AERA SENA

AERA SENA
46.petunjuk aera



Apa yang kau inginkan “ucap aera


“Tak ada ,aku hanya ingin mereka merasakan apa yang aku rasakan”ucap nathan berjongkok didepan aera dan memainkan rambut aera


“Kau tau temanmu itu,dengan sok cantiknya dia mempermalukan aku,dan menolakku didepan umum “ucap nathan


“Ah dia juga menghina kU,karna aku dulu tak punya apa-apa”ucap nathan


Dela yang mendengar itu menangis dan sudah berkali-kali minta maaf sebelum dirinya tak sadarkan diri tadi


“Kau mau balas dendam kan ,balas saja padaku,biarkan aera pergi dari sini”ucap dela memohon untuk aera dilepaskan


“Aku tak mengundangnya kesini,dia yang datang sendiri “ucap nathan


“Di ingin suka relawan menjadi wanita penghiburku”ucap nathan


Nathan yang mengalami masalalu yang buruk dan sulit menjadi terobsesi pada setiap wanitayang menolaknya ,dia memajang satu persatu orang yang menghinanya lalu menangkap dan memperkosanya,lalu membunuhnya setelah ia puas bermain-main


Bisa dibilang ia seorang psikopat


Aera menendang nathan yang lengah hingga ia terjatuh lalu dengan segera aera berdiri dan mengambil gunting yang ada di meja tersebut


“Hahah kau pikir aku takut dengan guntingmu itu,walau kau dokter bedah terhebat kau tetaplah wanita lemah disini”ucap nathan meraih gunting yang dipegang aera walau tanganya terluka


Tampa perasaan ia memukul aera dan menendangnya hingga aera terjatuh kelantai


“Aera”teriak dela


Sedangkan Nisa wanita itu hanya diam ,ia senang melihat aera seperti ini karna gara-gara aera Hisyam menolaknya


Tapi ia juga ingin bebas dari seorang nathan


Saat pukulan itu hampir mengenai aera tiba-tiba sebuah tendangan kuat menghantam nathan hingga ia tersungkur kelantai


“Brengsek”teriak arkhan langsung menghajar nathan membabi buta tanpa nathan bisa membalas setiap serangan yang diberikan oleh arkhan


Namun nathan Tak menyerah ia berusaha. Melawan arkhan tapi tetap saja keahlian bela diri arkhan tak sepadan dengan nathan


Hisyam yang baru masuk langsung mendekati aera dan memeluk istrinya dengan beberapa memar di wajahnya


Deiji ia berusaha melepaskan dela yang masih terikat


“Kak Hisyam ,tolong aku” lirih Nisa


Hisyam menoleh ke sumber suara tapi tak berniat mendekati apa lagi menolong karna Hisyam sudah tau siapa Nisa sebenarnya


Tak beberapa lama polisi datang bersama andika ,polisi segera meringkus nathan yang selama ini menjadi pembunuhan beberapa wanita yang ia buang di sekitar kompleks ini


“Ra”ucap Hisyam yang merapikan rambut aera yang menutupi wajahnya


“Maaf aku telat Kak”ucap arkhan dan deiji


Flasback


Hisyam yang kebingungan dirumah kosong tersebut kaget dengan kehadiran arkhan yang tiba-tiba


Arkhan tak bicara padanya namun ia segera mencari ke sekeliling rumah untuk memastikan dimana aera


“Kami sudah mengelilingi rumah ini lebih dari lima kali,tapi tak menemukan apa-apa “ucap deiji


Namun tak dijawab oleh arkhan simanusia dingin


Arkhan mengetuk dinding rumah tersebut dan ia tau bahwa ada ruangan lain dirumah ini


Dengan perlahan arkhan mencari jalan untuk masuk , hingga ia melihat sebuah jepit rambut yang terselip dibawah pas bungga kayu


“Itu jepit rambut yang aera gunakan tadi pagi”ucap arkhan merebut jepitan rambut tersebut dari aera


Dengan segera arkhan mengangkat pas bunga tersebut dan pintu pun terbuka