
“Anda sudah menghancurkan segalanya”ucap Yuna memundurkan langkahnya
“Anda merenggut mimpi yang saya wujudkan mati-matian ,anda hampir membuat saya keguguran,oh iya ibu anda juga hampir membunuh saya”ucap Yuna menghapus air matanya yang jatuh
“Tak ada mimpi lagi yang ingin saya wujudkan bersama anda”ucap Yuna
Hisyam yang berusaha tegar dari tadi akhirnya meneteskan air matanya
Ia menekuk kedua lututnya dan bersujud didepan Yuna
“Aku Gak bermaksud menghancurkan segalanya,aku salah karna telah membawa kamu ke as ,tapi aku benar-benar Gak tahu kalau mama bakal ngelakuin hal fatal,aku benar-benar Gak tahu “
“Aku minta maaf”ucap Hisyam menyentuh kaki Yuna
“Aku minta maaf Ra,jangan tinggalin aku lagi,aku Gak sanggup ra,aku mohon maaf in aku”
“Aku bakal lakuin apapun asal jangan pisah dari kamu”ucap Hisyam yang air matanya sudah mengalir
“Berhentilah Bg,berhentilah memohon,mari jalani hidup kita masing-masing “ucap aera yang berjongkok dan menjauhkan kakinya dari Hisyam
“Silahkan bertemu anak-anak,aku tak melarangnya tapi aku tak bisa memulai hubungan lagi dengan kamu,bahkan sakitnya masih terasa,semuanya belum pulih”
“Aku mohon”ucap Yuna yang juga menangis
“Aku tau ini sulit ,tapi mari kita coba perlahan “
“Kamu tak mungkin meninggalkan mamamu,dan aku juga tak ingin kalau mama kamu tahu aku masih hidup,apa lagi aku telah melahirkan anakmu,cukup aku saja yang dibenci ibumu,tidak anak-anakku,aku bisa memanfaatkan jika ia pernah mencoba mengakhiri hidupku,tapi tidak anakku,aku tak ingin anakku dalam bahaya “ucap Yuna
“Mama Gak mungkin lakuin itu ra,ayo kita temui mama,mama pasti bakal berubah jika ia tahu punya cucu”ucap Hisyam
“Gak”teriak Yuna yang histeris
“Gak akan,jangan bawa anakku,jangan bawa dia menemui mama kamu,aku Gak akan Maafin kamu seumur hidupku”
“Jangan bawa mereka menemui mamamu,aku Gak ingin sakit yang aku rasakan juga ditanggung oleh anakku”
“Jangan”ucap Yuna yang berusaha menghentikan tangis nya namun air mata itu tak ingin berhenti
“Ra”
“Pergi jangan ambil anakku,pergi “ucap Yuna mendorong Hisyam
“Pergilah kumohon”ucap Yuna yang sudah terisak dengan tangisnya sendiri
“Aku Gak membenarkan perbuatan mama Ra,mama tetap salah bagaimana pun keadaannya mama tetap salah”
“Tapi jika mama melihat cucunya pasti ia akan menyanggi cucunya”
“Pergi”teriak Yuna melempar vas yang ada Disampingnya hingga pecah berserakan dilantai
“Jika sedikit saja anda menyentuh anak saya,dan membawanya saya tak akan memaafkan anda”tunjuk Yuna dengan mata sebabnya
“Dia juga anakku Ra”
“Tidak ,aku yang berjuang sendirian selama ini”
“Aku yang merawat mereka”
“Anda tahu betapa sulitnya saya selama ini”
“Dan itu semua gara-gara mama anda”
“Jadi jangan pernah selangkah saja anda membawa anak saya ke hadapan mama anda”teriak Yuna penuh emosi
“Tidak bisakah anda pura-pura tidak tahu semuanya,kembali saja seperti semula,”
Hisyam bingung dengan keadaan yang sedang dihadapinya
“Ra”ucap Hisyam lembut
“Jangan panggil nama itu lagi,saya benci mendengar nama dengan sejuta kenangan buruk yang saya alami”ucap Yuna
Hisyam menarik nafas panjang,tengorokan nya sangat sulit memanggil nama yang asing baginya