YENA

YENA
DJ Buta Arah



"Kamu di mana?, berjalan lah menuju Gedung Sixteen.." Daniel menjawab telepon dari seorang wanita


"Gedung Sixteen itu dimana??" wanita itu menjawab


"Di sebelah Timur mu.." Ucap Daniel


"Sebelah timur itu dimana?" Jawab wanita dalam telepon itu


Daniel dari tadi sedang mondar-mandir berhenti dengan kedua kakinya, ia melirik ponselnya sebentar lalu di tempelkan lagi ke telinganya.


"Jessica kamu tidak belajar arah? Utara, Timur, Selatan, Barat, Timur adalah arah mata angin" Kepala Daniel serasa mendidih saking gemasnya pada Jessica


"Kemana aku harus menghadap?, semua arah mungkin saja Timur bagiku?" Ucap Jessica


Daniel menghela nafas panjang


"Lupakan.. Di dekatmu ada apa?" Tanya Daniel berinisiatif untuk menyusul, Jika Jessica memberi tahu patokannya.


"Eumm.. Orang.." Jawabnya


"Dasar bodd...." Daniel hampir membentak di ponselnya, namun ia urungkan. melihat di sekitarnya banyak orang dan akan sangat malu jika ia berteriak-teriak sendiri.


Daniel yang telah menunggu Jessica selama 1 jam, dan hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk menemukan Jessica.


"Bagaimana pindahannya? Sudah selesai?" tanya Jessica


"Sudah beres semuanya.. Kamu bilang akan membantu tapi nyatanya malah tersesat" Ujar Daniel


"Aku minta maaf ya.. aku belum pernah kesana" Jawab Jessica


"Iya tidak apa-apa.." Jawab Daniel


Daniel mencoba mengerti karena Jessica bilang dia belum pernah kesana.


"Eh, kita makan yuk.. gua laper.." Ujar Daniel


"Ayokk..." Jessica menyetujui ajakan Daniel.


mereka berhenti di sebuah tempat makan, dengan tempat yang sangat luas dan makanan yang di jajakan di pajang di depan, halnya parasmanan yang bebas mengambil sepuasnya dengan harga normal.


"Eh, gua mau ke toilet dulu ya.." Ujar Jessica


"Ya udah.. gua ngambil duluan.. nanti lu nyusul aja ke meja" Ucap Daniel


Beberapa saat kemudian, terlihat Jessica mengambil piring dan mengambil beberapa nasi dan lauk yang di sediakan.


Daniel memperhatikan Jessica dari meja makan yang ia duduki.


Jessica terlihat seperti orang kebingungan, matanya melirik kesana-kemari


"Kemana dia..." Gumam Jessica


"Jessiiii........." Daniel berdiri sambil mengangkat tangan kanannya Namun, bersamaan dengan itu Jessica malah melangkahkan kakinya ke arah yang berlawanan. Padahal tempat yang di duduki Daniel tak terlalu jauh dari tempat Jessica berdiri.


"Harus gua apakan.. bocah ini..." Gumam Daniel jengkel.


Daniel pun langsung menyusul Jessica yang salah melangkah dan membawanya kembali ke tempat duduknya semula.


merekapun duduk dan mulai makan makanan yang telah di pilih.


"Kamu akan kemana setelah ini??" tanya Daniel


"Aku bersiap-siap untuk ke pergi ke Flower Park.." Jessica mengambil handphone nya dan mulai menyeting GPS di ponselnya.


Daniel tertawa melihatnya,


"Maksudmu bersiap-siap untuk tersesat lagi?, Hey Jessica... aku masih faham saat kamu tersesat di dekat Gedung Sixteen karena kamu belum pernah kesana tapi, barusan kamu juga tersesat di restoran ini padahal aku berdiri tak jauh darimu" Daniel menertawakan Jessica


"Jujur saja.. Apa kamu juga sering pulang telat karena tersesat..??" Daniel bertanya sambil tertawa lebih tepatnya meledek Jessica.


"Enggak dong... aku berhenti di tempat penjual makanan kaki lima, membelinya dan memakannya di rumah " Jawab Jessica karena terus di tertawa kan


"Apa yang kamu beli?" Tanya Daniel


"Sosis bakar.." Jawab Jessica


"Kamu Buta Arah..?" tanya Daniel


Jessica menganggukkan kepalanya.


Untuk pertama kalinya bagi Daniel ia merasa di kerjain dengan menunggu selama 1jam dan di abaikan di tempat umum saat ia telah mengangkat tangannya.


Ia tak percaya di zaman modern seperti ini masih ada wanita muda yang 'Buta Arah'