AERA SENA

AERA SENA
78



“Wahh apa kita menginap disini bunda”


“Wah indah sekali bunda”


“Noona lihat,sunsetnya bagus”ucap you rae


“Ayok sayang mandi dulu”


“Bunda nanti dulu kita mau liat itu”


“Sayang ini mau magrib loh,kita kan masih lama disini “


“Wah benaran bun,yeyy “ucap mereka bersama dan berlari kekamar mandi


Walau terbilang masih 2 tahun setengah mereka ,mereka sudah fasih berbicara walau terkadang masih ada yang masih kurang jelas mereka ucapkan


“Bunda apa tak bisa besok bunda saja yang macak,makanan hari ini tidak enak”keluh sara pada bundanya


“Okeh,besok mari kita berbelanja sesuai keinginan princes bunda”ucapnya


“Bunda yang terbaik”ucapnya mencium pipi sang bunda


Sara dan young rae adalah anak kembar beda 20 menit dan sara lah yang pertama kali kelaur


Walau lahir dihari yang sama bundanya selalu mendidik young rae untuk memanggil sara dengan noona


Noona adalah panggilan dari adik laki-laki kepada kakak perempuan dalam bahasa Korea


Mereka dilahirkan di soul Korea selatan dan tinggal di sla soul merupakan salah satu apartemen elit yang terletak di wilayah jongno,soul.


Walau apartemen yang ia tinggali sekarang terkesan biasa dari milik apartemen mereka di soul tapi mereka sangat bahagia


Bahkan bundanya bisa membawanya liburan ke negara lain,tapi mereka kekeh untuk ke Indonesia


Setelah menidurkan anak-anaknya seorang perempuan membuka leptopnya dan duduk menghadap kaca tranparan yang memperlihatkan kota Jakarta malam hari


“Hallo sepertinya aku akan beberapa bulan di Indonesia ,tolong handle toko beberapa bulan kedepan “ucapnya mematikan telpon


Baginya apa yang diinginkan anaknya adalah yang Paling penting baginya,karna ia berusaha sekeras ini hanya demi anaknya



“Bund bunda wake up bund”


“Mm”


“Ayo kita ke supermarket belanja”ucap gadis kecil dengan suara cempreng nya


“Sayang ini masih pagi”dengan suara seraknya


“Bunda ini lihat udah jam 8 loh”ucapnya mengambil jam di atas meja dan memperlihatkan me bundanya


“Ayo wake up bunda cantikku tiada duanya”ucapnya menarik bundanya


“Okeh Okeh tunggu diluar bunda siap-siap”


“Young rae ayo sebentar lagi kita akan belanja”ucapnya kegirangan pada kembarannya


“Ayo les’t go”


“Bunda apa bunda masih ngantuk”


“Sorry bunda”ucapnya menunduk


“Young rae apa yang kau bicarakan pada kakakmu”


“Aku hanya bilang tak seharusnya bunda dibangunkan,kan masih bisa belanja nanti”ucap young rae membuang wajahnya


“Tak apa bunda tak masalah asal putra dan putri bunda Happy,ayo “


“Wahh,bunda beli ini ya”ucap sara dengan mulut bawel ya meminta makanan frozen


“Iyah ambil saja sayang”


“Young rae apa kamu tak ingin memilih makanan yang ingin bunda masak”


“Tidak bunda,aku akan memakan apa yang bunda masak”ucapnya mengikuti bundanya


“Wahh lihat betapa kiyowonya malaikat bunda”ucapnya mengelus rambut young rae


“Bunda jangan mengelus rambutku”


“Ya ya oke sorry”


“Apa sudah semuanya”


“Sara apa ini cukup”


“Yes bunda cukup”ucapnya mengangguk


“Ayo kita bayar”


“Bunda apa bunda keberatan dengan semua ini”tanya young rae khawatir


“Tidak ini hanya bawaan kecil jangan khawatir”ucapnya


“Ayok kita cari taksi”ucapnya menenteng belanjaannya dan diikuti oleh sara yang berpegangan dengan young Ra


“Syam hari ini ada meeting jam 1 “


“Apa aku harus datang”tanya Hisyam


“Sepertinya proyek kali ini memang butuh campur tangan lu kayaknya”


“Okeh”ucap Hisyam


“Deiji hentikan mobilnya “ucap Hisyam


Hingga deiji yang menyetirpun kaget


Hay gays jangan lupa like dan vote ya biar makin semangat soalnya sepi bangat novel yang ini