To My Youth

To My Youth
part 13



" Aiko makananmu "


Aiko sungguh merasa tegangan sekarang ,dia datang dengan senang hati untuk bertemu dengan mereka tapi dia tidak menyangka jika dia akan bertemu dengan daisuke disana bahkan aiko merasa jika daisuke terus memandangnya.


" Aku bisa makan sendiri jika kau banyak pekerjaan "


Aiko merasa tidak enak jika kehadirannya membuat kousuke harus menemani dirinya,dia tidak masalah sendirian.


" Tidak ada "


kousuke menjelaskan agar aiko tidak perlu merasa tidak enak hati padanya.


" Makanlah "


Aiko merasa belum menyentuh makanannya sama sekali karena sibuk mengobrol dengannya.


" Kau tidak makan siang ?"


Tanya aiko karena merasa tidak enak jika dia harus makan sendirian.


" Nanti saja "


Kousuke adalah orang yang terakhir kali makan di restoran karena dia selalu mendahulukan karyawannya.


" Bagaimana dengan pekerjaanmu?"


Tanya kousuke saat melihat aiko yang Mulai makan hidangannya.


" Dangat baik "


Aiko menujukan raut wajah bahagia karena dirinya begitu senang dengan pujian dari atasannya dan juga dia mengatakan novelnya akan segera diliris beberapa minggu lagi setelah semua pencetakan selesai,mereka tidak butuh waktu yang lama karena kantor tersebut merupakan kantor yang sangat besar sangat banyak penulis terkenal yang bekerja disana,jadi untuk masalah pencetakan mereka memiliki teknologi yang cepat.


"kau sepertinya sangat senang sampai aku penasaran apa sebenarnya pekerjaanmu sekarang "


kousuke tidak tahu sampai sekarang pekerjaan aiko itu apa karena aiko tidak pernah mengatakannya,kousuke juga tidak pernah menyinggung masalah tersebut .


" Mendekatlah "


Aiko menyuruh kousuke untuk mendekat kearahnya karena dia ingin membisikkannya saja kepada kousuke karena saat ini adalah daisuke yang mungkin akan mendengar.


setelah sebentar berdekatan aiko pun mundur menandakan jika dia selesai bicara.


" wah,aku tidak menyangka kau memiliki bakat seperti itu "


kousuke sangat senang mendengar aiko bercerita tentang dirinya yang sekarang sudah menjadi penulis,aiko mengatakan kepada kousuke karena dirinya tinggal menunggu bukunya diterbitkan saja.


" Aiko apa kau ingin menambah lagi?"


Tanya yuki saat ia menghampiri meja aiko.


" aku akan kembali bekerja "


kousuke mengisyaratkan jika mereka bisa mengobrol sekarang lagipula beberapa pelanggan sudah pergi jadi tidak terlalu ramai lagi.


" Tidak ini sudah cukup "


Aiko sudah kenyang dengan satu porsi makan siang yang diberikan oleh kousuke tadi.


" Kenapa kau jarang datang kemarin?"


Ada beberapa pelayan lagi yang datang,mereka sepertinya sangat antusias dengan kehadiran aiko disana karena mereka sudah lama tidak bertemu seperti ini.


" Kau tahu pekerjaan baru harus kita bekerja dengan sangat baik"


Saat awal bekerja seseorang pasti akan menilai dirimu jadi dia harus melakukan yang terbaik tapi seterusnya juga harus seperti itu tapi diawal mungkin agak menegangkan karena mereka tidak tahu atasan mereka menyukai mereka atau tidak jadi lebih bersikap hati-hati.


" ya,aku mengerti "


Mereka mengerti maksud aiko karena mereka juga pernah merasakan hal yang seperti aiko rasakan ,tekanan diawal lebih besar.


" Tapi aku akan sering datang kesini nanti "


Aiko pikir dia bisa datang saat waktu kosong lagipula dia tidak seharian datang,mungkin untuk makan siang saja,Aiko juga berencana mengajak hana kesana untuk mentraktirnya karena berkat bantuan hana dia bisa maju.


" Aku harus pergi "


Aiko pamit pada mereka walaupun mereka terlihat sedih karena aiko sebentar disana.


" Hati-hati dijalan dan seringlah datang "


Aiko tersenyum kearah mereka semua karena mereka sangat baik padanya walaupun dia sudah tidak bekerja disana lagi.


aiko melambaikan tangannya kearah mereka semua.


