To My Youth

To My Youth
part 28



" Apa kau sangat ingin berada disini?"


Tanya ryu kepada aiko saat mereka sedang menikmati malam di jalan seoul yang begitu ramai ,Jalan ramai didominasi oleh para remaja, ada juga anak-anak yang baru pulang sekolah mereka biasanya melakukan pelajaran tambahan.


" Iya,aku sangat ingin mengunjungi Seoul "


Aiko sangat ingin menikmati malam seperti itu,dulu dia hanya melihatnya didrama yang ia tonton saja sekarang ia bisa merasakannya sendiri.


" Sekarang terwujud bukan?"


Ryu menatap aiko yang terlihat sangat antusias dengan perjalanan mereka sekarang.


" Hn "


Aiko tidak henti-hentinya tersenyum kearah ryu,kalian juga pasti akan sangat bahagia jika impian kalian terwujud.


"Ayo kita kesana,ryu-sama "


Aiko menarik tangan ryu tanpa ada perasaan canggung atau mungkin aiko tidak sadar Karena terlalu senang dengan apa yang terjadi padanya.


Aiko membeli beberapa makanan,dia juga menikmati es krim malam hari.


" Ryu-sama,untuk anda "


Aiko memberikan satu gelang yang ia beli,satu untuk dirinya dan satunya untuk ryu,mereka membeli gelang untuk pasangan,aiko memberikan itu untuk ucapan terimakasih kepada ryu yang sudah membuat ia datang ke Korea tempat yang ia datangi selama ini tapi uangnya tidak cukup.


Mereka pun kembali berjalan-jalan untuk menikmati kembali berbagai makan terutama aiko yang terlihat sangat antusias.


" Aku harus cari toilet dulu "


Ryu ingin pergi ke toilet mungkin karena dia terlalu banyak mencoba minuman membuat ia harus pergi ke toilet untuk buang air kecil.


" Aku akan menunggu disini "


Aiko pun berdiri disana,dia melihat pemandangan diluar disekitarnya,aiko sambil memakan es krimnya.


" Apa sekarang kau sedang mendekati ryu untuk balas dendam?"


Tiba-tiba daisuke datang menghampiri aiko,aiko menatap daisuke sekilas .


" Apa maksudmu?"


Tanya aiko tentu saja marah mendengar Ucapan daisuke kepadanya,dia tahu maksud ucapan daisuke yang menuduhnya ingin membalas dengan menggunakan ryu.


" Jangan pura-pura bodoh aiko "


Daisuke menanggapi ucapan aiko dengan sinis karena sikapnya yang pura-pura tidak tahu padahal sangat jelas dia tahu apa yang terjadi.


" Aku tidak tahu apa maksudmu "


Aiko membalas ucapan daisuke dengan ketus karena daisuke selalu saja berpikiran negatif kepada dirinya.


" Bohong sekali "


Mendengar daisuke yang terus memojokkannya membuat aiko menatap kearah daisuke ,dia sungguh-sungguh kesal sekarang dengan daisuke.


" Terserah, apa katamu yang terpenting aku tidak melakukannya "


Aiko tidak mau meladeni daisuke karena baginya tidak ada gunanya karena hanya akan membuat ia merasakan kesal saja jadi untuk apa,lebih baik ia memilih untuk pergi darisana.


" Lepaskan "


Daisuke tidak membiarkan aiko pergi begitu saja ,dia belum puas mengganggu aiko sepertinya.


" Aku tidak akan melepaskanmu "


Daisuke menatap aiko tajam,dia mengeratkan pegangannya pada aiko.


Aiko terus mencoba untuk menarik tangannya tapi daisuke malah menarik aiko untuk ikutnya pergi darisana.


" kau mau membawaku kemana?"


Aiko bertanya dengan marah karena daisuke terus memaksanya membuat ia tidak nyaman,daisuke bertindak sesuka hatinya seakan dia berhak atas semua kehidupan semua orang-orang.


" Aiko "


" Lepaskan dia "


Ryu meminta daisuke untuk melepaskan pegangannya pada aiko yang terlihat tidak mau ikut dengan daisuke tapi daisuke memaksa.


" kau siapa berani memerintahku?"


