tertawa lepas ia tersenyum melihat itu,tawa itu sudah lama tak pernah ia lihat


“Ayah Ayok sini”tarik young rae


Tak terasa sudah 3 jam lebih mereka bermain air dan berenang


“Bunda lapar”ucap sara


“Aku juga”ucap young rae


“Iya bunda lapar”ucap Hisyam bernada anak kecil yang membuat Yuna menaikan bibirnya


Karna gemes dengan ekspresi Yuna Hisyam mencium sekilas pipi yuna


“Ih “ucap yuna hendak memukul Hisyam namun tangannya segera ditahan Hisyam


“Temperamennya dikurangin dikit dong bund “ucap Hisyam sambil mengenggam tangan yuna dan mengajaknya ke tempat mereka yang sudah berkumpul


“Sayang kalian basah masak duduk dekat oma”tegur yuna


“Gakpapa sayang “ucap mama bela


“Kalian mau yang mana”ucap mama bela mengambilkan makanan untuk cucunya dengan sigap


“Kalian lama amat sih berenang ya ,uncle tu udah lapar dari tadi”ucap andika


“Ih kan uncle bisa makan duluan”ucap sara


“Bund mau yang itu dong”tunjuk Hisyam


Yuna menatap tak suka namun ia tak protes


“Yang itu bund”ucap Hisyam lagi


“Setelah mengambil yang Hisyam mau “ia juga mengambil makananannya


“Bund tukaran dong kayaknya punya bund lebih enak”ucap Hisyam berbicara tampa beban


“Kan yang dipiring aku sama dipiring Abang sama “ucap yuna berusaha menahan kejengkelannya


“Beda bund”ucap Hisyam yang menyuap nasi ditangan yuna


“Tu kan lebih enak punya bunda”ucap hisyam


“Hisyam yuna itu butuh makan yang tenang ,dia tu capek juga”


Hisyam langsung diam ketika mamanya berbicara namun Yuna tetap menukar makanannya dengan makanan Hisyam


“Makasih”ucap Hisyam sambil mengenggam tangan yuna


Semua orang yang melihat interaksi Hisyam hanya diam karna Hisyam sangat manja sekali hari ini pada yuna


..


“Sayang ayo ganti baju dulu”ucap yuna yang sudah mengambil tas baju yang mereka bawa tadi


Sara young rae mengikuti yuna kekamar ganti dan Hisyam juga begitu


“Lah kok abang masuk juga “ucap yuna kaget


“Iya kan mau ganti baju”ucapnya santai tampa dosa


“Ya kan bisa disebelah bang”


“Gak maunya disini”ucap Hisyam yang Mulai membantu young rae ganti baju sedangkan yuna membantu sara


Setelah kedua twins keluar Hisyam dengan santai langsung membuka baju yang ia kenakan


“Eh “ucap yuna kaget


“Abang ganti disebelah aja”ucap yuna


“Ya disebelah sama disini sama juga,sama” ganti baju”


“Ih kalau gitu aku aja yang disebelah”ucap yuna


Namun sebelum yuna keluar Hisyam sudah berdiri didepan pintu


“Ih kamu kenapa sih”ucap yuna


“Iyah ganti disini aja,aku Gak bakal liat ,nanti ngadap dinding kalau kamu malu”ucap Hisyam yang paham pikiran yuna


“Kalau aku mah santai aja,kalau kamu ngadap dinding Gak papa,kalau liat juga Gak papa “ucap Hisyam tampa malu yang membuat muka yuna memerah


“Dasar cabul “ucap yuna yang langsung membelakangi Hisyam


Setelah beberapa menit akhirnya Hisyam selesai dan yuna berusaha menyuruh hsiym keluar tapi tetap Gak bisa dan akhirnya terpaksa ia menganti baju nya dengan Hisyam yang menghadap dinding


“Udah belum bund”


“Ih sabar lah,awas kalau liat”


“Ya kan gakpapa juga”ucap Hisyam yang langsung mendapat pukulan dari yuna