
" Selamat siang "
Aiko duduk dihadapan daisuke dengan wajah yang tidak menunjukan raut wajah ramah ,dia memasang wajah datar dihadapan daisuke.
Daisuke menatap aiko dengan dahi yang mengkerut.
" Kita langsung bahas saja aku banyak pekerjaan "
Aiko langsung keinti permasalahan mereka,dia tidak mau membuang waktu terlalu lama bersama daisuke Karena daisuke selalu membuang waktu untuk membuat ia kesal saja.
" Apa begini caramu memperlakukan investor?"
Daisuke menyadari dengan sikap aiko yang tidak suka dengan dirinya,aiko menunjukan secara terang-terangan ketidak sukaanya terhadap daisuke.
Aiko merasa daisuke sudah memulai sikap menyebalkannya itu.
"Hn "
Aiko tidak memperdulikan ucapan daisuke,dia tidak mau terpancing jadi lebih baik dia bersikap cuek saja.dia sibuk dengan Kegiatannya sendiri,aiko pun mengambil laptopnya kemudian memfokuskan dirinya pada laptopnya agar dia tidak Memandang daisuke.
" Apa yang ingin dibahas?"
Tanya aiko untuk memecahkan keheningan diantara mereka Karena daisuke menunggu ia bicara baru dia mau berbicara,daisuke Sengaja membuat ia kesal sepertinya agar berlama-lama dengannya Karena sikpanya yang menunjukan seperti orang yang ingin segera pergi.
setelah mendengar aiko bicara barulah daisuke mengambil sebuah kertas yang dibentuk seperti Sebuah proposal.
" Baca ini,aku ingin kau membuat kisah dengan tema seperti itu "
Daisuke memberikannya kepada aiko.
Aiko mengambilnya dari tangan daisuke sebelum dia membacanya ,aiko menatap daisuke terlebih dahulu,dia ingin tahu apakah ada motif yang disembunyikan oleh daisuke.
Daisuke tersenyum kearah aiko.
Aiko kemudian membacanya dengan seksama,dia ingin melihat apa yang daisuke inginkan.
" Baiklah "
Setelah membaca dan merasa sanggup dengan tema yang diinginkan oleh daisuke aiko langsung menyetujuinya.
Aiko kemudian membereskan barang-barangnya,dia terlihat mau berdiri.
" Apa ada lagi?"
Tanya aiko saat melihat tatapan daisuke yang menyuruhnya untuk duduk.
" Apa kau bisa melakukannya? padahal kau tidak bekerja di bidang seperti Itu "
Daisuke menanyakan apa mungkin aiko bisa melakukan apa yang ai suruh Karena tema yang daisuke berikan berkaitan dengan Kantornya.
" Apa gunanya internet kalau begitu?"
Aiko bisa mencari infomasi dari situs pencariaan tidak perlu repot untuk mencari tahu secara langsung walaupun terkadang aiko mencari tahu secara langsung agar lebih akurat .
" Aku tidak ingin kau mencarinya lebih baik kau mencari tahu langsung "
Aiko tahu hal tersebut tidak akan berakhir dengan mudah,daisuke pasti ada maksud memberikan tema itu dan sekarang benar saja dia harus datang kekantor daisuke,apalagi kalau bukan itu tujuan daisuke.
" Itu membuang waktu "
Aiko mencari alasan lain ,dia tidak mau berurusan dengan daisuke kalau daisuke benar-benar memaksa ingun ia mencari informasi secara langsung maka dia akan mencari Kantor lain tanpa sepengtahuan daisuke.
" Apa kau bisa menjamin semuanya ?"
Aiko memutar mata bosan Karena daisuke terus memaksanya untuk pergi kekantornya.
" Baiklah aku akan datang kantor anda dan mewawancarai beberapa orang disana "
Aiko langsung saja pada intinya ,dia tidak mau mendengar terlalu banyak basa-basi daisuke yang sebenarnya ingin ia melakukan apa yang ia inginkan dan benar saja senyumam terbit diwajah daisuke.
" Kau mau kemana?"
Tanya daisuke saat melihat aiko yang terlihat mau pergi darisana,aiko menghela nafas kasar Karena dari tadi daisuke terus melarangnya untuk pergi.
" Bukankah pembahasan kita sudah selesai "
Aiko tidak tahu apalagi yang daisuke inginkan,padahal ia sudah melakukan apa yang dirinya suruh.
