
" Selamat pagi kosuke-sama "
Sapa yuki kepada kosuke yang baru saja datang kerestoran.
hari ini kosuke datang terlambat daripada karyawannya sudah datang terlebih dahulu.
" Maaf aku terlambat karena harus mengantarkan aiko pulang "
kosuke biasanya akan membantu mereka untuk beres-beres direstoran sebelum mereka buka tapi tidak bisa Karena dia harus mengantarkan aiko pulang tidak mungkin dia membiarkan aiko pulang dengan bus yang ada dia tambah sakit lagi.
" Jadi dia dirawat semalaman?"
Tanya yuki yang tidak tahu bagaimana kondisi aiko yang mereka hanya ketahui jika aiko belum sadarkan diri sampai hampir malam hari tapi tidak tahu jika dia menginap dirumah sakit.
" Iya dan orang tuanya tidak bisa datang karena hujan semalam sangat deras dan dia juga ada adik aiko yang harus dijaga "
kosuke juga menjelaskan kenapa dia bisa menjaga aiko yang tidak ada yang menemaninya.
" Bagaimana kondisinya sekarang.?"
Yuki cukup penasaran dengan teman satu kerjaannya itu Karena dia tidak tahu dan hanya kousuke yang tahu keadaanya.
" Dia cukup baik tapi dia harus istirahatlah satu hari agar benar-benar pulih "
kosuke menjelaskan keadaan aiko yang sudah cukup membaik saat ia antar pulang tadi.
Yuki menganggukan kepalanya tanda mengerti.
Yuki meninggalkan kosuke untuk melanjutkan pekerjaannya.
" Selamat pagi daisuke-san "
Sapa kosuke saat melihat daisuke yang terlihat mau membayar makannya.
" hn"
Hanya terdengar gumaman saja ,sebelum dia melangkah pergi meninggalkan restoran akamichi.
Aiko berjalan sambil menikmati pemandangan Jalan yang sangat ramai Karena seperti itulah suasana kota besar.
Aiko keluar bukan untuk jalan-jalan malam melainkan untuk mencari makan malam,orang tuanya tidak ada dirumah Karena nenek mereka sedang sakit dan membuat mereka harus merawatnya jadilah dia harus mencari makan malam sendiri.
padahal dia sangat malas Karena dirinya masih sakit tentu saja.
" kenapa orang sakit berkeliaran ?"
Ucapan seseorang dari belakang tubuh aiko membuat aiko menatap orang tersebut sebal, apalagi dia tahu orang tersebut tambah menambah kekesalnya.
" Apa itu urusanmu?"
Daisuke,siapa lagi yang selalu membuat aiko kesal.
Aiko tidak tahu kenapa dia harus bertemu dengan daisuke disini,dia sangat menghindari laki-laki itu.
" Bagaimana kalau ku laporkan pada bosmu?"
Daisuke terdengar mengancam aiko.
Aiko memutar bola mata bosan mendengar ancaman yang keanak-anakan dari daisuke.
" Lakukan saja,lagipula aku hanya ingin membeli makan malam "
Aiko bisa menjelaskan kepada kousuke,kalau tidak percaya kousuke bisa menelpon orang tuanya dan juga Aiko cukup yakin jika kousuke akan percaya padanya.
" Apaa yang kau Lakukan?"
Daisuke tidak menelpon tapi dia menarik tangan aiko membuat aiko menatapnya binggung karena tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh daisuke.
" Ayo makan malam bersama "
Daisuke menjelaskan sambil terus menarik tangan aiko untuk pergi darisana.
" Aku tidak mau,kau saja sendiri "
Aiko menghentikan langkahnya ,aiko sangat menghindari untuk bersama daisuke karena hanya ada perasaan kesal saja nantinya.
jadi lebih baik dia menolak saja.
" Jangan membantah "
Daisuke tidak memperdulikan aiko ,dia terus menarik aiko ,aiko pasrah karena dia tidak melepaskan pegangan daisuke yang sangat kuat tersebut.
jika daisuke membuat ia kesal ,dia akan melawannya karena saat ini bukan jam kerja yang membuat ia harus menaati perintah daisuke.
Mereka masuk kedalam restoran masakan italia,aiko hanya mengikuti daisuke saja percuma mau menolak daisuke lebih keras kepala.
" kau mau memakan apa?"
