To My Youth

To My Youth
part 22



" Kenapa harus sesulit ini?"


Aiko membawa barang-barangnya ,dia binggung mau pergi kemana,dia tidak mungkin pulang kerumahnya Karena dirinya tidak mau membuat orang tua dan adik-adiknya sedih karena dirinya yang dipecat walaupun belum tapi aiko yakin dia akan dipecat oleh kantornya daripada menunggu lama lebih baik dia langsung pergi saja.


Setelah mendengar ucapan daisuke tadi aiko pulang langsung membereskan barang-barangnya karena dia tahu konsekuensi yang akan dia terima ,apalagi selain dipecat jadi sebelum itu lebih baik dia langsung pergi saja dengan cara baik-baik daripada kena usir secara paksa.


" Semua ini gara-gara daisuke "


Kalau aiko tidak mengenal daisuke mungkin dia masih bekerja dengan mulus disana tidak ada hambatan dan tidak ada campur tangan daisuke.


Dia sangat menyesal kenapa harus kenal daisuke,orang yang sejak awal sikapnya tidak ia sukai.


Aiko terus berjalan untuk mencari tempat tinggal,dia akan hidup sendiri tanpa orang tuanya,biarlah nanti perlahan dia bicara kepada mereka agar mereka tidak terkejut mendengarnya.


" Sepertinya uangku cukup menyewa disini "


Sampai aiko melihat sebuah bangunan rumah bertingkat,dia melihat ada sebuah kertas menyewakan tempat tinggal.


Aiko menatap tempat yang tidak besar itu,bangunnya 3 lantai yang menjadi tempat tinggal disewakan semua seperti berbentuk seperti asrama sedangkan yang disewakan ada rumah atap,harganya murah .


Aiko melihat-lihat tempat tersebut.


Aiko masuk kedalam ruangan dilantai bawah sekali saat melihat seseorang yang ada disana.


" Selamat malam saya ingin menyewa disini ".


Ujar aiko kepada seorang wanita bisa dibilang parubaya tapi penampilannya tidak seperti itu,aiko tidak tahu ini masih malam atau tidak karena sudah jam 3 pagi karena langit masih gelap jadi aiko menganggapnya malam sana.


Aiko langsung mengatakan keinginannya datang kesana.


" Baiklah mana uangnya "


Wanita itu tidak banyak bertanya,dia langsung saja meminta uang kepada aiko untuk bayaran satu bulan karena itu lah persyaratannya.


" Ini"


Aiko segera mengeluarkan uang dari tasnya ,lalu dia memberikan uang sesuai dengan jumlah yang tertera dikertas.


wanita itu menghitung uang aiko sejenak.


Aiko melihat keadaan yang sepi karena penghuninya pasti sudah tidur.


" Kau bisa tinggal sekarang tapi maaf barang-barangnya sedikit berantakan Karena yang tinggal sebelum tidak membersihkan tempatnya "


Pemilik tempat tersebut memberikan kunci kepada aiko, dia juga mengatakan bagaimana keadaan tempat yang akan aiko tinggali.


" Iya, terimakasih "


Bagi aiko tidak masalah bagaimana keadaannya yang terpenting dia bisa tinggal dengan harga murah karena ini adalah tokyo ,tidak ada yang murah disana.


Setelah pamit aiko langsung naik menggunakan tangga yang ada diluar bangunan, kalau yang tinggal di dalam bangun 3 lantai mereka menggunakan tangga yang disediakan didalam bangunan.


Aiko menaiki tangga tersebut dengan perasaan campur aduk karena dia kembali teringat apa yang ia lalui hari ini,air matanya mengalir setiap menaiki anak tangga tersebut karena melakukannya membuat ia ingat dirinya yang sedang menaiki tangga kesuksesan tapi dia harus kembali turun.


Aiko membiarkan air matanya terus mengalir untuk meluapkan semua perasaan yang menyesakkan ,bahkan dini hari seperti ini ia harus pergi mencari tempat tinggal.


sampai diatas,tempat tinggalnya berada ,dia menatap pemandangan ,dia melepaskan semuanya,perasaannya , dia ingin perasaan itu pergi dibawa angin yang menerpa dirinya .


