
"Permisi saya ingin melamar kerja "
Aiko bertanya kepada pemilik ketoko tersebut mungkin saja ada lowongan pekerjaan,aiko tidak akan menunggu terlalu lama Karena dia harus segera mendapatkan uang untuk biaya hidup kalau ia hanya mengandalkan sisa uang yang ia miliki itu tidak akan berguna baginya.
" Maaf kami tidak membutuh karyawan sekarang "
Pemilik toko tersebut menolak aiko dengan sopan Karena mereka tidak memiliki lowongan pekerjaan sekarang.
" Terimakasih "
Aiko pergi tidak mungkin dia memaksan orang tersebut untuk menerimanya bekerja disana.
" Nyatanya akan tetap berakhir sama "
.
Aiko terlihat sangat lelah karena sudah berkeliling tapi tidak juga mendapat pekerjaan,walaupun pekerjaan kecil sangat Sulit baginya.
" Aku tidak boleh jatuh dalam luka,aku harus semangat "
Aiko kembali bersemangat walaupun hari sudah Sore,dia tidak boleh menyerah hanya karena belum mendapatkan pekerjaan.
" Kosuke "
Aiko jadi ingat kosuke yang mungkin bisa membantunya untuk mendapatkan pekerjaan atau mungkin ia kembali bekerja di restorannya.
" Aku tidak mau merepotkannya "
Aiko tiba-tiba membuang pemikirannya tentang hal tersebut karena tidak mau menyusahkan daisuke tentang dirinya yang baru saja gagal itu dia harus bisa bangkit sekarang.
" Lebih baik aku pulang ,besok cari lagi "
Aiko memutuskan untuk pulang karena dia sudah cukup lelah karena ia tidak tidur sejak semalam,dia akan pulang makan malam kemudian istirahat untuk mengisi energinya yang terkuras seharian ini.
Aiko berjalan menuju rumahnya ,dia melihat pemilik tempat tersebut sedang duduk didepan rumah tersebut.
" Kau sedang mencari kerja?"
Tanyanya sebelum aiko menyapa untuknya.
" Iya oba-san "
Aiko sejenak mendekat tidak enak jika langsung pergi begitu saja ,apalagi dia adalah penghuni baru disana.
" Sangat sulit memang sekarang mencari kerja "
Bibi tersebut menghibur aiko yang terlihat lelah karena pergi seharian ini,bagaimana bibi itu bisa tahu jika aiko sedang mencari kerja itu karena biasanya orang-orang yang tinggal di tempatnya selalu orang yang sedang mencari kerja dan butuh tempat tinggal yang murah.
" Iya Aku tahu oba-san "
Tidak perlu diberitahu aiko sendiri sudah merasakannya sekarang ,dari dulu juga sama kalau tidak bekerja dengan kosuke mungkin dia tetap menjadi pengangguran sampai sekarang.
" Aku masuk dulu oba-san "
Aiko pamit kepada bibi tersebut untuk segera naik karena dia butuh istirahat sekarang.
Bibi tersebut menggangukkan kepalanya tanda mengerti ,aiko kemudian meninggalkan bibi tersebut untuk segera pergi darisana.
"Selamat malam Uchida daisuke "
Sapa pemilik kantor tempat aiko dulu bekerja,daisuke datang karena urusan yang harus ia kerjakan sekarang.
dia harus menyelesaikan masalah investasi mereka.
" kau memecatnya?"
Tanya daisuke tanpa basa-basi,dia hanya mendengar rumor saja jika aiko pergi sebelum dia pecat tapi dia ingin mendengar penjelasan langsung dari mantan atasan aiko tersebut untuk lebih yakin .
" Aku tidak berniat tapi dia sadar diri dengan keadaannya "
Belum sempat memecat aiko ,dia sudah mendapatkan kabar jika aiko pergi meninggalkan apartemen tersebut,mungkin karena dia tidak bisa menyelesaikan masalahnya dengan daisuke jadi dia tidak malu jadi langsung pergi begitu saja.
" Aku akan menaruh kembali investasi jika dia kembali bekerja disini "
Daisuke hanya mengatakan itu saja,dia secara tidak langsung menyuruh pemilik kantor tersebut untuk kembali memperkerjakan aiko disana kembali dengan begitu dia akan kembali menaruh uangnya.
