
" Inilah awal yang baru "
Aiko menatap tempat tinggalnya sekarang ,dia pisah dengan orang tuanya untuk memulai mewujudkan mimpi yang ia tidak duga menjadi Kenyataan,dia sampai sekarang bahkan tidak percaya jika semuanya menjadi Kenyataan.
" Aiko "
Panggil dari hana yang mengantarkannya kesana membuat aiko menoleh,dia menatapnya bertanya.
" Iya "
Aiko menunggu kira-kira apa yang akan hana katakan kepadanya.
" Bagaimana tempatnya?"
Hana menanyakan tempat tinggal baru yang akan ditempati oleh aiko sekarang Karena tempat tersebut didesain khusus untuk para penulis yang sangat jauh dari kata dunia luar,mereka lebih suka menghabiskan waktu dalam satu ruangan ,apalagi dengan keadaan yang mereka tidak perlu kemana-mana lagi,mereka sangat suka hal tersebut.
" Sangat cocok untuk menulis "
Aiko menjawab kepuasannya apalagi dengan pemandangan yang sangat ia sukai,yaitu melihat dari ketinggian dengan Suasana sangat menenangkan.
" Selamat Bekerja kalau begitu "
Aiko akan mulai bekerja saat semuanya selesai
" Iya,sampai jumpa "
Aiko melambaikan tangan kearah hana yang terlihat mau pergi dari kamarnya.
Setelah itu dia kembali melanjutkan pekerjaannya meletakkan barang-barangnya.
" Setidaknya aku tidak perlu melihat wajah daisuke lagi "
Aiko sangat bahagia karena dia tidak akan keluar apartemen dengan waktu yang lama karena dia tidak memerlukan hal tersebut,dia tidak berkerja diluar dan untuk makanan dia sudah disiapkan mungkin cukup 1 bulan jadi sekarang sangat jarang berada diluar apartemen.
" Tapi bagaimana dengan mereka sekarang?"
Aiko kepikiran tentang kousuke dan teman-temannya disana,apa mungkin daisuke masih menganggu mereka aiko tidak tahu tentang hal itu,dia berpikir untuk menghubungi mereka.
" Aku akan menghubungi mereka nanti "
Tapi nanti karena pekerjaannya masih banyak sekali jadi tidak mungkin dia menghubungi mereka sekarang.
Tok tok tok
terdengar suara ketukan pintu membuat daisuke menghentikan kegiatan kerjanya.
" Masuk "
Jawaban tapi dia kembali melakukan pekerjaannya karena yang datang hal tersebut tidak penting .
" Permisi,pesanan anda "
Yuki datang membawa makan dimeja daisuke,daisuke menatap yuki.
" saya tidak memesan apapun "
sejak kepergian aiko daisuke tidak memesan disana,daisuke sedang mencari aiko ,dia tidak berniat memesan makan disana jadi dia heran kenapa mereka bisa datang kesana.
" Tapi ada yang memesan makan siang atas nama anda "
Yuki jadi bingung sekarang karena sebelum mereka datang tentu saja ada yang menelpon mereka tidak berani mengantarkannya.
" Hn "
Daisuke memberikan uang kepada yuki untuk pesanannya,Daisuke tahu jika sekretarisnya yang pasti menelponnya.
" Apa kau tidak tahu kabar aiko sekarang?"
Daisuke sekarang bertanya kepada yuki,dia sepertinya sangat penasaran lagipula dia belum mendapatkan kabar tentang aiko,daisuke tidak akan melepaskan aiko begitu saja karena aiko yang berani melawannya.
" Dia tidak menghubungi aku,tidak tahu kalau kousuke-sama "
Yuki tidak mengetahui kabar tentang aiko karena dia tidak pernah berkomunikasi lewat handphone,dia hanya berbicara saat bekerja saja.
" Apa mereka cukup dekat?"
Daisuke terlihat penasaran tentang hubungan kousuke dan aiko yang mengetahui kabar aiko,tidak seperti karyawan dan bosnya.
" Ya,begitulah "
Yuki tidak tahu seberapa dekat hubungan mereka ,dia hanya tahu mereka sering mengobrol bersama.
" Apa kau punya nomor handphone aiko?aku ada urusan yang belum selesai dengannya "
Daisuke langsung mengatakan inti dari pembicaraan ini,dia ingin mendapatkan informasi tentang aiko.
