AERA SENA

AERA SENA
101



Setelah sebulan berlalu Yuna memperlakukan hisyam sangat baik ia bahkan tidak membiarkan Hisyam berfikir atau melakukan pekerjaan yang berat


“Ayah besok kita jadikan piknik”tanya sara


“Tanya bunda noh”ucap Hisyam melihat kearah Yuna


Bukan hanya Hisyam menatap Yuna tapi semua orang yang berada di meja makan juga ikut melihat kearah Yuna


“Kalian ngapain”ucap Yuna merasa aneh ditatap semua orang


“Ok Ok besok kita piknik keluarga”ucap Yuna


“Yeey”ucap semua orang di meja makan termasuk akan si manusia setengah kutub


Yuna hanya mencabik bibirnya melihat sikap mereka


Setalah itu tak ada lagi percakapan di meja makan tersebut dan hanya fokus kemakanannya


Sekarang sudah menunjukkan pukul 10 lewat dan semua orang sudah memasuki kamar masing-masing termasuk Hisyam dan Yuna


“Yuna”ucap Hisyam yang melihat Yuna akan memejamkan matanya


“Mm”


“Besok”ucap Hisyam menghentikan kalimatnya


“Besok apa”tanya Yuna


Namun Hisyam hanya diam dan tak menjawab lagi membuat Yuna membuka matanya dan membalikkan badan ke arah Hisyam


“Gak jadi ,takut kamu marah”


“Gak kok “ucap Yuna


“Mm besok piknik boleh mama sama deiji ikut Gak”ucap Hisyam


Namun Yuna hanya diam dan menatap Hisyam dengan tatapan yang sulit di artikan


“Mm kalau Gak boleh juga Gak papa”ucap Hisyam


“Boleh,jadi sekarang tidur”ucap Yuna kembali memejamkan matanya karna ia sangat lelah dan mengantuk


Hisyam juga ikut memejamkan matanya dan memeluk Yuna,tapi tak ada penolakan dari Yuna


Sikap Yuna yang awalnya sangat menolak Hisyam entah karna kanker yang diderita Hisyam atau yang lain tapi sikap itu berubah drastis


….


Semua orang sudah berada didalam mobil dimana arkhan menyetir dan andika Disampingnya sedangkan Hisyam Yuna dan twins berada dibelakang selama perjalanan Hisyam sangat bahagia dan bernyanyi sepanjang jalan dan tentu saja di temani si twins Hingga sampai di tempat tujuan


“Yeyyy”ucap Hisyam yang mengenggam kedua tangan twins dan berlari kearah pantai


Seperti anak kecil seperti itulah sikap Hisyam kali ini


Sedangkan Yuna ,arkhan dan andika menyiapkan beberapa barang yang mereka bawa dan beli tadi


Tak berselang lama dua orang dari ke jauh an berjalan mendekati mereka


Ia tersenyum melihat kearah Hisyam dan twins yang sedang bermain air laut


Yuna tidak kaget karna semalam Hisyam sudah berbicara padanya


Yang membuat Yuna kaget adalah mama bela yang tiba-tiba bersujud dihadapanya untuk mintak maaf


“Ma”ucap Yuna menyuruh mama bela berdiri


”mama minta maaf udah ngancurin semuanya”ucap mama bela memegang tangan Yuna


Yuna diam tak bergeming dan pikirannya dipecahkan oleh teriakan twins yang memanggilnya


“Aku udah Maafin mama demi Bang Hisyam “ucap Yuna


“Jadi mama jangan kayak gini”ucap Yuna tak enak dilihat twins


“Oma”tiba-tiba twins sudah datang dan memeluk mama bela


Mama bela memeluk kedua cucu yang baru pertama kali dilihat nya ,air matanya jatuh lagi menginggat betapa kejamnya ia memisahkan mereka


“Oma kok nangis”


“Oma bahagia ketemu kalian”


“Kalau oma bahagia oma senyum Gak nangis”timpal sara


Setelah bercabicang young rae dan sara menarik Yuna untuk ke bibir pantai tempat Hisyam masih berada


“Ayah bunda udah datang”teriak sara


“Bunda Gak mau main air ah,bunda Gak mau basah”ucap Yuna tak ingin masuk kedalam air


Mereka bertiga bersitatap dan tampa menduga Hisyam segera mengendong Yuna dan membawanya ke dalam air dan membuat pakaian Yuna basah


“Kamu”ucap Yuna yang langsung mencubit pinggang Hisyam


“Hahahha bunda basah bunda basah”teriak dua bocil yang tertawa