
" Silakan duduk "
Setelah saling memandang daisuke mengalihkan pandangannya kearah ryu,begitu juga dengan aiko yang mengalihkan pandangannya.
" Hn "
Ryu pun segera duduk sedangkan daisuke juga sama.
Aiko menatap daisuke datar seakan tidak takut dengan laki-laki itu,lagipula dia tidak ada urusan dengan daisuke,dia bisa berbuat sesukanya.
" Apa yang kau lakukan?"
Tanya ryu saat melihat aiko yang berdiri disampingnya bukannya ikut duduk bersamanya.
" Duduk disampingku "
Aiko menatap ryu heran karena kata sekretaris ryu dia tidak boleh duduk dia harus berdiri disamping atasanya sampai rapat berakhir karena kalau dia duduk itu tidak sopan.
" Iya ryu-sama "
Aiko duduk disamping ryu menuruti perintah dari ryu ,dia cukup bersyukur karena dengan begitu kakinya tidak akan sakit apalagi saat ryu mengatakan jika rapat ini akan berjalan lama,aiko hanya dapat pasrah.Dia baru memakai high heels jadi itu akan menjadi masalah karena belum terbiasa.
" Terimakasih untuk kerja samanya ryu-san "
Setelah rapat yang berlangsung cukup lama hingga membuat ia harus terus memasang wajah datar,dia tidak boleh terlihat kesal karena nanti daisuke protes kepada ryu dan ryu pasti akan malu karena dirinya.
" Hn "
Aiko ingin cepat-cepat pergi dari darisana ,kalau tidak dia akan semakin ingat bagaimana saat daisuke membuat mimpinya harus hancur,apalagi Kantornya mereka tempat terakhir kali aiko datang untuk bertemu dengan daisuke.
" Ayo pergi kerestoran akamichi "
Mereka keluar dari ruangan rapat,daisuke juga ikut keluar.
Ryu memgajak aiko untuk makan siang bersama sesuai janji mereka tadi
" Iya ,ryu-sama "
Aiko setia mengikuti ryu melangkah Karena itu memang adalah tugasnya jadi seorang sekretaris ,lagipula dia juga ingin makan siang juga sekarang.
" kalian mau kesana,kami juga langganan disana "
Daisuke mencela obrolan keduanya membuat ryu menatapnya, aiko memutar bola mata bosan saat mendengar ucapan daisuke karena aiko merasakan jika daisuke melakukan semua ini untuk membuat ia berada dalam suasana yang tidak nyaman nantinya.
" kalau begitu pergi bersama saja "
Ucapan ryu memng aiko menghela nafas kasar karena ryu menyetujui keinginannya daisuke yang sangat senang sekarang pastinya,aiko tidak bisa protes kepada ryu.
" Aiko "
Panggil ryu kepada aiko saat mereka berjalan bersama.
Aiko tidak menatap kesal daisuke yang berjalan disamping aiko.
" Iya,ryu-sama "
Aiko menatap ryu bertanya apa yang ingin ia katakan.
" Aku akan memesan semua menu hari ini "
Ryu terlihat sangat bersama untuk memakan direstoran akamichi sehingga ia mengatakan akan memesan semua.
" Tentu "
Aiko tersenyum karena melihat ryu sangat bersemangat untuk makan disana ,dia seperti orang yang baru mendapatkan menu baru.
" kalau aku tertidur karena kenyang kau harus membangunkan aku "
Ryu melemparkan candaan karena aiko menyetujui agar ia makan banyak disana,lagipula karena aiko dia bisa makan disana.
"Tentu ryu-sama "
Aiko membalas ryu dengan nada bercanda juga ,mereka terlihat seperti seorang teman bukan seperti atasan dan bawahan.
" Ryu-sama "
Sekarang aiko yang memanggil ryu membuat ryu menatapnya.
" hn"
Ryu melemparkan tatapan bertanya kepada aiko menunggu apa yang ingin ia katakan.
" Apa ini punya anda?'
Aiko mengeluarkan sebuah gelang dari tangannya,gelang itu untuk wanita.
Ryu melihat gelang tersebut kemudian ia mengambilnya karena itu memang miliknya.
" Bagaimana kau bisa tahu?"
Ryu cukup heran karena aiko menyangka itu adalah punya karena gelang tersebut adalah untuk perempuan kalau orang lain mereka pasti tidak akan menyangka jika itu adalah miliknya.
