To My Youth

To My Youth
part 16



"Selamat pagi hana-nee "


Aiko hari Ini datang kekantor karena dia sedang ada urusan sejenak disana sebelum dia kembali ke tempat persembunyiannya yaitu apartemennya.


" Kalian sangat akrab sepertinya "


Ujar kirei yang kebetulan berada disana karena dia sepertinya tidak akrab dengan hana seperti aiko .


"Aiko ada kabar baik "


Mereka tidak memperdulikan kirei ,mereka seakan tidak melihat dirinya disana .kirei pun pergi Karena merasa kesal,aiko memutar mata bosan.


" Apa?"


Tanya aiko dengan antusias mungkin karena dia sangat penasaran dengan berita bahagia itu,dia ingin segera mendengarnya.


" Uchida daisuke berinvestasi dikantor kita "


Ucap hana dengan sangat bahagia sedangkan hal itu membuat aiko terdiam,dia tahu hal itu sangat buruk untuk dirinya,dia akan berurusan lagi dengan daisuke.


" Kenapa bisa?"


Tanya aiko dengan segudang pertanyaan di dalam otaknya,aiko tahu ada yang daisuke rencanakan untuk membalas dirinya.


" Dia tertarik karena karyamu yang sukses "


Aiko tahu itu hanya alasan daisuke untuk membuat ia terjebak dengannya dalam waktu yang lama,aiko tidak memikirkan alasan yang lain ,pasti hanya itu yang membuat ia melakukan semua ini.


" Dan kami harap kau bekerja dengan giat, kalau kau gagal dia akan menarik investasinya dan juga Uchida daisuke sendiri yang akan mengawasi karyamu nanti "


Hana sekarang berbicara dengan tegas untuk memperingati aiko agar dia benar-benar fokus kali ini Karena daisuke adalah investor besar yang sangat berpengaruh untuk kantor mereka .


Aiko sudah bisa menebak jika dia harus berada didalam kekuasan daisuke,dari kata-kata daisuke yang mau mengawasinya,dia pasti akan sering bertemu dengan daisuke sekarang.


Aiko sangat kesal Karena daisuke tidak berhenti Menggangu dirinya.


" Hn "


Hanya gumaman yang dapat aiko jawaban Karena dia saat ini sedang dalam Suasana hati yang buruk setelah mendengar berita yang hana katakan .


" Hana-nee aku pulang dulu "


Aiko pamit untuk pulang Karena dia ingin meremdam rasa kekesalnya yang begitu amat besar terhadap daisuke.


" Mau ku antar?"


Hana menawarkan diri untuk mengantar aiko pulang.


" Tidak perlu aku ingin kemini market terlebih dahulu karena persediaan barang sudah sedikit"


Aiko hanya ingin sendiri saat ini,dan lagipula memang persediaan makannya juga sudah habis jadi dia harus membelinya,kalau tidak dia tidak akan ada stock makanan.


" Hana-nee aku harap kau jangan memberitahu Uchida daisuke tempat tinggalku karena aku ingin fokus pada karyaku agar aku bisa membuat karya yang bagus"


Aiko mencari alasan agar daisuke tidak mendatangi tempat persembunyiannya kalau tidak bisa-bisa setiap hari daisuke akan datang Menggangunya,dia juga butuh ruang untuk sendiri dan menjauh dari daisuke.


" Baiklah "


Hana percaya begitu saja kepada aiko padahal alasan sebenarnya bukan itu ,aiko mengatakan apa yang terlintas diotaknya saja ,tidak ada rencana .


Aiko berjalan tanpa semangat Karena dia tahu hari yang akan ia lewati kedepan penuh dengan masalah padahal dia cukup senang sudah bisa bekerja ditempat yang ia inginkan tapi nyatanya daisuke lagi-lagi menjadi penghancur bagi dirinya.


Aiko masuk kedalam mini market yang berada tidak jauh dari Kantornya setelah itu nanti baru dia akan pulang menggunakan bus.


Aiko mengambil keranjang untuk mulai berbelanja.


" Hey "


Aiko menatap terkejut kearah daisuke yang ada disampingnya,aiko tidak tahu bagaimana daisuke bisa berada disana.