Daisuke sudah melupakan kerja sama mereka antar perusahaan hingga ia bisa bekata dengan kasar kepada ryu kalau ryu sebenarnya wajar saja membela aiko karena dia adalah bawahannya dan juga aiko datang bersamanya jadi aiko adalah tanggungjawabnya juga jadi daisuke tidak bisa berbuat seenaknya terhadap bawahannya dia yang atasan saja tidak berbuat kasar kepada aiko sedangkan daisuke berani.


" Ayo pulang "


Ryu menyentakan tangan daisuke dengan kasar agar pegang tersebut terlepas dan aiko bisa bebas dari daisuke.


Saat terlepas ryu menarik aiko untuk pulang kehotel.


" Apa ini hubungan antara atasan dan bawahan?"


Ucapan daisuke membuat ryu menghentikan langkahnya begitu juga dengan aiko,mereka menatap daisuke yang menatap mereka meremehkan.


" Kami berniat lebih ,ada masalah daisuke-san ?"


Ryu sekarang memancing daisuke sepertinya dengan kata-kata ambigu tapi cukup membuat daisuke mengerti artinya ,ryu sengaja ingin membuat daisuke marah,ryu tidak tahu apa sebenarnya yang daisuke inginkan dari aiko,dia selalu saja mencari masalah dengan aiko,dia juga membuat aiko kesulitan dan dimana ada aiko maka daisuke berada disana,dia sepertinya mengikuti aiko.


"Orang dari kalangan bawah?"


Daisuke menghina aiko tentu saja,dia sebenarnya ingin menjelek ryu tapi aiko yang mendengarnya menjadi marah hanya karena dia dari kalangan bawah bukan berarti daisuke bisa menghina seperti itu,dia juga punya harga diri baginya harta tidaklah penting sama sekali,mungkin orang seperti daisuke yang memandang seperti itu.


" Apa aku terlihat perduli?karena kau harus tahu aku memiliki segalanya aku tidak perlu apapun lagi selain cinta "


Ryu mendahului aiko saat ia mau berbicara,ryu sekarang tersenyum tidak masalah dengan derajat aiko ,bagi ryu dia sudah memiliki segalanya,aiko tidak tahu itu bohong atau benar tapi satu hal yang aiko tahu ryu memang bukan tipe orang seperti daisuke yang suka merendahkan orang lain,dia orang yang sangat baik walaupun dia sangat kaya.


"Cinta?"


Daisuke kembali mengejek ryu yang terdengar sangat naif tentang cinta,seakan dia tidak memerlukan apapun saat ia mendapatkan cinta,cinta itu adalah perasaan semu yang membuat seseorang bisa melakukan apapun,mungkin seperti itulah ryu.


" Kau hanya akan malu"


Daisuke memperingati ryu yang akan malu jika berpacaran dengan aiko.


Aiko bergerak maju satu langkah dia benar-benar geram dengan ucapan daisuke.


Ryu lebih dahulu maju menghalangi aiko yang mendekati daisuke ,dia takut daisuke menyakiti aiko.


" Aku bukan orang yang perduli dengan pendapat orang lain ".


Ryu memang orang seperti itu tidak perduli kau mau berkata apa,sama halnya seperti aiko yang mempunyai sikap sama seperti aiko.


aiko menatap daisuke merekakan sekarang.


" Ayo pergi aiko "


Ryu menarik aiko untuk pergi dan tidak meladeni daisuke lagi.


daisuke membuang nafas kasar saat ryu terus melawannya.


" Terimakasih ryu-sama "


Aiko sangat berterimakasih kepada ryu yang membuat daisuke tidak lagi memandangnya rendah ,kalau tidak ada ryu mungkin dia sudah habis dihina oleh daisuke.


" Sudah seharusnya "


Ryu rasa apa yang ia lakukan kepada aiko tidak perlu mendapatkan ucapan terimakasih lagipula daisuke memang sangat keterlaluan sekali.


" Lupakan ucapan dia,walaupun kau tidak kaya tapi kau sangat berbeda "


Ryu tidak ingin aiko terpengaruh oleh ucapan daisuke.


Aiko melemparkan senyuman kepada ryu tanda dia tidak akan memikirkan ucapan daisuke.


Mereka kemudian masuk kedalam mobil untuk pulang.


tbc.