" Aku temukan dikamar anda ,lalu aku simpan,aku belum sempat mengembalikannya kepada anda"
Aiko menjelaskan kepada ryu untuk menghilangkan rasa penasarannya akan dirinya.
" Tidak ,masalah"
Mereka pun masuk kedalam mobil masing-masing untuk pergi menuju restoran akamichi,tentu saja aiko satu mobil dengan ryu sedangkan daisuke dengan sekretaris.
" selamat datang "
Sapa yuki kepada tamu yang datang kerestoran mereka.
" Aiko "
" kami pesan beberapa menu andalan di restoran ini "
Ryu langsung mengatakan pesanan saat melihat yuki yang kemarin melayani mereka,yuki menganggukan kepalanya tanda mengerti.
"Apa kita satu meja?"
Tanya ryu kepada daisuke membuat aiko kemb kesal Karena daisuke Menggangu mereka saja.
" itu lebih baik bukan ryu-san "
Daisuke tentu saja akan sangat dengan senang hati menerima tawaran ryu.
" Aku akan kesana sebentar ryu-sama "
Aiko pamit mau menuju kosuke Karena dia ingin menyapa kosuke.
sedangkan mereka pergi menuju meja yang dipesan aiko tadi.
" Seringlah datang "
kosuke tentu sangat senang saat ia kembali lagi bertemu dengan aiko.
" kau sangat merindukan aku?"
Goda aiko kepada kosuke Karena dia terlihat sangat merindukan dirinya.
" Tentu saja aku merindukanmu "
kosuke tidak malu mengatakan kepada aiko membuat aiko tersenyum kearahnya.
" Aku kembali dulu nanti kita ngobrol lagi "
Aiko pun pamit pergi meninggalkan kosuke untuk bergabung kepada ryu dan daisuke pastinya.
"Aiko jadwal keberangkatanku kekorea kau harus ikut "
Ryu secara tiba-tiba saja langsung mengatakan jadwal keberangkatanya kepada aiko.
" Aku ikut? "
Aiko tidak tahu jika dia akan menjadi sekretaris sungguhan.
" Tentu sebagai sekretaris yang baik "
" Apa kau tidak mau?"
Tanya ryu kepada aiko membuat aiko yang tadi sedang berpikir langsung menatap ryu terkejut.
" Tentu saja mau "
Tidak mungkin dia akan menolak ryu karena itu adalah tugasnya,lagi-lagi daisuke diabaikan disana.
" Kau terlihat tidak ikhlas "
Ujar ryu sambil memalingkan wajahnya dari aiko membuat aiko jadi merasa tidak enak kepadanya.
" Tidak ,ryu-sama "
Aiko spontan saja berbicara dengan nada penuh penyesalan kepada ryu membuat ryu menatapnya sekarang ,aiko menatap ryu dengan tatapan menyesal.
" Kau tenang saja,aku akan memberikan 2 hari untuk kau jalan-jalan disana sebelum kita pulang "
Ryu menawarkan kepada aiko agar dia tidak merasa tertekan akan pekerjaannya ,ryu akan memberikan waktu untuk aiko menikmati liburan disana,kerja sekalian liburan.
" Walaupun seperti itu aku tidak akan bisa kemanapun karena tidak tahu jalan "
Aiko menjawab dengan sedih karena dia tidak bisa pergi karena dia belum pernah pergi kekorea maupun luar negeri lainnya.
" Aku akan menemanimu "
Ryu menambahkan agar aiko tidak bersedih dan benar saja aiko menatap ryu dengan perasaan bahagia sekali.
" Benarkah ?"
Tanyanya untuk menyakinkan ucapan ryu.
" Apa kau penggemar para pria disana?"
Tanya ryu saat melihat sekarang aiko yang antusias karena dia juga tahu bila banyak penggemar mereka dari kalangan wanita.
" Aku anggap itu benar "
Ryu melihat raut wajah malu pada aiko menandakan jika itu memang benar.
" Terimakasih ryu-sama "
Aiko memang sangat ingin kesana tapi tidak pernah terwujud.
" Tidak perlu terimakasih itu memang tugasmu "
" Iya ryu-sama"
Aiko tidak bisa membayangkan jika dia benar-benar pergi kesana.
Ryu menatap aiko dengan senyuman sedangkan daisuke melihatnya mendengus.
tbc.