" kau mengikutiku?"


Tanya aiko karena tidak mungkin secara kebetulan dia bertemu dengan daisuke,Aiko sangat mengenal daisuke.


" kau sangat percaya diri sekali "


" Kenapa kau mau berinvestasi disana?"


Aiko tidak melanjutkan perdebatan mereka lebih lanjut ,dia sangat penasaran ingin mendengar alasan daisuke bekerja sama dengan Kantor mereka.


" Kau sudah mendengarnya padahal aku sangat ingin memberitahumu "


Daisuke bersikap sok baik membuat aiko mendengus mendengarnya,padahal sangat jelas dia sedang bahagia sekarang.


" Berhentilah ikut campur dalam hidupku "


Aiko langsung mengatakan inti dari hal yang ingin ia sampaikan kepada daisuke,dia ingin daisuke berhenti Menggangu dirinya.


" Ini bukan tentang hidupmu,aku hanya ingin berinvestasi disana "


Daisuke tidak mau mengaku jika dirinya mau ikut campur urusan aiko,dia menatap aiko kesal .


" Kau punya maksud aku tahu itu "


Aiko bukannya selalu berprasangaka buruk kepada daisuke tapi selalu itulah yang daisuke lakukan,dia tidak bisa mempercayai daisuke.


" Kau sangat curigaan sekali "


daisuke sekarang kembali bersikap santai Karena dia tidak mau ikut terbawa emosi Karena dia mungkin bisa menyakiti aiko.


" Kau yang membuat aku berpikir seperti itu "


apalagi yang bisa aiko berpikir seperti itu,daisuke menatap aiko dengan seringainya.


aiko langsung saja pergi menjauh dari daisuke Karena dia tidak mau berlama-lama bersamanya.


" Halo ada apa hana-nee?"


Aiko yang sedang sibuk menatap laptop didepannya terhenti karena dia melihat nama hana dihandphonenya karena dia pikir mungkin itu adalah hal yang sangat penting.


" Daisuke-san ingin bertemu denganmu dan aku sudah memberikan nomor handphonenya kepadamu "


Mendengar ucapan hana membuat aiko pasrah saja karena dia pasti tidak akan bisa menolak daisuke karena ini berkaitan dengan kepihak kantor jadi dia akan mendapat masalah jika dia menolak daisuke.


" Baiklah "


Aiko segera menutup telpon tersebut,dia menatap pemandangan luar jendelanya Karena dia pasti akan kembali berurusan dengan daisuke mulai sekarang dan mungkin ini akan menjadi panjang.


" Ah,ini pasti akan sangat menyebalkan "


Aiko dapat menebak jika daisuke pasti akan melakukan hal tersebut dan dia harus bersiap-siap untuk kesal .


Drt drt drt


Aiko melihat nomor handphone yang tidak ia kenal,dia menatap nomor handphone tersebut.


" Ini pasti dia "


Aiko dapat menebak mungkin daisuke yang menghubunginya Karena daisuke selalu bergerak dengan cepat dia bukan orang yang suka menunggu,dia juga akan melakukan semuanya dengan cepat ,aiko sadar dengan sikap daisuke tersebut.


" Halo,ada apa?"


Aiko langsung berbicara dengan nada ketus kepada orang yang ia anggap sebagai daisuke tersebut,dia sangat malas berurusan dengannya.


" Kita bertemu di restoran akamichi "


Aiko tahu suara itu adalah daisuke walaupun agak sedikit berbeda Karena itu terdengar dari handphone tapi dia tahu itu daisuke.


" Baiklah,aku akan segera kesana "


Aiko tidak mau terlalu banyak berbasa-basi dengan daisuke,dia akan langsung pergi saja kesana,aiko juga cukup merasa senang Karena dia akan bertemu dengan kosuke sekalian untuk makan siang.


" Hn "


hanya gumaman dari daisuke ,aiko segera mengganti bajunya terlebih dahulu,dia ingin cepat-cepat bertemu dengan daisuke dan menyelesaikan masalah ini ,lalu dia akan berkontrasi untuk membuat karyanya Karena lebih cepat lebih baik dengan begitu urusannya dengan daisuke selesai dengan cepat juga.


**tbc