
Saat sudah sampai disana mereka dihadapkan dengan bangunan tua yang terbengkalai
Mereka masuk perlahan dan waspada karna tam tau ada jebakan apa didalam
Menurut lokasi yang mereka lacak orang tersebut berhenti disini
“Tetap waspada”ucap Angga
Namun sepanjang mereka memasuki tak ada penjagaan atau jebakan
Mereka sudah mengecek semua bangunan rumah tersebut tapi kosong
“Apa orang itu sadar kita mengetahui lokasinya”ucap Angga
“Tapi kita belum memeriksa ruangan itu”ucap Hisyam
Dengan langkah pasti mereka mendekati ruangan itu dan saat pintunya dibuka benar saja nathan yang terikat di sebuah kursi dengan beberapa luka dibadanya dan saat diperiksa ia beru saja kehilangan nyawanya mungkin beberapa menit yang lalu
“Kita telat”ucap Angga saat memeriksa nathan
“Nggak ucap Hisyam melihat kearah jendela ada orang memakai pakai serba hitam yang berjalan tergesa-gesa
“Lu urus jasadnya nathan ,gue dan deiji ngejar orang itu”ucap Hisyam
Seperti yang Hisyam bilang ia berusaha keras mengajar orang tersebut
Sampai di sebuah tempat yang sepi bisa dibilang tak pernah dikunjungi orang ,ia berhenti dan menatap Hisyam dan deiji bergantian
Baik Hisyam dan deiji tak mengenali orang tersebut karna ia mengunakan masker dan hoodie hitam serta kaca mata hitam
Tampa aba-aba deiji menghajar orang tersebut menghujaninya dengan pukulan bertubi-tubi tapi teryata deiji bukanlah lawanya dengan mudahnya deiji dilumpuhkan oleh orang tersebut hingga deiji tersungkur di tanah
Hisyam menatap orang tersebut dengan tatapan yang sulit diartikan
“Say tak ingin melukai diri kamu,jadi tunjukan saja siapa kamu sebenarnya” ucap Hisyam
Namun orang itu hanya diam dan tampa pilihan Hisyam menyerang orang tersebut
Hisyam yang terkenal dengan ilmu beladiri ya sudah tak dirugukan lagi
“Apa kau meremehkan saya” ucap Hisyam karna setiap pukulannya hanya di tangkis
Dan Hisyam menyerang lagi hingga satu pukulan mengenai hidung orang tersebut yang membuatnya mundur beberapa langkah
Dan di seperkian detiknya Hisyam memukul dan menendang orang tersebut hingga jatuh ketanah
Dengan segara Hisyam mendekat dan berusaha membuka maskernya namun Hisyam didorong dan jatuh
Tampa aba-aba deiji menendang orang tersebut yang hendak melarikan diri dan membuatnya jatuh ketanah
“Deiji berhenti” teriak Hisyam saat deiji akan menendang orang tersebut dengan kakinya
Dengan langkah tegap Hisyam mendekat dan membuka paksa masker orang tersebut dan melepas kaca mata yang ia gunakan baik deiji dan Hisyam benar-benar kaget siapa orang yang berada di balik masker tersebut
“Bu boss”ucap deiji tak percaya
“Astagfirullah “ucap Hisyam tak percaya
Ya orang yang telah membunuh nathan adalah aera sena
Aera berusaha melepaskan tangan Hisyam yang memengangnya namun karna kehabisan tanaga bahkan untuk melepaskan genggaman Hisyam saja ia tak kuat
Tampa sepatah katapun Hisyam mengangkat aera yang terluka
“Ambil mobil saya tunggu disana “ucap Hisyam dingin pada deiji
Dengan segara deiji mengambil mobil seperti yang diperintahkan Hisyam
Sedangkan aera ia mengalami luka pada wajah dan hidungnya yang mengeluarkan darah akibat pukulan Hisyam mungkin ia juga mengalami beberapa memar lainnya akibat tendangan Hisyam dan deiji karna pada dasarnya ia tetap seorang perempuan
Dengan tenaga yang tersisa aera berusaha melepaskan diri dari Hisyam
Namun tenaganya benar-benar tak sebanding ditambah ia yang terluka
Hisyam tak mengeluarkan sepatah katapun semenjak ia mengangkat aera