
“Jam bara “ucap Hisyam yang baru bangun dan keluar kamar deiji
“7 “ucap deiji yang sedang menyantap makanannya
“Wah udah malam teryata “ucapnya duduk di meja yang berhadapan dengan deiji
Iya menyantap makanan yang dibeli deiji untuk nya
“Pandangan dari apartemen lu lumayan juga”
“Iyah lumayan ,tidak seindah pemandangan yang dilihat dari apartemen seorang Hisyam”ucap deiji menyindir Hisyam
Hisyam hanya tersenyum menanggapi ledekan deiji
Hisyam duduk sambil memainkan ponselnya di balkon apart deiji
Ia terpaku dengan sebuah berita yang tak sengaja lewat di beranda instagram nya
Iya meng zoom berita tersebut untuk memastikan pengelihatannya
“Aku tak salah lihat,dia orang yang mirip dengan aera”batin Hisyam
“Jadi ia mempunyai sebuah butik yang cukup terkenal
Terbukti dari peluncuran produk barunya ,bahkan berita Yuna masuk ke Indonesia dan dilihat oleh Hisyam
Hisyam mematikan ponselnya dan kembali menikmati minumannya sambil menikmati malam yang dipenuhi kelap kelip lampu kota
“Ntar kesambet lu ,bengong sendirian ucap deiji melihat Hisyam yang melamun
“Sepertinya besok gue akan ke Korea”ucap Hisyam
“Nitip perusahaan ya”ucap Hisyam
“Lu yang benar aja,jangan bilang lu mau susul wanita yang bernama Yuna itu”
“Nggak gue Cuman mau ketemu teman waktu kuliah “ucap Hisyam
Apapun keputusan Hisyam deiji pun tak dapat melarang Hisyam
Seperti yang dikatakan Hisyam ia ke Korea setelah ini adalah penerbangan Hisyam
Ia telah sampai di bandara yang ditemani oleh deiji
“Lu Gak bakal resekin wanita itu kan syam”ucap deiji bertanya untuk yang kesekian kalinya
“Tenang aja “ucap Hisyam dan melangkahkan kakinya untuk check in dan akan segera take off
Jam 11 malam Hisyam telah mendarat di Bandar Udara Internasional Incheon
“Hay”ucap Hisyam menjabat tangan seseorang
“Lama Gak ketemu”ucap orang itu dalam bahasa Inggris
Mereka adalah teman waktu kuliah dan teman Hisyam juga menjalankan beberapa bisnis properti di Korea
Hisyam diantar ke sebuah hotel elit yang tak jauh dari pusat kota
Ia segera merebahkan diri karna perjalanan panjang besok ia akan jalan-jalan karna temannya meminjamkan sebuah mobil pada Hisyam
….
Suasana pagi di Korea sangat berbeda dari Indonesia
Hisyam dengan celana pendek dan kaos berjalan keluar hotel
Tampan memang Hisyam terlihat sangat tampan,bahkan tak ada yang menyangka bahwa dia sudah menikah
Iya memberhentikan mobilnya disebuah cofeshop untuk membeli sebuah minuman hangat
Setalah ia mendapatkan pesanannya Hisyam memilih keluar dan meminum di mobil saja
Saat ia hendak keluar matanya bertatapan dengan sekarang wanita yang ia kenal
Hisyam menarik nafas dan menghembuskannya
Ia melangkahkan kakinya dan melewati wanita yang masih terpaku melihat nya
Ia langsung masuk mobil dan menjalankan mobilnya
“Dunia begitu sempit teryata “batin Hisyam
Yuna yang masih kaget tersadar dari lamunannya
“Sepertinya dia hanya orang mirip “batin Yuna ia melangkahkan kaki dan memesan sebuah minuman
Yuna selalu memesan minuman disini sebelum berangkat kebutik
Hisyam menghabiskan waktunya berkeliling Korea dengan mengunakan mobil temannya
Hingga di saat lampu merah ia melihat seseorang yang ia kenal keluar dari sebuah supermarket
Orang itu masuk dan langsung menjalankan mobilnya bertepatan dengan lampu yang berganti menjadi hijau
Tampa pikir panjang Hisyam mengikuti orang tersebut hingga sampai ke sebuah rumah
“Apa aku salah orang”ucap Hisyam
Tampa pikir panjang Hisyam menekuk rumah itu dan memencet bel rumah tersebut
Tak beberapa lama seseorang membuka pintu tersebut
“Aa om”ucapnya tersenyum
Hisyam kaget dengan siapa yang ia lihat
“Siapa sara”
“Ada om tampan uncle “ucap sara berteriak
Yoojun keluar dan melihat siapa yang datang
“Maaf ,anda mencari siapa “ucap douhyun bertanya
“Sara apa kamu mengenal orang ini”tanya yoojun
“Ya aku pernah bertemu om ini di Indonesia”ucap sara
“Arkhan”ucap Hisyam menatap laki-laki tersebut
Yoojun bingung menatap Hisyam
“Arkhan”ucap yoojun mengulanghi kalimat Hisyam
“Arkhan,kamu arkhan kan”ucap Hisyam
“Maaf tuan sepertinya anda salah orang ,saya bukan arkhan yang anda sebutkan “ucap yoojun
“Uncle siapa arkhan”tanya sara
“Uncle juga Gak tahu”ucap yoojun
“Om Ayok masuk”ucap sara menarik tangan Hisyam masuk kerumahnya
Sara kita tak bisa membiarkan orang asing masuk kedalam rumah
“Uncle om ini bukan orang asing,aku mengenalnya waktu di Indonesia”
Memiliki ponakan yang sangat bijak merepotkan bagi yoojun
“Arkhan jangan membohongi saya “ucap Hisyam menatap tajam yoojun
“Maaf tuan mungkin anda salah orang “ucap yoojun menyerahkan kartu identitasnya
Hisyam melihat kartu tersebut,disana tertulis Kim yoojun bukan arkhan