To My Youth

To My Youth
part 29



" Sendirian?dimana bos barumu itu? "


Aiko menatap daisuke yang ada didekatnya dengan kesal karena dia selalu saja berada disegala tempat bahkan saat ini dia sedang sendirian dia muncul lagi.


Aiko cukup kesal karena mereka sering bertemu.


" Bukan urusanmu "


Aiko tidak mau merespon daisuke lebih jauh karena dia sudah cukup kesal dengan ucapan daisuke Waktu itu,tapi daisuke terlihat biasa saja seakan hal tersebut tidak terjadi,padahal daisuke sudah menginjak harga dirinya saat mereka dikorea.


" Kau menyerah untuk menjadi seorang penulis tapi sekarang jadi seperti ini "


Daisuke mulai lagi sepertinya,aiko harus banyak-banyak bersabar menghadapi orang seperti daisuke .


" Jauh lebih baik seperti ini bukan,setidaknya aku lebih tenang "


Aiko mengatakan dengan sangat bangga karena daisuke tidak bisa menggangunya lagi atau menggangu orang-orang yang merupakan atasannya karena kalau bukan ryu mereka sangat takut dengan daisuke dan dia selalu kesulitan karenanya,aiko tidak menyesal bekerja untuk ryu walaupun nanti dia akan kembali menjadi office girl lagi.


" Apa kau merasa terlindungi saat bersama ryu ?"


Daisuke merasa aiko terlalu membanggakan ryu yang selalu melawannya.


" Iya,ryu membuat kau tidak bisa menggangguku lagi karena ryu tidak takut padamu "


Aiko kembali berujar dengan bangga ,dia ingin membuat daisuke kesal dengan kata-katanya karena daisuke tidak suka orang yang menentangnya.


" Kau hanya memanfaatkannya "


Daisuke menuduh aiko hanya memanfaatkan ryu untuk bersembunyi dari gangguannya,itulah yang daisuke simpulkan.


" Aku tidak memanfaatkannya tapi bekerja dengannya membuat aku tidak tertekan saat bekerja dengan orang-orang yang ada dibayang-bayangmu "


Aiko tentu saja berpikir untuk memanfaatkan ryu lagipula dia bekerja dengan ryu karena hal yang tidak ia sengaja jadi dia tidak ada rencana apapun yang aiko lakukan,lagipula dia sangat senang bertemu dengan


" kau pikir aku tidak bisa mengalahkan ryu ,aiko?"


Daisuke yang marah mendengar aiko membanggakan ryu,dia menantang aiko.


Aiko tidak tahu kenapa ada orang seperti daisuke yang selalu tidak ingin kalah.


" Daisuke cukup melukai orang lain atau -"


Aiko tentu saja tidak ingin daisuke melukai ryu,sebisa mungkin dia akan mencegahnya karena ryu adalah orang yang baik.


" kau mau apa?kau bisa melakukan apa?"


Daisuke bertanya tentang ancaman yang akan dilontarkan oleh aiko,daisuke ingin tahu apa yang bisa aiko lakukan untuk ryu.


" Aku akan membuat kau menyesal "


Aiko mengatakan dengan sungguh-sungguh,kalian ini dia tidak akan diam saja jika daisuke kembali menyakiti orang yang dekat dengannya,dia akan membalas kali ini,cukup sudah daisuke membuat dirinya merasa bersalah karena orang yang tidak bersalah ia sakiti.


" Jangan pernah mengancamku karena


aku tidak akan takut "


Daisuke mana mungkin takut dengan aiko karena baginya aiko bukan tandingannya,aiko harus berpikir 2 kali sebelum dia berbicara.


" kau tahu orang sepertiku juga bisa nekat "


Aiko tidak mau diremehkan oleh daisuke,walaupun dia orang dikalangan rendahan menurut daisuke tapi dia juga bisa membalas daisuke.


aiko segera naik bus yang baru saja datang.


"Ryu-sama"


Aiko Memanggil ryu,mereka saat ini sedang makan siang direstoran akamichi seperti biasanya.


" Ryu-kun ?"


Ryu menggoda aiko untuk mengubah panggilannya membuat aiko menatap ryu malu,tentu saja Karena aiko tidak pernah mendapatkan godaan dari seorang laki-laki.


