To My Youth

To My Youth
part 1



Matahari terlihat menampakan sinarnya,suara burung terdengar berkicau menambah keceriaan suasana pagi ini.


seorang gadis terlihat berjalan kaki sambil Menikmati suasana pagi itu.


dia melihat banyak orang yang terburu-buru,Berbeda dengan dirinya yang terlihat santai,dia sudah mengatur waktu agar tidak terlambat,dia adalah orang yang sang disiplin dengan waktu karena baginya waktu adalah kesempatan,karena setiap detik dia tidak pernah melewati untuk bersantai walaupun dia terlihat bersantai tapi nyatanya dia adalah seseorang penulis jadi setiap langkah yang ia lewati dia selalu gunakan untuk berpikir membuat cerita diotaknya.


suasana jalan kota juga mulai ramai,mengingat kota tokyo adalah ibu kota negara jadi pagi-pagi seperti ini banyak sekali orang-orang yang berlalu lalang dijalan,begitu juga dengan kendaraan beroda empat yang sangat mendonimasi jalan tersebut sedangkan para pejalan kaki mulai memadati halte.mereka adalah sebagian anak sekolah karena mereka menggunakan untuk menghemat waktu untuk sampai di sekolah,banyak juga yang memilih naik kereta.


Hari ini adalah hari senin jadi membuat jalanan sangat padat penghuni.


Terlihat juga seorang gadis yang berjalan kaki tadi kini sudah sampai dihalte,dia sedang berdiri diantara kerumunan orang-orang tersebut,dia terlihat santai dengan pakaian casualnya.


Celana jeans hitam,hoodie berwarna senada,dia juga memakai sepatu kets ,tas ransel yang menjadi pilihannya.


Dia tidak memperdulikan suara berisik tersebut,karena pikiranya terlalu banyak memikirkan hal yang lainnya.


Dia adalah gadis yang tidak tertarik dengan orang lain ,dia hanya memikirkan dirinya sendiri,dia tidak perduli apa yang mereka lakukan, apa yang mereka kenakan,dia tidak mau perduli,dia percaya setiap orang memiliki permikiran yang berbeda-beda hingga ia memilih tampilan seperti itu,kehidupan seperti yang mereka mau.begitu juga dirinya yang berpenampilan sesuai dengan gayanya,dia tidak tidak suka Penampilan yang ferminim.


dia lebih nyaman dengan dirinya yang seperti itu.


Ngomong-ngomong tentang kehidupan,gadis itu adalah orang yang memiliki sudut pandang sendiri tentang kehidupan ,dia menjalani kehidupannya dengan permikirannya tapi terkadang dia juga lelah hidup tidak seperti yang ia inginkan.


Dia hanya gadis yang bekerja disebuah restoran.


Walaupun dia bercita-cita menjadi penulis.


Dia hanya bisa membagikan cerita yang ia buat melalui apilkasi penulisan cerita .


Dia sangat ingin cerita yang ia buat dikenal tapi dia tidak tahu caranya,dia tidak tahu bagaimana dia bisa berwujudkannya walaupun dia mencoba untuk mengikuti kompetisi menulis tapi tetap saja semua tidak ada jalan,dia selalu berpikiran positif mungkin itu bukan takdirnya, walaupun didalam hatinya selalu ada rasa benci karena tidak pernah sukses.


dia benci dirinya yang selalu kalah dengan orang lain.


Mengingat hal itu membuat ia jadi teringat akan orang-orang yang selalu membandingkan dia dengan teman kecilnya ,temannya selalu sukses dalam hal apapun kecuali dia,dia sangat marah mendengarnya ,dia benci orang-orang yang membandingkan dirinya dengan orang lain .