Tanya daisuke saat mereka sudah duduk dan pelayan menghampiri mereka untuk bertanya masalah makan yang ingin mereka pesan.
" Tidak kau saja yang makan "
Banyak alasan aiko menolak untuk makan yang, pertama dia tidak tahu mau pesan apa karena dia tidak pernah memakan masakan italia dan yang kedua harganya aiko tahu sangat mahal terlihat dari interiornya saja sudah menujukan jika restoran tersebut adalah restoran mewah jadi lebih baik dia menahan lapar saja.
Daisuke menujukan apa yang mau ia pesan dibuku menu tersebut,pelayan yang ada disampingnya segera mencatat sebelum dia pamit pergi untuk menyiapkan pesanan daisuke.
" Kenapa kau sangat memaksa?"
Tanya aiko setelah pelayan tersebut pergi karena yang dipesan daisuke sangat banyak mana mungkin dia menghabiskan semuanya dan yang pasti dia juga harus ikut makan nanti.
" Karena kau bilang mau makan"
Daisuke tidak mungkin makan sendirian lagipula tujuan aiko keluar rumah untuk makan malam .
" Aku hanya ingin makan sendirian ,bukan bersamamu "
Aiko langsung menegaskan perkataannya yang sebelumnya,aiko tadi sangat berharap makan dengan lahap sendirian hingga perutnya kenyang lalu dia pulang dan segera tidur,tapi itu hanya tinggal harapan saat melihat kehadiran daisuke yang ia tahu akan memakan waktu yang lama.
" Apa perlu kita makan direstoran akamichi?"
Daisuke mengajurkan aiko untuk pindah restoran kalau dia tidak mau makan di restoran tersebut.
" Kau mau cari mati ?"
Aiko menatap daisuke tidak percaya setelah mendengar ucapannya ,mana mungkin orang yang sedang cuti sakit makan malam di restoran tempat ia bekerja yang ada dia hanya mendapatan tatapan melotot dari bosnya.
" kalau begitu nikmati saja makananya "
pelayan pun datang menyajikan berbagai macam hidangan yang dipesan oleh Daisuke.
" hn "
Aiko menatap makan yang ada dihadapannya,aiko tidak tahu makan apa tersebut tapi dia langsung memakannya saja,dia cukup penasaran bagaimana makan italia tersebut.
" Bagaimana-"
Daisuke mulai kembali mau berbicara tapi terpotong oleh aiko.
" Jangan bicara saat makan itu lebih baik "
Aiko tidak ingin terus mendengar ocehan daisuke yang pasti tidak akan berguna.
" Baiklah "
Daisuke menuruti aiko itu adalah hal yang sangat luar biasa karena tidak ada yang pernah mendapatkan hal tersebut.
" Makanlah lebih banyak lagi "
Daisuke memberikan makan lagi kedalam piring aiko.
" Tidak kau saja "
Aiko mau mengambil makan tersebut tapi langsung dihalangi oleh daisuke.
aiko menghela nafas ,dan kembali melanjutkan makanannya.
" Aiko kau sakit apa?"
Tanya daisuke di sela-sela makannya .
Daisuke terlihat sangat penasaran tapi dia mencoba untuk bersikap cuek.
" kau tahu darimana jika aku sakit?"
Aiko binggung bagaimana daisuke tahu jika kau sakit karena dia tidak menghubungi daisuke,bagaimana mau menghubungi dia saja tidak punya nomor handphonenya.
" kau tidak datang kekantor jadi tentu saja aku tahu "
Aiko merasa bodoh sekarang kenapa dia tidak kepikiran tentang hal itu.
"Benar juga,aku hanya kelelahan saja "
Aiko menutupi kebodohannya dengan memberitahukan penyakit yang ia derita kepada daisuke untuk mengubah topik pembicaraan.
" hn "
" Aku akan membayar apa yang aku makan dan aku harus segera pulang "
Aiko tidak ingin terlalu lama berada bersama daisuke,dia juga tidak enak bila daisuke harus membayarnya karena mahal dia membayar makanannya saja.
" Aku akan mengantarmu "
Daisuke meletakkan uang untuk membayar makan mereka ,dia kemudian menarik aiko untuk pulang bersama.
" Aku bisa pulang sendiri "
Aiko melepaskan pegangan daisuke,aiko segera melarikan diri dari daisuke.
" Tidak akan "
Daisuke mengejar aiko yang sudah berlari meninggalkan dirinya.
**tbc