
Disebuah cafe telah menunggu seorang laki-laki dan seorang perempuan yang pakaiannya kekurangan bahan
“Selamat siang pak”ucap deiji menjabat tangan pak Suryo
“Siang pak”ucap pak Suryo tersenyum ramah
“Apa bapak sudah lama menunggu”basa basi deiji
“Ah tidak kami juga baru datang”ucap pak Suryo mempersilahkan Deiji dan Hisyam
Ketiga orang itu fokus membicarakan kerjasama yang akan berlangsung untuk sebuah proyek
Namun tidak dengan Angela anak pak Suryo yang ia bawa untuk melihat proses bertemu klien karna nanti ia akan mengantikan papanya
Mata Angela tak berkedip menatap Hisyam yang serius
“Gila tampan bangat sih ni cowok”batin Angela
“Gak papa duda kalau tampan gini”ucap Angela tersenyum sendiri dengan lamunannya
Setalah dua jam berbincang akhirnya mereka menyetujui proyek yang akan mereka kerjakan
“Pak Hisyam anda tak pernah berubah dalam berbisnis ,selalu memberikan yang terbaik”ucap Suryo pada Hisyam
“Terima kasih”ucap Hisyam datar
“Oh iya kenalin ini putri saya angela”ucap Suryo memperkenalkan putrinya
“Angela “ucap Angela mengulurkan tangannya ke arah Hisyam dengan senyum manisnya
Tapi sayangnya tak mendapat respon sedikitpun dari Hisyam
Angela menarik tanganya yang dikacangin Hisyam
“Pak putri saya ini,juga lulusan dari Amerika serikat,”ucap pak Suryo mencoba mendekatkan putrinya pada Hisyam
“Ia juga hebat dalam memasak,semoga anda dan putri saya bisa kenal lebih dekat”ucap Suryo
Hisyam menatap Suryo lalu ber ahli ke Angela,
angela yang mendapat tatapan dari Hisyam kegirangan sendiri
“Bagaimana pak cantik kan putri saya”ucap Suryo dengan pd
“Hmm”ucap deiji memperingati Suryo
“Aku rekomendasi in yang ini enak loh “ucap Angela mendekatkan dirinya pada Hisyam
“Menjauhlah dari saya “ucap Hisyam memperingati Angela
Namun Angela tak menggubris malah semangkin menggoda Hisyam dengan baju kurang bahan yang ia kenakan
Saat Angela mencoba meraih tangan Hisyam bersamaan tubuh Angela terpental ke belakang
“Angela”ucap Suryo khawatir melihat putri semata wayangnya jatuh kelantai
“Aww”ucap Angela meringgis kesakitan
Suryo yang melihat putrinya tersalut emosi melihat perlakuan Hisyam yang mendorong putrinya
“Kenapa anda mendorong putri saya”ucap suryo menatap Hisyam tajam
“Tanyakan apa kesalahan anak anda”ucap Hisyam dengan tenang menatap suryo
“Apapun yang dilakukan putri saya ,anda tak berhak mendorongnya”
“Apa anda tak pernah mengajarkan sopan satun padanya”ucap Hisyam melirik Angela sinis
“Apa kau sengaja membawa putrimu untuk menggoda saya”ucap Hisyam
“Jika iya,sungguh dia sebelas dua belas dengan wanita malam “ucap Hisyam mencibir Angela
“Jaga bicara anda bapak Hisyam yang terhormat”ucap suryo yang tak terima
dengan perkataan Hisyam
“Pa”ucap Angela memcoba menghentikan papanya
Suryo mengangkat tangannya memberi isyarat pada Angela untuk diam
“Anda tak berhak menyentuh putri saya “ucap suryo
“Ha saya juga tak pernah sudi menyentuh wanita manapun,kecuali istri saya,apa lagi yang seperti dia “ucap Hisyam semua mata tanga da di cafe tersebut menatap kearah mereka
Deiji juga bingung harus malakukan apa,ia takut salah bicara karna perasaannya sudah tak enak melihat tatapan tajam Hisyam
“Saya rasa putri saya lebih cantik dan segalanya dari alm istri anda “ucap pak suryo tampa berfikir mengatakan apa yang ia bicarakan