
Saat sampai diruangan aera ia mengetuk pintu tersebut tapi tak ada jawaban
“Sus”ucap Hisyam melihat seorang suster
“Iyah pak”
“Dokter aera kemana sus”ucap Hisyam
“Owh dokter aera sudah pulang pak “
“Oowh begitu terima kasih”ucap Hisyam yang dibalas anggukan oleh suster tersebut dan pergi meninggalkan Hisyam
“Mungkin dia sudah dirumah “ucap Hisyam yang langsung meningglakan ruangan tersebut
“Hallo “ucap Hisyam mengangkat telpon seseorang
”bisa lu datang ke kantor polisi sekarang gue butuh bantuan lu”ucap seseorang yang berbicara disebrang telpon
“Sekarang juga”tanya Hisyam
“Iyah gue perlu bantuan lu”
“Okeh 10 menit lagi gue sampai”ucap Hisyam mematikan telponnya dan langsung mengendarai mobilnya
Yang menelpon Hisyam adalah rangga teman lama Hisyam yang bertugas di kantor polisi mereka cukup dekat tapi karna kesibukan masing-masing ia jarang bertemu dan berkomunikasi
“Akhirnya datang juga lu,gue butuh bantuan lu bangat”ucap rangga langsung menarik tangan Hisyam ke sebuah layar monitor
Hisyam melirik ke arah rangga meminta penjelasan
“Begini lu pagi udah dengar berita bahwa dokter psikopat yang lu laporan hari itu kabur hari ini,dan yang lebih parahnya cctv di daerah itu mati total selama 1 jam lebih dan tak bisa diakses siapapun ,jadi gue minta tolong gunain keahlian lu kali ini bantu gue”ucap rangga
“Lu aja Gak bisa mengaksesnya apa lagi gue “ucap Hisyam
“Syam gue tu lu lebih hebat dari gue,tolong bantuin gue,lu tau kalau dia berkeliaran bisa sangat berbahaya”ucap rangga
Omongan ranggga berhasil mengingat kan Hisyam pada sosok aera
Setalah 2 jam lebih Hisyam melakukan usahanya sia-sia
“Gue nyerah Gak bisa,akses mereka yang menghacker cctv jalan benar-benar Gak bisa dilacak ,dan mereka juga mengunakan aplikasi buatan sendiri dan sangat susuh untuk dilacak”ucap Hisyam menjelaskan
“Coba sekali lagi deh syam”pinta rangga
“Syam ketemu syam,itu syam perbesar itu daerah mana”pinta rangga yang melihat lokasi orang yang menghacker cctv tersebut tapi sebelum Hisyam memperbesar daerah tersebut lokasi itu tiba-tiba langsung hilang
“Sepertinya mereka menyadari kita yang berusaha melacak keberadaannya”gumam Hisyam
“Aahhh”ucap rangga mengacak rambutnya
Hisyam yang menyadari jam sudah 9 malam langsung kaget karna waktu berjalan begitu cepat
“Ngga gue harus pulang ,aera kasian sendiri. Dirumah”ucap Hisyam
“Maaf ya gue ngerepotin lu dengan pekerjaan gue,”ucap rangga tak enak
“Ngak papa,ntar kalau gue bisa gue tolong kok”ucap Hisyam menepuk bahu rangga dan berlalu pergi
Sampai dirumah jam sudah menunjukkan jam setengah 10 malam
Ia segara memasuki rumah dan menuju kamar tapi ia tak menemukan aera
Saat ia menuruni tangga ia berpapasan dengan mbok mayang lagi
“Mbok aera udah pulang”ucap Hisyam
“Blom den ,non aera Belum pulang”ucap mbok mayang
“Oowh baik mbok terima kasih “ucap Hisyam dan mbok mayang pun meninggalkan Hisyam
Saat Hisyam akan melangkahkan kakinya ke atas ia mendengar pintu yang baru dibukak
Disana memperlihatkan aera yang berjalan mendekat kearah Hisyam
“Kamu dari mana aja,jam segini baru pulang”tanya Hisyam
Tapi bukan menjawab aera hanya diam dan berjalan naik tanpa memperdulikan keberadaan Hisyam
“Ra”panggil Hisyam lagi tapi pintu kamar mandi sudah tertutup rapat
Hisyam menunggu cukup lama aera selesai mandi
“Ra aku nanya dari tadi”ucap Hisyam yang melihat aera keluar kamar mandi dengan pakain tidur yang ia kenakan
“Apa Bang,aku ngantuk besok aja”ucap aera mendekati kasur dan langsung merebahkan dirinya