Tanya yuki yang kebetulan berada disana,yuki melihat interaksi mereka jadi dia tidak tahan untuk bertanya kepada mereka.


" Kami memang berpacaran "


Ryu yang menjawab,aiko hanya diam saja,aiko bukannya tidak mau menjelaskan tapi ryu mengatakan kepadanya agar daisuke tidak menggagunya lagi dengan cara seperti itu agar tidak curiga lebih baik semua orang tahu jika mereka berpacaran.


" Apa dia menjual dirinya?"


Daisuke menatap sinis kearah ryu dan aiko yang juga makan siang disana.


ryu dan aiko tentu saja tahu tapi dia mencoba untuk tidak perduli dengan mereka.


" Kau sangat rendahan Daisuke "


Ryu berlaga seperti seorang kekasih yang marah saat kekasihnya dihina oleh orang lain,Karena itu yang harus ryu lakukan agar daisuke tidak berani menghina aiko lagi.


" Ayo pergi aiko "


Ryu menggandeng tangan aiko untuk pergi meninggalkan restoran tersebut mereka tidak mau memperpanjang perdebat yang tidak berguna dengan daisuke.


" Sebentar,aku ingin dia mendengar jika jangan memandang orang dengan rendah dan seakan ingin harta karena terkadang seseorang tidak menyukainya "


Aiko mengatakan itu agar daisuke malu karena banyak orang-orang disana,aiko ingin mereka tahu bagaimana sikap daisuke sebenarnya,aiko sudah cukup sabar selama ini tapi kali tidak akan membuka sikap asli daisuke.


" Kau harus memperbaiki dirimu itu,kau pikir dengan membuat semua orang takut padamu kau sudah hebat,kau itu tidak ada apa-apa dibandingkan dengan sebuah sampah yang akan terbuang saat semuanya hilang"


Aiko tidak perduli lagi,dia sudah muak melihat sikap daisuke,dia ingin daisuke sadar jika sikapnya sangat buruk dan mungkin saat semua kekuasan hilang harta maka daisuke bukan apa-apa.


" Kau -"


Daisuke menarik aiko agar dia tidak bicara lagi,ryu segera mengejar aiko yang ditarik paksa oleh daisuke.


" Kau marah?lalu bagaimana dengan orang yang kau hina selama ini,apa kau pikir mereka tidak marah padamu "


Aiko mengamuk didalam mobil daisuke,daisuke mengemudikan Mobilnya dengan kecepatan tinggi Karena melihat ryu yang juga mengejar mereka dibelakang.


Dia juga tidak membalas ucapan aiko Karena dia harus menambah kecepatan mobilnya.


" kenapa kau membawaku kesini?"


Tanya aiko saat melihat mereka sampai rumah daisuke.


daisuke kembali menarik tangan aiko untuk masuk kedalam kamarnya.


" kau benar-benar pacaran dengan ryu ?"


Tanya daisuke kepada aiko untuk lebih memastikan kebenaran atau hanya untuk bercanda kepada yuki.


" Tentu saja, untuk apa aku berbohong? tidak ada gunanya lagipula kau bukan siapa-siapaku kenapa juga aku harus menyakinkanmu "


Aiko mengatakan dengan sungguh-sungguh agar daisuke pecaya,aiko juga tidak boleh terlihat gugup untuk mendukung aktingnya.


" kau tahu aku tidak suka hal itu "


Daisuke menatap aiko dalam,aiko menjadi gugup melihat tatapan daisuke,apalagi jarak mereka yang begitu dekat.


Aiko mendorong daisuke untuk menjauh tapi kekuatan aiko tidak ada apa-apanya.


" Ryu tidak akan pernah bisa memilikimu,dan jangan pernah berharap kau bisa bersamanya "


Daisuke kembali berbicara kali ini dia berbisik ditelinga aiko membuat tubuhnya menjadi tegang,dia juga sangat gugup dengan posisi mereka yang sangat dekat,jika dilihat dari belakang,daisuke seperti sedang memeluk aiko.


" Tetaplah disini"


Daisuke melepaskan diri dari aiko membuat aiko menghela nafas lega,aiko menatap punggung daisuke yang menghilang dibalik pintu kamarnya.


tbc