YENA

YENA
DJ Saksi bisu



Daniel datang dengan Jessica pagi-pagi, tanpa mengetuk pintu ia masuk begitu saja ke dalam rumah Bobby yang tak terkunci, Daniel bertingkah seolah itu rumahnya sendiri.


"Kamu yakin kita tidak apa-apa masuk tanpa mengetuk pintu?" tanya Jessica


"Kenapa aku harus mengetuk pintu di rumah Abangku sendiri..?!!" Ucap Daniel penuh percaya diri


Rumah itu terasa sepi, tak ada suara seseorang pun di dalamnya.


"Kenapa rumah ini sangat sepi.. apa Abang mu pergi bekerja? " tanya Jessica


"Tidak mungkin... mobilnya masih ada di luar.." Jawab Daniel, Ia berjalan ke arah kamar mandi mungkin saja Bobby sedang mandi Namun, Daniel tak menemukan apapun di kamar mandi. Ia kembali menghampiri Jessica yang berdiri kebingungan.


"Kenapa tidak ada di kamar mandi..?!!" Ujar Daniel


"Mungkin saja dia masih tidur..." Ucap Jessica


"Oh, iya mungkin.." Gumam Daniel


Daniel dan Jessica mendekati pintu kamar Bobby, di bukalah pintu kamar yang tak terkunci itu lebar-lebar.


Jreng.. Jreng.. Jreng..


Lagi-lagi ia tak menemukan Bobby.


"Kemana Abang sepagi ini...." Gumam Daniel


"Apa dia berolahraga?" tanya Jessica


"Apa mungkin...?!!" Ucap Daniel keheranan


"Kamar sebelahnya, milik siapa..?" tanya Jessica


"Dulu di tempati Yena tapi sekarang kosong..." Jawab Daniel


"Yena....??? Yena pernah tinggal disini??" tanya Jessica mengerutkan dahinya


"Akh.. aku lupa harusnya aku bilang apapun padamu..." Kata Daniel sambil menepak bibirnya beberapa kali.


"Jadi Yena benar pernah tinggal disini..??" tanya Jessica


Daniel tersenyum kecil mengklarifikasi omongannya, sambil tangannya memegang handle pintu kamar.


"Sudah ku bilang itu hanya dulu.. sekarang kamu bisa lihat sendiri kamar ini kosong......" Ucap Daniel membuka pintu lebar-lebar hingga terdengar suara benturan pintu dan tembok.


Jessica sangat kaget dengan apa yang di lihatnya, ia menutup bibirnya yang terbuka lebar dengan sebelah tangan, matanya membulat ke arah kamar.


"Kamu kenapa sih??" tanya Daniel, dengan segera Daniel menengok ke arah kamar yang sebelumnya di belakanginya.


Ia sangat terkejut dengan apa yang di lihatnya, Bobby dan Yena yang kepergok tidur berdua di kasur yang sama.


Dengan segera keduanya, bangun dengan terburu-buru. Bobby langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi, sedangkan Yena langsung berkaca dan langsung mengikat rambutnya tanpa di sisir.


"Aku harus pergi membeli beberapa sayuran..." Ujar Yena melarikan diri


Daniel dan Jessica hanya diam mematung, keduanya hanya jadi penonton yang tak bisa berkata-kata apa-apa.


"Jadi apa yang mereka lakukan..??" Tanya Jessica masih terkesima dengan apa yang telah terjadi.


"Sebentar.. sebentar.. jadi mereka tidur bersama?" tanya Daniel masih tercengang


"Mungkin.. Sekarang aku tau alasan kenapa nomor handphone Yena tidak aktif akhir-akhir ini..." Gumam Jessica


"Apa kita baru menyaksikan perselingkuhan lagi?" tanya Daniel


"Aku rasa tidak.. Sudah 2 hari Yena tidak masuk kerja dan bos Dimas tidak bisa menghubunginya selama itu.. kamu tau apa yang ia bilang padaku?" tanya Jessica membuat Daniel penasaran


"Memang apa yang Dimas katakan padamu?" tanya Daniel


"Dia bilang dia telah datang ke kos-kosan Yena kemarin sore tapi, Yena tidak tinggal lagi di sana.. petugas keamanan bilang pada bos Dimas bahwa Yena telah pindah ikut suaminya...." Ucap Jessica


"Jadi mereka benar-benar sudah seperti suami-istri??" tanya Daniel


"Entahlah.. yang lebih parah bos Dimas menitipkan sepucuk surat padaku untuk di berikan pada Yena, dia bilang.. dia tidak dapat memberikannya langsung pada Yena karena beberapa hari lagi ia akan pergi ke luar kota. kamu tau aku Takan mungkin membiarkan kertas itu terbungkus rapat tanpa mengetahui isinya..." Kata Jessica menatap Daniel


"Jadi kamu membaca isinya?" tanya Daniel


"Tentu saja.." Jawab Jessica dengan percaya diri


"Apa isi dari surat itu?" tanya Daniel penasaran


"Isinya Bos Dimas memutuskan hubungannya dengan Yena... aku rasa dia marah karena Yena tak mengaktifkan nomornya dan orang-orang bilang bahwa Yena telah bersuami....?!" Ujar Jessica


"Tapi menurut tidak... kamu tidak tau saja, aku sering memergoki Dimas dan Irene diam-diam berkencan.." Ucap Daniel


"Jadi, Bos Dimas putus dengan Yena karena mantan kekasihnya??" tanya Jessica


"Mungkin...." Jawab Daniel


"Bukankah mantan kekasihnya Irene.. yang akan menikah dengan Abangmu itu...????" Tanya Jessica dengan mata melotot.


"Iyya.. kamu benar... Aku tak habis pikir kenapa kisah cinta mereka serumit ini..." Ucap Daniel menepuk jidatnya sendiri


"Aku heran.. kenapa hanya kita berdua yang tau semua rahasia mereka.." Ujar Jessica


"Kita memang di takdirkan untuk menjadi saksi bisu mereka berdua...." Gumam Daniel bersandar di pundak Jessica