AERA SENA

AERA SENA
55



“Ra”ucap Hisyam


Namun tak ada jawaban dari aera


Hisyam menarik nafas dan membuangnya kasar ia menatap punggung aera yang membelakanginya


Dan sama seperti hari ini saat Hisyam bangun ia juga tak menemukan aera


Dan seperti Kemaren juga telponnya aktif tapi tak diangkat


Kali ini Hisyam tak ingin menunggu tapi iya ingin ke rumah sakit untuk memastikan aera disana


Karna jujur ia sangat khawatir karna berita nathan yang kabur


“Dela “teriak Hisyam yang melihat dela


“Eh”ucap dela bingung


“Aera dimana”tanya Hisyam


“Ooh aera ada seminar di luar hari ini”ucap dela


“Seminar?”tanya Hisyam


“Iyah mungkin selesai jam 2 atau 3 ucap dela”


“Oowh apa kamu tau alamatnya”ucap Hisyam


“Oowh ada aku kirim wa aja ya”ucap dela


Setelah mendapat alamat Hisyam segera menyusul ke alamat yang dela kirim


Sampai disana Hisyam segera menyusul aera kelantai 4 tempat diadakan seminar


Tentu Hisyam tak bisa masuk ia menunggu diluar sampai aera selesai


“Hallo “ucap Hisyam menjawab telpon dari deiji


“Oowh baik,nanti saya akan kekantor jam 4 sore “ucap Hisyam dan telpon pun terputus


Cukup lama Hisyam menunggu tapi diluar prediksi dela teryata aera selesai lebih cepat


Dari banyak nya dokter yang keluar akhirnya terlihat lah oleh Hisyam aera yang juga berjalan keluar


Saat Hisyam ingin menghampiri aera namun tiba-tiba ada seseorang laki-laki yang lebih dulu memanggil aera


“Dokter aera”ucap seseorang


“Ya”jawab singkat aera


“Apa habis ini ada kegiatan”


“Tidak”ucap aera


Hisyam masih memperhatikan dari jarak yang cukup dekat hingga ia mendengar jelas percakapan aera dengan orang tersebut,namun aera sendiri tak menyadari keberadaan Hisyam


“Mau makan siang bareng?“


Zila terdiam dan menatap orang tersebut


“Maaf saya tak bisa”ucapnya singkat


“Why?”


“Anda sudah menikah”ucapnya kaget


“Ya”ucap aera memperlihatkan cincin pernikahan nya


Hisyam yang mendengar itu tersenyum hatinya menghangat ketika mendengar kalimat terakhir aera


“Ra”ucap Hisyam yang mendekati mereka


Aera yang melihat Hisyam kaget


“Udah selesai tanya Hisyam “


Namun aera masih diam tak menjawab


“Ra”ucap hisyam yang menyadarkan lamunan aera


“Eh iya”ucap aera


“Udah selesai?”


“Udah”ucap aera


“Ayok pulang”ajak hisyam


Aera hanya mengangguk mengiyakan ajakan Hisyam


“Dokter Farhan saya permisi dulu dan ini suami saya”ucap aera dan meninggalkan Farhan yang masih diam


“Mau makan siang”tanya hisyam”


“Boleh”


Hisyam memarkirkan mobilnya di sebuah cafe minimalis dan saat memasuki cafe tersebut hanya mereka berdua lah pengunjungnya tak ada orang lain


Hisyam segera memesan makanan dan minuman


“Simpan dulu telponnya “ucap hisyam yang melihat aera sibuk dengan telpon nya dari mobil sampe sekarang


Tak berapa lama makanan tiba dan aera segara memakan makanannya tak ada sepetah katapun yang kuluar dari mulut aera


“Ra “panggil Hisyam


Aera menatap Hisyam karna namanya dipanggil


“Abang ada salah”tanya Hisyam


Aera menaikan alisnya bingung dengan pertanyaan Hisyam


“Iyah kamu kok kayak Gak mau ngomong gitu ,dari tadi Cuman diam”tanya Hisyam


“Iyah Gak ada juga yang mau diomongin,jadi bingung”ucap aera dan melanjutkan makannya


“Abis ini masih ada kerjaan dirumah sakit”tanya Hisyam


“Nggak”


“Oowh yaudah temanin kekantor aku dulu ya,ada urusan bentar”ajak Hisyam


Dan aera hanya mengangguk tanda setuju