To My Youth

To My Youth
paet 21



Aiko masuk kedalam Gedung daisuke,dia segera masuk kedalam lift untuk menuju ruangan Daisuke ,aiko harus berbicara kepada daisuke tentang masalah yang terjadi.


ting


Aiko keluar dari lift ,dia akan berbicara dengan daisuke dengan baik-baik,dia tidak ingin daisuke membuat keputusan sepihak.


" Anda tidak boleh langsung masuk begitu saja,anda harus membuat janji terlebih dahulu "


Aiko langsung dihalangi oleh sekretaris daisuke saat melihatnya yang mau masuk begitu saja kedalam ruangan daisuke .


Aiko menatapnya sekretaris tersebut heran karena tidak seperti biasanya dia bersikap seperti itu bahkan nada bicara cukup dingin untuk orang yang sudah lama kenal dengannya.


" Kalau begitu buatkan saya janji untuk bertemu dengan daisuke-san "


Jika dia tidak mau melepaskan ia untuk bertemu dengan daisuke maka dia harus memintanya untuk membuatkan janji agar bisa bertemu dengan daisuke,bukankah itu terdengar mudah.


" Mungkin besok kau bisa bertemu dengannya Karena janjinya Hari ini sudah penuh "


Jawaban sekretaris Daisuke membuat aiko sangat kesal karena biasanya dia selalu saja bisa menemui daisuke dan dia malah menyuruh untuk besok padahal jelas-jelas dia sudah datang.


" Apa tidak bisa hari ini Karena hal ini sangat mendesak ?"


Aiko meminta pertimbangan sekretaris daisuke karena dia harus membicarakannya kalau tidak tamatlah riwayat aiko, atasannya akan kembali mengamuk padanya.


" Tidak bisa "


Sekretaris tersebut membuat aiko sangat frustasi, tidak ada niat ia untuk menolong aiko sepertinya,dia bahkan ingin ia pergi secepat mungkin dari sana sepertinya.


" Aku ada urusan mendesak ,hanya butuh 5 menit saja saya berbicara dengannya "


Aiko terus mencoba mungkin saja dia akan membiarkan ia untuk masuk ,aiko tidak butuh waktu yang lama untuk bertemu dengan daisuke.


" Tidak bisa,silakan pergi "


Pengusiran yang aiko dapatkan,padahal mereka sudah cukup kenal lama bahkan sekretaris tersebut cukup ramah kepadanya dulu dan sekarang dia malah diusir dengan cukup kasar.


" Tapi-"


.


Aiko ingin satu kesempatan lagi agar ia bisa masuk kedalam menemui daisuke .


" Apa perlu petugas keamanan kami yang membawa anda pergi?"


Sekretaris tersebut terlihat kesal karena aiko yang tidak mau menurutinya untuk pergi darisana hingga ia mengancam aiko.


" Hn "


Aiko pergi dengan kepala yang dipenuhi ide bagaimana cara ia untuk bisa bertemu dengan daisuke,dia tidak akan menyerah begitu saja sampai tidak ada usaha yang bisa dilakukan lagi .


sebelum masuk kedalam lift aiko masih menatap sekretaris tersebut yang menunggunya sampai lift mungkin tertutup takut ia menerobos masuk kedalam.


" kenapa dia belum juga keluar?"


Aiko menunggu daisuke diluar kantor,ini sudah malam tapi daisuke tidak kunjung keluar juga,aiko tahu sepertinya daisuke sengaja melakukan semua ini padanya ,agar dia tahu bagaimana sulitnya bertemu dengan dirinya ,apalagi aiko ingin minta tolong padanya.Hingga aiko melihat daisuke yang baru saja keluar dari kantornya ,aiko segera berlari takut daisuke keburu pergi dari sana,dia harus berbicara kepada daisuke karena kesempatan terakhir adalah malam ini.


" Daisuke "


Teriak aiko agar daisuke mendengar dirinya ,dia sudah cukup lama menunggu tidak mungkin dia akan berakhir sia-sia tanpa ada usaha bahkan dia cukup kedinginan menunggu daisuke sejak tadi.


" Aku banyak urusan "


Belum sempat aiko berbicara daisuke sudah langsung mencela karena sepertinya dia sudah tahu jika aiko mencarinya untuk mengajak bicara ,aiko semakin yakin jika daisuke sengaja melakukan ini padanya.


" Aku ingin berbicara sebentar bersama mu "


.