Dia tahu dia memang jauh dari ke suksesan temannya tapi tetap saja dia merasa benci dengan ucapan mereka.


dia hanya percaya jika takdir seseorang sudah ditentukan,dia hanya berpikiran positif,dia tidak mau menyesali semuanya yang terjadi,dia hanya ingin terus berjalan Menikmati kehidupan yang bisa ia jalani.


kita sudah banyak mendengar cerita tentang gadis itu,tapi belum berkenalan dengannya,baiklah aku akan mengenalkannya pemeran utama kita ,dia adalah kouki aiko ,seperti yang kalian banyak tahu tentang dirinya seorang pelayan restoran,umurnya saat ini adalah 22 tahun,dia bukan lagi siswa yang harus giat belajar ,dia seorang yang sekarang pemikirkan masa depan,dia ingin mengubah masa depannya dia tidak mau hidup seperti ini terus ,dia ingin berhasil disinilah perjuangan ia dimulai untuk kembali bersemangat menjadi seorang penulis.


Bus datang orang-orang langsung masuk begitu juga dengan aiko,dia ikut berdesak-desakan,aiko mencoba untuk mendapatkan kursi tapi akhirnya dia tidak pernah dapat karena dirinya selalu kalah dari orang lain ,begitulah dirinya.


dia menghela nafas kasar.


dia melihat suasana bus yang terlihat sangat ramai .


aiko kemudian melihat banyak anak sekolah yang terlihat bercanda dengan teman-temannya.ingatnya seakan terlempar kemasa dimana ia pernah merasakan dimasa itu,masa sekolah menengah atas adalah masa yang paling menyenangkan walaupun dia lalui dengan sedikit tidak suka,aiko selalu bermimpi bisa masuk kedalam sekolah khusus untuk menjadi asitek tapi dia tidak bisa karena biaya yang tidak ia punya,dia masuk sekolah dengan biaya yang murah.


dia tidak bisa menentang keputusan orang tuanya .


ayahnya adalah seorang karyawan bisa dengan gaji kecil sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga ,mereka harus menghemat untuk kehidupan mereka, apalagi dia punya 2 adik yang masih memerlukan uang untuk biaya sekolah.


lulus sekolah saja dia tidak melanjutkan kuliah karena alasan yang sama,dia bukan orang yang ingin menjadi beban untuk orang lain termasuk orang tuanya,dia bahkan bekerja saat sma untuk biaya sekolah,baginya selama ia bisa melakukannya sendiri maka akan ia lakukan.


masa sekolah menengah atas banyak yang terjadi padanya,dia bukanlah gadis yang pandai apalagi sekolahnya bukanlah sekolah yang bagus,dia tetap berusaha menjadi yang terbaik walaupun terkadang dia tidak bersemangat melakukannya ,dia juga mengikuti pergaulan sekolah yang bisa dibilang cukup kurang baik,mereka ada yang sering bolos ,belum lagi kenakalan sekolah,sampai aiko sadar jika dia harus bertahan di sekolah tersebut saat melihat teman-temannya banyak yang memilih untuk tidak melanjutkan sekolah mereka. aiko sebisa Mungkin untuk bertahan tanpa mengikuti mereka walaupun sulit,sampai akhirnya dilulus,tapi kelulusan itu terasa hampa karena dia tidak tahu apa yang harus ia lakukan setelah ia lulus,dia binggung karena saat sekolah menengah atas tersebut dia seakan melupakan cita-cita.


cita-cita yang ia bangun sejak kecil tidak ia lanjut lagi,dia seakan tidak ada minat.


hingga hanya berpikir untuk menjalani kehidupannya dengan baik,hingga satu tahun ia lulus perasaannya masih sama namum saat ia mencoba untuk menulis karena dia ada seorang pembaca ,dia menjadi terpacu untuk membuat ceritanya sendiri,dia awalnya iseng saja ,aiko ingin memuaskan pikiranya yang terus menerus membuat rangkaian cerita, saat ada banyak orang yang menyukai karyanya,dia semakin sering menulis banyak cerita dan dia ingin menjadi seorang penulis handal walaupun dia tahu hal itu sangat sulit untuk dirinya namum sekali lagi dia percaya jika saat kau mencoba dan berusaha mungkin saja semua itu akan terwujud.


**tbc