To My Youth

To My Youth
part 12



Aiko menatap pemandangan dari jendela kamarnya,dia sudah cukup lama tidak keluar dari apartemennya dan tidak ada keinginan aiko untuk keluar juga,dia lebih menikmati waktunya tersebut,inilah yang dari dulu


aiko inginkan berada disatu ruangan dengan semuanya lengkap dan tidak melihat dunia luar,dia hanya fokus pada dirinya sendiri dan tentu saja menulis .


Bahkan sudah satu bulan,sangat tidak terasa bagi aiko,dia bahkan sudah menyelesaikan satu novelnya dan akan diserahkan kepada kantor penerbitan,dia akan pergi hari ini.


Aiko Kemudian bersiap-siap untuk pergi ,dia membawa tas untuk membawa barang-barangnya setelah itu dia kemudian memakai sepatu lalu keluar apartemen.


Aiko menggunakan lift untuk sampai dilantai bawah apartemen tersebut.


Aiko tidak sabar untuk memberikan file novelnya karena setelah direvisi nanti baru akan dicetak kemudian akan di pasarkan ketoko buku di berbagai tempat.


" Aiko "


Sapa hana setelah sekian lama dia tidak melihat aiko,aiko tersenyum kearah hana.


" Hana-nee "


Sapanya,panggilan aiko juga berubah untuk hana karena hana menyuruhnya memanggil seperti itu agar mereka lebih dekat ,mereka tidak secanggung dulu.


" Kau pasti sangat nyaman dengan tempatnya hingga tidak berniat untuk keluar "


Hana mengomentari aiko yang mereka pantau dari pihak apartemen yang tidak pernah keluar darisana ,dia terlihat sangat fokus mengerjakan tugasnya tapi hana tidak melihat raut wajah tertekan ,dia malah terlihat sangat bahagia,makanya mereka mencari orang yang sangat mengemari profesi mereka agar mereka tidak tertekan dan mengeluh jika disuruh mengerjakannya karena mereka melakukan semuanya dengan senang hati.


" Iya "


Aiko terlihat malu saat hana mengatakan hal tersebut kepadanya,dia senang sampai tidak mau keluar apartemen.


" Masuklah"


Hana sebagai pihak dari kantorlah yang selain menjemput para pekerja mereka,hana memang ditugaskan untuk mengawasi mereka dan melihat hasil kerja mereka mungkin bisa dibilang kerja hana cukup santai juga.


" Daisuke-sama siang ini anda ada pertemuan dengan klien di restoran "


Sekretaris tersebut mengatakan jadwal daisuke untuk hari,hal yang penting tentu saja harus ia Siapkan jadi dia bertanya kepada daisuke agar bisa memberikan saran.


" Pilih restoran akamichi saja "


Entah tidak tahu mengapa daisuke menyebutkan nama restoran tersebut padahal daisuke sangat jarang memesan lagi tapi dia sering datang untuk sarapan pagi saja,Daisuke masih menyelidiki tentang aiko walaupun dia memiliki nomor handphone aiko tapi nomor tersebut selalu tidak bisa dihubungi,daisuke sempat berpikir jika kousuke membohonginya tapi nyatanya kousuke juga tidak bisa menghubungi aiko.


" Baik ".


Sekretaris tersebut segera pergi untuk menyiapkan semuanya,dia harus memesan satu meja khusus untuk daisuke.


" Bukankah ini awal yang bagus aiko "


Hana memuji aiko yang berhasil dikarya pertamanya saat aiko dipuji oleh pemilik kantor yang sangat senang karya aiko.


" Aku senang sekali "


Aiko tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia karena berhasil ditahap awal karena tahapan akhirnya adalah pembaca.


" Kau akan langsung pulang?"


Tanya hana karena aiko tidak harus bekerja dikantor dia miliki walaupun santai walaupun aiko tidak mau bersantai,dia terus melakukan pekerjaannya.


" Aku mau pergi kesuatu tempat untuk makan siang "


Aiko memikirkan rencana untuk pergi kesuatu tempat yang ingin ia kunjungi saat ini.


tempat yang sudah lama tidak Ia lihat.


" Apa dengan kekasihmu?"


Hana menggoda aiko ,hana tidak pernah tahu hubungan pribadi aiko tapi yang ia lihat Aiko tidak terlalu memusingkannya bahkan selama dia membuat novel aiko bicara kepadanya agar hana tidak menelponnya karena dia mematikan handphonenya agar fokus ,apa mungkin dia melakukan hal tersebut kepada kekasihnya karena kebanyakan laki-laki tidak mau diabaikan oleh kekasih mereka atau mungkin ada orang yang sangat pengertian seperti itu.