" Kami jarang berkomunikasi jadi tidak punya nomor handphonenya "
sudah dibilang yuki jika mereka tidak pernah berkomunikasi lewat telpon.
" Sangat aneh "
" Aiko bukan orang terbuka dalam urusan kehidupannya,dia tidak pernah bercerita apapun atau kami pergi bersama,dia juga pribadi yang tertutup "
yuki menjelaskan bagaimana aiko sebenarnya,aiko memang orang yang seperti itu,dia seakan sangat fokus kepada dirinya sendiri tapi saat bertemu dengan orang yang cukup lama ia kenal dia akan banyak berkomunikasi tapi tidak dengan membicarakan kehidupan mereka,mereka lebih berkomunikasi tentang keseharian mereka.
" Kau boleh pergi "
Daisuke pikir percuma jika yuki juga tidak tahu apa-apa,dia tidak punya harapan untuk mendapatkan pentunjuk untuk menemukan aiko.
yuki segera pergi saat diperintahkan oleh daisuke.
" Wah,pagi yang baru "
Aiko bangun dengan begitu semangat karena pagi yang baru dengan suasana yang baru dan kegiatan yang baru akan segera dimulai.
Aiko menuju jendela untuk membuka tirai terlebih dahulu agar matahari dapat masuk kedalam kamarnya,setelah itu aiko masuk kedalam kamar mandi untuk memulai ritual paginya.
" Selamat pagi daisuke-san "
kousuke menyapa daisuke yang datang ke restoran mereka setelah beberapa hari tidak datang kesana.
" Bagaimana kabar restoranmu?"
Daisuke menanyakan kabar tentang restoran kousuke yang dalam masalah.
" Masih belum membaik "
kousuke menghela nafas pasrah saat melihat keadaan restoran yang tidak ramai seperti pagi ini hanya ada daisuke,biasa banyak orang yang sarapan disana.
" Mungkin aku bisa membantumu? "
Daisuke menawarkan bantuan kepada kousuke,tentu daisuke pasti punya motif dibalik itu semua.
" Tidak perlu kami tidak ingin dianggap memanfaatkan anda "
Kousuke menolak dengan halus daisuke,cukup masalah yang ada di restorannya dia tidak mau menambahkannya lagi.
" Hn "
Daisuke tidak melanjutkan penawarannya saat mendengar penolakan dari kousuke.
" Bagaimana dengan aiko sepertinya dia pergi karena keadaan seperti ini?"
Daisuke mulai mengungkit masalah aiko yang berhenti,daisuke sepertinya ingin mendengar langsung dari kousuke tentang aiko yang berhenti bekerja.
" Tidak ,dia ingin mengejar impiannya "
Kousuke tidak ingin aiko dianggap meninggalkan mereka saat dalam keadaan susah seperti ini.
" Apa itu sungguh-sungguh atau hanya bohong?"
Daisuke ingin mengoyahkan kousuke sepertinya yang sangat percaya dengan alasan aiko meninggalkan mereka semua.
" Aiko tidak pernah berbohong "
kousuke sangat tahu bagaimana aiko yang tidak pernah berbohong selama bekerja padanya.
" Ah,kau lebih kenal dia daripada aku "
daisuke tahu sekarang bagaimana kousuke mengenal aiko dengan baik.
" Tapi setidaknya dia memberikan dukungan pada kalian "
daisuke tidak berhenti sepertinya ,entah tidak tahu kenapa Daisuke sepertinya ingin menjelekkan aiko dihadapan kousuke..
" Dia menghubungiku semalam dan menanyakan kabar kami "
Kousuke mengatakan kalau aiko jika menghubungi mereka untuk mendukung mereka dan membantah semua tuduhan daisuke tentang aiko.
inilah yang ingin daisuke ketahui ,dia sengaja memancing kousuke.
" apa kau punya nomor handphonenya?"
kalau menghubungi berarti aiko menggunakan handphone.
" iya "
" apa aku boleh meminta nomor handphonenya karena aku masih ada urusan dengannya ?"
Daisuke langsung saja melancarkan ucapannya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.
" baiklah "
Daisuke senang karena kousuke tidak banyak bertanya jadi dia tidak perlu berbohong lebih jauh lagi.
**tbc
"