" Iya daisuke-san "
Apalagi yang bisa ia lakukan selain pasrah,aiko sudah pergi dia harus mencari investor baru yang uangnya tidak sebanyak Daisuke.
" Kau mau pergi?"
Tanya pemilik tempat tinggal aiko saat melihat aiko yang sudah bersiap untuk pergi mencari kerja lagi,dia sudah cukup istirahat semalaman sekarang ,dia harus kembali bersemangat.
" Iya oba-san "
" Hati-hati "
" Hn "
Aiko melangkah pergi walaupun tanpa tujuan aiko akan tetap berjalan sambil melihat-lihat kalau saja ada lowongan pekerjaan untuk dirinya saat ini.
aiko terus berjalan melewati pertokoan ada yang sudah buka ada juga sebagian belum hingga aiko berhenti disebuah perkantoran ,dia melihat didekat gerbang besar tersebut ada sebuah kertas terpajang yang mengatakan sedang mencari seorang office boy ataupun office girl.
aiko tertarik karena pekerjaan apapun akan aiko lakukan lagipula kalau jadi office girl disebuah perkantoran besar seperti ini pasti gajinya lumayan,aiko membaca semua syaratan dan peraturan yang tertera disana.
Tin Tin tin
Suara klakson mobil membuat aiko kaget karena dia sedang fokus membaca.
Aiko menatap mobil yang ada dibelakangnya tersebut,aiko sebenarnya tidak berada ditengah jalan hanya sedikit saja tapi jadi masalah sepertinya.
" Bisakah kau menyingkir ?"
Ujar laki-laki tersebut dari jendela mobil yang ia buka agar aiko dapat mendengar jika dia menyuruhnya untuk menyingkir.
Aiko segera melakukannya agar mobil itu bisa lewat,gerbang itu pun otomatis terbuka padahal tadi tertutup,mungkin gerbang itu dapat mendeteksi mobil,entahlah aiko tidak tahu.
" Maaf "
Ujar aiko saat melihat mobil tersebut berhenti didekat masih dengan jendela yang terbuka,aiko harus bersikap baik karena dia akan melamar kerja disana kalau cari masalah bisa tidak jadi kerja nanti.
Dia harus sabar dulu sekarang.
mobil tersebut masuk kedalam,aiko melanjutkan membacanya karena belum selesai setelah itu baru dia nanti akan segera melamar disana.
Mobil terpakir didepan pintu masuk kantor sangat pemilik pun segera keluar dari mobilnya ,dia kemudian berjalan.
" Anda mau kemana ryu-sama?"
Tanya bodyguard laki-laki yang memiliki nama ryu tersebut,dia terlihat bukan masuk kedalam kantor malah menuju pintu gerbang.
" Aku ingin kesana sebentar "
Ujar ryu kemudian mendekati aiko yang masih berdiri disana,aiko terlihat tidak menyadari bahwa ryu mendekatinya.
" Apa yang kau lihat?"
Lagi-lagi aiko terkejut karena ryu,apalagi jarak wajah ryu yang dekat,dia juga ikut melihat apa yang aiko lihat.
Aiko segera menjauh diri dari ryu karena tidak nyaman dengan posisi
mereka.
" Apa kau ingin mencuri?"
Saat tidak mendapatkan jawaban dari aiko ryu malah menuduh aiko ingin mencuri disana.
aiko menatap ryu kesal.
" Ayolah ,aku hanya ingin melihat pengumuman ini saja "
Aiko menjelaskan dengan kesal,dia membantah jika dia ingin mencuri hanya karena berdiri lama dan melihat pengumuman saja ,ia dituduh mencuri.
" Kau tertarik untuk menjadi office girl? "
Tanya ryu, membuat aiko menatapnya penuh harapan, mungkin ryu bisa membantunya untuk bekerja disana mungkin dia punya jabatan yang cukup tinggi.
" Ya,aku sedang mencari pekerjaan "
Aiko mengatakan dengan sungguh-sungguh agar ryu melihat bahwa ia tidak main-main ,dia terlihat sangat semangat untuk bekerja.
" Aku terima dan sekarang juga bisa bekerja "
Ucapan ryu membuat aiko menatapnya tidak percaya jika disekarang mendapatkan pekerjaan.
" Kau serius?"
Tanya aiko menyakinkan takut ia hanya kena kerjai saja.
" Hn "
Ryu menarik tangan aiko untuk masuk kedalam area kantor.
tbc