Air matanya semakin deras mengalir ,dia mencengkram baju tepat yang mengarah ke dadanya ,perasaannya sangat menyesakkan sekarang.


Aiko menghapus air matanya dengan kasar,dia menyakinkan dirinya,dia pasti akan berhasil kembali membangun kehidupannya dengan jalan yang lain.


" Wah,aku harus bersih-bersih sekarang "


Aiko melihat kondisi rumah tersebut yang sangat berantakan,rumah kecil tersebut hanya terdiri dari tempat tidur yang langsung menyambung keruangan tamu kecil dengan dapur kecil dan kamar mandi.


Aiko meletakkan barang-barangnya,aiko mulai beres- beres ,perlengkapan disana cukup lengkap tempat tidur,komper ,kulkas kecil dan juga ada alat kebersihan.


Aiko mulai bersih-bersih ,menyapu mengepel dan merapikan semua barang-barangnya.


" Ah,lelah juga "


Aiko duduk dikursi yang ada didekat jendela,aiko melihat jam yang menunjukkan pukul 5 pagi,aiko tidak berniat untuk tidur karena dia tidak ada niat untuk tidur.


" Sekarang waktunya untuk mandi dan aku akan memulai kehidupan yang baru hari ini "


Aiko memilih untuk mandi terlebih dahulu,mencari sarapan pagi,berbelanja kebutuhannya lalu dia akan kembali mencari pekerjaan baru.


" Halo ada apa?"


Daisuke yang baru saja bangun dari tidurnya mendapatkan telpon dari sekretarisnya.


"Daisuke-sama,aiko pergi meninggalkan tempat tinggal yang disediakan kantornya ,dia pergi karena berhenti bekerja disana "


Sekretaris daisuke menyampaikan berita yang ia dapatkan pagi ini,daisuke sekarang tahu bagaimana keras kepalanya aiko,dia tidak mau diatur bahkan dia melepaskan semua mimpinya dengan hal harga diri dan kebebasannya.


Daisuke tidak membalas dia langsung mematikan sambung telpon tersebut.


Daisuke menghela nafas kasar sebelum dia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan nanti pergi bekerja.


kosuke menatap daisuke yang baru saja selesai makan siang di restoran mereka.


" Daisuke-san,aku dengar aiko diberhentikan ,apa itu benar?"


kosuke langsung saja bertanya kepada daisuke karena setahunya mereka bekerja sama jadi daisuke pasti tahu apa yang terjadi pada aiko.


" Kau tahu darimana?"


Tanya daisuke karena berhentinya aiko tidak dibocorkan kepublik,entah untuk alasan apa daisuke tidak tahu.


" Aku datang untuk bertemu dengannya tapi kata hana dia tidak bekerja lagi "


kosuke datang menemui aiko pagi tadi di kantornya,tapi dia malah dapat berita yang mengejutkan.


" Aku juga baru tahu tapi aiko tidak bisa dihubungi sampai sekarang "


Daisuke tentu yang terlebih dahulu tahu tapi pura-pura,mungkin takut dicurigai oleh kosuke.


" Iya,aku juga menghubunginya tapi nomornya tidak bisa dihubungi aku datang Kerumahnya untuk bertanya kepada orang tuanya tapi mereka bilang aiko tidak pulang dan orang tuanya sepertinya tidak tahu apa yang terjadi pada aiko,jadi aku harap kau juga jangan beritahu mereka tentang hal ini "


kosuke lebih bergerak cepat dari daisuke sepertinya,dia bahkan tahu informasi tentang aiko lebih banyak,daisuke mungkin saja mencari aiko karena seperti saat awal aiko menghilang daisuke mencarinya hingga ia kembali bertemu dengan sekarang dan aiko menghilang lagi.


" kau tenang saja"


Daisuke mungkin bisa menepati janji kepada kosuke atau malah sebaliknya hanya daisuke yang tahu.


" Aku pergi dulu,kalau ada kabar tentang aiko berita tahu aku karena aku ingin tahu alasan ia berhenti "


Daisuke pikir bisa memanfaatkan kosuke untuk mencari informasi tentang aiko karena terlihat kosuke khawatir dengan kondisi aiko yang menghilang.


tbc