" Setelah makan siang langsung datang kesana "
" Memang itu rencanaku "
Jawaban aiko tentu saja membuat daisuke binggung kalau dia mau makan kenapa dia malah berdiri dan terlihat mau pergi.
" Lalu kau mau kemana?"
Daisuke langsung bertanya saja,agar tahu kemana aiko akan pergi,apa mungkin dia akan makan siang ditempat lain.
" Makan siang "
Jawab aiko sambil pergi meninggalkan daisuke menuju meja yang berada tidak jauh dari daisuke,daisuke mendengus Karena aiko tidak mau makan satu meja dengannya,aiko melemparkan tatapan mengejek kearah daisuke.
" Kosuke pesananku "
Aiko langsung memanggil kosuke Karena aiko sudah memesan sebelum datang,kosuke tersenyum kearah aiko tidak lama yuki datang membawa pesanan aiko,aiko tidak memperdulikan daisuke yang menatapnya,aiko akan bersikap seperti itu selama berurusan dengan daisuke dia ingin daisuke juga merasakan perasaan kesal yang selama ini ia rasakan.
mereka berdua kemudian menikmati makan siang mereka dengan tenang dan dalam jarak yang jauh.
"Ayo pergi "
ujar daisuke saat melewati meja aiko dia sudah selesai makan sedangkan aiko baru saja menyelesaikannya.
Aiko menatap daisuke tanpa berkata.
" Bayar sama denganku "
Daisuke membayar makananya dan aiko,aiko yang ada dibelakang aiko memutar mata bosan Karena daisuke mau bersikap baik padanya dengan membayar makan untuknya.
" Aiko sudah membayar "
Jawab kosuke membuat daisuke menatap aiko,aiko tersenyum yang dibuat-buat untuk daisuke.
" Kalian bekerja sama?"
Tanya kosuke sambil menerima uang dari daisuke untuk makananya.
" Iya,dia investor dikantor kami "
Aiko yang menjawab agar daisuke tidak banyak bicara takut dia mengatakan hal yang tidak-tidak.
" Aku pergi dulu kosuke "
Aiko langsung saja pergi meninggalkan daisuke setelah pamit dengan aiko ,daisuke langsung menyusul aiko yang berjalan dengan cepat-cepat.
" kau mau kemana?"
Daisuke memanggil aiko yang berjalan meninggalkan dirinya ,dia tidak menunggu Karena mereka bisa pergi dengan mobilnya Karena tujuan mereka sama,daisuke pikir aiko akan menunggunya diluar.
" pergi "
Jawab aiko kemudian kembali melanjutkan langkahnya,daisuke segera menyusul aiko,dia menarik tangan aiko untuk menghentikannya.
" Apalagi aku sudah melakukan apa yang ia suruh?"
Aiko menyentakan tangan daisuke kasar,dia cukup kesal Karena daisuke terus Menggangunya sedangkan semuanya sudah ia turuti.
" Pergi denganku agar lebih cepat "
Daisuke mengatakan maksud ia untuk mengajak aiko untuk pergi kekantor bersama tidak perlu menggunakan transportasi umum Karena aiko tidak punya mobil.
"Aku tidak mau berhutang budi padamu dan berdekatan denganmu "
Aiko tidak ingin daisuke bersikap baik dan nanti saat dikemudian hari ia meminta balasan untuk itu lebih baik dia pergi dengan bus.
Aiko melepaskan tangan daisuke dan segera menuju halte bus dengan cara berlari agar daisuke tidak bisa mengehentikannya lagi.
Daisuke melihat aiko yang berlari membuat ia juga berlari ,dia tidak berlari mengejar aiko dia berlari menuju mobilnya,daisuke masuk dengan cepat setelah itu dia langsung menjalankan mobilnya dengan cepat tinggi,daisuke segera motong jalan hingga ia berhenti didepan bus yang baru saja mengangkut penumpang,hal itu tentu saja membuat supir bus membunyikan klason agar daisuke segera pergi dan mereka bisa lewat,aiko yang melihat hal itu segera menghela nafas kasar Karena daisuke tidak akan pergi kalau dia tidak turun.
Aiko kemudian turun Karena tidak ingin penumpang lain menunggu terlalu lama.
Aiko masuk kedalam mobil daisuke.
" kau puas "
Daisuke segera menjalankan mobilnya Karena yang ia inginkan sudah terwujud.
tbc