" Aku tidak punya kekasih hana-nee "


Aiko langsung saja menjelaskan kepada hana agar dia tidak salah paham,aiko belum memikirkan dirinya untuk memiliki kekasih.


" Pergilah "


Hana tidak mau menahan aiko terlalu lama untuk mengobrol dengan dirinya.


" Sampai jumpa "


Aiko pergi meninggalkan hana kali ini dia akan kembali menggunakan bus,aiko tidak enak terus merepotkan hana.


" Silakan duduk "


" Hm ".


Daisuke dan kliennya segera duduk,suasana di restoran tersebut cukup ramai karena semenjak rumor tersebut beredar ada yang percaya dan ada juga yang tidak tapi mereka banyak yang mengganggap hal tersebut sebagai angin lalu karena Sudah lama tidak ada beritanya lagi jadi tidak terlalu berpengaruh lagi.


" Pesan seperti biasa "


Ujar sekretaris daisuke yang tentu saja menemani daisuke saat ia menemui klien.


" Baik"


Yuki segera pergi untuk menyiapkan pesanan tersebut.


Daisuke kemudian terlihat mengobrol dengan klien tersebut sambil menunggu pesanan datang,mereka juga tidak memiliki waktu yang banyak karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing.


" Wah,sudah lama sekali aku tidak kesini "


Aiko berdiri didepan restoran akamichi,dimana lagi tujuannya kalau tidak kesini,dia cukup rindu dengan suasana restoran tersebut.


" Bagaimana kondisi mereka?aku sangat penasaran "


Aiko tidak sabar untuk bertemu dengan mereka semua karena cukup lama dia tidak datang walaupun hanya satu bulan tapi tetap saja terasa lama baginya.


Aiko berjalan menuju pintu masuk.


kret


Aiko mendorong pintu agar dia bisa masuk kedalam restoran.


" Selamat datang-"


sapa hangat pelayan yang kebetulan dekat dengan pintu masuk ,mereka sebisa mungkin untuk menyapa karena tidak ada karyawan ditugaskan untuk menyambut tamu tentu saja itu hanya akan membuang uang saja.


" Aiko "


pelayan tersebut sangat terkejut saat melihat kehadiran aiko disana,aiko melemparkan senyuman kepada pelayan tersebut,sedangkan yang lain mendengar Ucapan pelayan tadi yang cukup besar karena dia kaget melihat kehadiran aiko disana langsung menatap aiko.


" Apa kabarmu?"


kousuke datang menghampiri aiko,sedangkan pelayan tadi segera pergi Meninggalkan mereka karena dia masih ada pekerjaan.


" Baik,dan sepertinya disini sudah mulai membaik "


Aiko sangat senang melihat restoran yang sekarang menjadi ramai kembali setelah sempat sepi,aiko merasa bahagia karena keputusan yang ia ambil waktu itu sangat tepat ,dia tidak menyesali semua.


" kau datang untuk makan Siang?"


Tanya kousuke,atau mungkin ada urusan lain,kousuke tidak tahu hal itu jadi dilangsung saja bertanya kepada aiko.


" um,beri aku makan yang paling enak "


Aiko terlihat sangat bahagia sekali bisa makan sebagai tamu disana kalau dulu dia datang untuk melayani.


" Duduklah,yuki akan menyiapkannya untukmu "


Aiko tersenyum menuju meja kosong yang tersedia sedangkan kousuke kembali bertugas untuk menerima pesan seperti biasa.


Aiko menatap kesekililing restoran tersebut,tidak ada yang berubah saat terakhir kali ia berhenti bekerja,dia melihat teman-temannya sebagai pelayan dulu terlihat sangat sibuk melayani pelanggan .


saat melihat yuki yang terlihat kesusahan membawa banyak makan membuat aiko berdiri dan membantunya.


" Duduklah kau tamu hari ini "


Yuki mengomentari aiko yang membantunya.


" Aku masih keluarga di restoran ini "


Yuki tersebut mendengar Ucapan aiko yang walaupun tertutup tentang kehidupan pribadinya tapi di sebenarnya orang yang sangat hangat dan baik.


"Untuk meja disana "


Aiko segera mengikuti yuki.


Aiko terdiam saat menatap orang yang memesan makanan tersebut,daisuke.


daisuke menatap aiko datar,mereka sekarang saling bertukar pandang satu sama lain seakan tercipta suasana hanya mereka berdua saja disana.


**tbc