Tanya kousuke saat aiko mendekati dirinya yang sekarang menjadi kasir karena karyawan yang menjaga kasir sedang istirahat untuk makan siang jadi kousuke yang menggantikan dirinya untuk bekerja.


" Iya,aku harus pulang "


Aiko menatap kousuke dengan senyuman ,aiko sebenarnya ingin berada disana cukup lama tapi dia tidak bisa karena ada daisuke,dia takut saat ia tidak pergi terlebih dahulu daisuke akan menunggunya walaupun itu hanya pemikirannya saja tapi lebih baik waspada itu adalah cara terbaik.


" Pergilah "


kousuke menyuruh aiko untuk pergi,itu bukan pengusiran tentu saja.


" Aku belum membayar "


Aiko mengeluarkan uang dari dompetnya untuk membayar makan yang ia beli.


" Tidak perlu anggap saja sebagai Ucapan selamat dariku "


Makanya kousuke menyuruh aiko untuk pergi karena dia tidak menunggu bayaran dari aiko.


" Aku tidak mau,seharusnya aku yang mentraktirmu "


Aiko langsung saja meletakkan uang diatas meja tersebut kemudian dia segera pergi agar kousuke tidak mengembalikan uangnya lagi.


" Aiko "


kousuke berlari untuk mengejar aiko,dia ingin mengembalikan uang aiko tersebut.


" Aku yang akan mentraktirmu nanti ,tunggu kabar dariku"


Aiko sudah cukup jauh walaupun dia mendengar panggil dari kousuke,dia bahkan berkata dengan cukup keras agar daisuke dapat mendengar ucapan nya.


" Sampai jumpa "


Kousuke tersenyum mendengar ucapan aiko,dia melambaikan tangannya kearah aiko.


" Apa mungkin nanti ada makan malam romantis?"


yuki dan karyawan lain menggoda kousuke karena mereka mendengar apa yang aiko katakan tadi,mereka sepertinya menyetujui jika mereka memiliki hubungan.


kousuke pergi begitu saja karena wajahnya tiba-tiba memanas mendengarnya.


" Kenapa harus bertemu dengan daisuke?"


Aiko berjalan dengan cepat menuju hatle bus karena dia tidak menyangka akan bertemu dengan daisuke disana,aiko bahkan pergi terburu-buru padahal mereka masih ingin dia disana,dia pergi untuk menghindari daisuke yang pasti akan mencarinya ,bukan terlalu percaya diri tapi dia pasti sangat kesal karena dia menghilang.


Aiko menegang saat sebuah tangan kekar memegang tangannya untuk menghentikan langkahnya,pegang tersebut kemudian menjadi tarikan,daisuke siapa lagi yang melakukannya menarik aiko menuju mobil.


" Lepaskan aku "


Aiko menarik tangan kasar walaupun pegang tersebut tidak terlepas dari daisuke,daisuke bahkan terus menarik aiko untuk ibu bersamanya.


" Aku akan berteriak "


Karena ini siang hari tentu saja membuat aiko masih bisa mencari pertolongan dari daisuke yang terus memaksanya,aiko tidak tahu apa yang daisuke mau darinya.


Saat melihat daisuke tidak merespon dengan ancamannya aiko bersiap untuk berteriak.


" Tolong-"


Cup


Terpotong,teriak aiko tertahan saat daisuke mencium bibirnya,aiko membulatkan mata tidak percaya karena daisuke merebut ciuman pertamanya.


" Apa kau masih tidak bisa diam?"


Tanya daisuke menatap aiko mengejek.


Aiko membuang muka dari daisuke karena jujur saja saat ini pipinya sedang bersemu merah.


Aiko tidak bisa menghentikannya kalau daisuke tahu dia akan semakin mengejeknya.


Dengan cepat daisuke mendorong aiko untuk masuk kedalam mobilnya,daisuke berlari menuju kursi kemudi,setelah masuk dia langsung menguncinya agar aiko tidak bisa kabur darinya.


" Kau mau kabur kemana lagi?"


Tanya daisuke sambil mulai menjalankan mobilnya kejalan raya,dia sepertinya sekarang sangat senang karena dia berhasil menangkap aiko yang ia cari selama ini ,dan dia tidak akan melepaskannya kali ini.


aiko pasrah karena dia tidak akan bisa keluar dari mobil tersebut.


**tbc