Walaupun aiko tahu daisuke sedang mempermainkannya,dia tidak mau perduli untuk saat ini karena dia inginkan hanyalah menyampaikan ucapannya kepada daisuke kalau masalah itu bisa nanti .


" Aku tidak punya waktu "


Daisuke tidak mau mendengarkan apa yang ingin aiko katakan membuat aiko butuh ektra sabar kalau tidak dia sudah memukul wajah daisuke ,sudah menunggu lama tapi daisuke tidak mau berbicara kepadanya.


" Sebentar saja "


Aiko menghalangi daisuke yang mau masuk kedalam mobilnya,aiko tidak akan membiarkan daisuke pergi sebelum mereka berbicara.


" Aku harus pergi "


Bodyguard yang menjaga daisuke segera menyingkirkan aiko dari hadapan daisuke,aiko tidak tahu sejak kapan daisuke pakai bodyguard karena selama ini dia tidak pernah melihatnya selama mereka kenal.


Mobil daisuke melaju meninggalkan aiko yang hanya dapat menatap mobil tersebut.


" Rumahnya ".


Aiko segera menuju halte bus terdekat agar dia bisa segera pergi kesana.


" Daisuke-sama,aiko menunggu didepan gerbang "


Ujar pelayan rumah daisuke kepada daisuke yang sedang sibuk dengan pekerjaannya,pelayan tersebut mungkin kasihan melihat aiko yang sudah menunggu daisuke sejak tadi,bahkan waktu sudah menujukan pukul 10 malam .


" Biarkan saja "


Daisuke tidak mau perduli dengan aiko,dia masih sibuk dengan pekerjaannya ,tidak ada niat untuk menemui aiko sepertinya.


pelayan tersebut pergi meninggalkan ruangan daisuke,mereka tidak akan tidur sebelum tuannya tidur itulah kenapa mereka masih tejaga.


" Dia belum juga pergi daisuke-sama ,tapi hari sudah mau hujan "


ujar pelayan kepada daisuke saat daisuke mau pergi tidur padahal hari sudah menujukan pukul 1 dini hari.


" hn "


Daisuke berjalan untuk keluar rumah,dia sepertinya akan menemui aiko.


" Katakanlah, apa yang ingin kau katakan?,waktuku tidak banyak "


Tanya daisuke kepada aiko,aiko yang melihat daisuke datang menemuinya sangat senang akhirnya daisuke mau juga bicara padanya.


" Aku ingin kau memikirkan ulang sebelum menarik investasimu"


Aiko langsung saja mengatakan apa yang ingin ia katakan .


Masalah yang membuat ia harus rela bermalam-malam menunggu daisuke.


" Apa yang bisa kau lakukan?"


Daisuke sekarang menanyakan balik kepada aiko.


" Aku akan membuat karya baru yang lebih baik lagi ,aku janji kali ini tidak akan mengecewakanmu "


Aiko bisa menjanjikan hal itu jika daisuke memikirkan ulang untuk menarik investasinya.


" Itu saja ?".


" Memang ada lagi?"


Aiko tentu binggung karena hanya itu yang bisa ia lakukan untuk membalas daisuke.


" kau pikir uangku diinvestasikan hanya untuk itu ?yang benar saja "


Daisuke sekarang terlihat kesal mendengar jawaban aiko yang tidak memberikan lebih.


"Lalu kau ingin apa?"


Aiko menanyakan apa yang ingin daisuke inginkan dari dirinya jika yang ia lakukan tidak cukup.


" Berlulut dan minta maaf kepadaku atas sikapmu selama ini dan kau juga harus patuhku sampai masa investasi berakhir "


Daisuke mengatakan apa yang ia inginkan dari aiko.


Aiko terdiam mendengarnya.


" Apa yang kau tunggu?"


Tanya daisuke saat melihat aiko yang tidak kunjung berlutut.


" Apa kau ingin benar-benar dianggap berkuasa?"


Tanya aiko menatap daisuke dengan perasaan kesal.


" Menurutmu ?"


" Aku tidak akan melakukannya "


Aiko dengan tegas menolak keinginan daisuke itu.


" kau akan kehilangan semuanya "


Ancaman yang dilontarkan oleh daisuke agar aiko takut.


" Aku tidak takut "


Aiko pergi meninggalkan daisuke begitu saja,dia tidak mau memikirkan seperti apa akhirnya nanti.


tbc.