YENA

YENA
Konsultasi



Kini usia kandungan Yena telah menginjak 12 bulan. Karena Jadwal kerja Bobby yang padat ia terus mengundur-ngundur waktu untuk menemani Yena konsultasi ke dokter kandungan.


Meski begitu, Bobby sangat perhatian pada Yena dan memperhatikan apapun yang di makan dan di lakukan Yena di rumah.


Sesibuk apapun Bobby, ia selalu menelpon Yena ketika jam makan siang, ia selalu mengomel jika Yena belum makan, ia selalu meminta Yena untuk memaksakan menyukai dan minum susu kehamilan meski pada dasarnya Yena tidak terlalu suka pada susu, namun semua itu di turutinya karena jika tidak, Bobby akan turun tangan langsung untuk membantu dan membujuk Yena untuk minum, dan akan terus mengoceh dengan mulutnya tak henti-hentinya mengomel jika belum di turuti.


Semenjak Yena hamil, Bobby menjadi oper protektif. setiap hari.. dari pagi ke malam ia selalu mengomentari gerak-gerik Yena, jika Yena bangun siang ia pasti mengomel.


Namun, Jika Yena bangun pagi, mandi dan telah memakai pakaiannya dan hendak merapihkan rumah, ia tak mengijinkannya memegang pekerjaan apapun, termasuk pekerjaan rumah dan terus-terusan menyuruhnya istirahat.


Tak jarang Bobby melihat artikel-artikel tentang ibu hamil, ini untuk pertama kalinya bagi seorang Bobby menekankan seseorang di bawah peraturannya.


Meski cerewet dan terus mengomel, Bobby menjadi pribadi yang lebih menyenangkan, penuh perhatian dan kasih sayang.


Ia sering mempraktekkan apa yang di bacanya, ia begitu antusias dan bersemangat karena baginya sebentar lagi akan ada suara bayi yang akan tubuh dan belajar bicara yang akan memanggilnya dengan sebutan 'Ayah'.


Ia hanya tak sabar dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk Bobby Junior nya.


Siang itu Bobby mengantar Yena ke sebuah Rumah Sakit untuk memeriksa kandungan.


Setelah dokter memeriksa kandungan Yena, Yena di persilahkan duduk kembali.


"Bagaimana dok apa bayi dalam kandungan nya baik-baik saja?" tanya Bobby penasaran yang duduk di samping Yena.


"Untuk saat ini kandungannya sehat.." Ucap dokter sambil tersenyum.


"Syukur lah..." Gumam Bobby lega


"Menjaga kehamilan agar tetap sehat mutlak dilakukan setiap calon ibu, bahkan sang ayah. Nah, bagi ibu yang sedang mengandung di trimester awal kehamilan, dokter punya pesan agar kehamilan tetap sehat" Ucap Dokter Erza


"Apa saja dok..?" tanya Yena


"ada tiga hal yang baiknya tidak dilakukan ibu yang tengah hamil muda.


Pertama jangan naik turun tangga. Kalau berada di lantai dua ya naik-turunnya sekali dalam sehari yaitu pagi atau sore, naik turun tangga merupakan salah satu aktivitas yang berhubungan dengan rongga panggul. Sehingga hal tersebut dapat memanipulasi janin dan memicu kontraksi pada rahim.." Ujar dokter Erza


"lalu yang ke dua?" tanya Bobby terlihat lebih antusias


"Iya dok.. saya sering mengomel sama dia tapi terkadang dia malah marah.." Ucap Bobby


Yena masam ke arah Bobby, ia hanya berfikir kenapa Bobby harus mengadu pada dokter.


"Senyuman mu menakutkan..." Ucap Bobby


"Diam..." ucap Yena menepuk paha Bobby


"Aww... sakit.." Ujar Bobby


Dokter hanya tertawa kecil melihat tingkah keduanya pasangan calon orang tua di depannya.


"Lalu yang terakhir apa dok?" tanya Yena


"Yang terakhir.. kalau mau berhubungan **** kondisi ibu jangan ada masalah. Kalau aktivitas **** dirasa memberatkan maka bisa memanipulasi mulut rahim sehingga memicu kontraksi, berhubungan ****, posisi yang paling baik adalah woman on top..


Hal lainnya, tidak disarankan melakukan ejakulasi di dalam. Sehingga bagi pasangan suami istri yang ingin melakukan hubungan **** ketika hamil, yang harus diperhatikan adalah dilakukan secara perlahan-lahan, penuh tanggung jawab dan sesuai kondisi ibu hamil" Kata Dokter Erza


Yena tercengang mendapat penjelasan dari dokter Erza ingin rasanya ia menutup kedua kuping pria di sampingnya kini, ia hanya heran ia hanya butuh konsultasi kandungan tapi dokter kenapa memberinya penjelasan tentang berhubungan intim?.


"Apa semua orang yang berkonsultasi tentang kandungannya di berikan penjelasan tentang berhubungan intim juga?? atau ini bonusnya..? atau memang semua seperti itu?? dan hanya aku saja yang tidak tahu..?? entahlah.." Batin Yena


"Dok.. apa penjelasan seperti ini perlu..?" tanya Yena


"Perlu sekali.. bagi pasangan yang berumah tangga bukankah menyatukan kebahagiaan mereka dengan berhubungan badan..? iya kan..?" tanya dokter


"Oh.. ia dok.. saya mengerti.." Ujar Bobby


Yena merasa menyesal menanyakan pertanyaan tadi pada dokter karena hingga saat ini Bobby masih belum memberikan kepastian padanya, padahal perutnya kini mulai melebar Namun, ia segan menanyakan hal itu pada Bobby karena Bobby begitu baik dan sangat perhatian padanya.


"Kasihan kan istrinya kalau sudah sakit terus capek diminta sering berhubungan badan. Tapi kembali lagi ke setiap pasangan, kalau masih bisa nggak apa-apa." pungkas Dokter Erza


"Oh.. begitu dok.." Gumam Bobby


"Iya pak.. yang terpenting jangan sampai kelelahan.." Ucap dokter Erza