To My Youth

To My Youth
part 18



"Dimana daisuke-san ?"


Tanya aiko saat ini ia sedang berada didepan rumah daisuke Karena daisuke tidak bisa masuk kerja Karena Sakit dan aiko disuruh datang ,aiko sudah menolak dengan alasan dia akan mewawancari daisuke nanti,dia bisa melakukannya pada yang lain dulu tapi daisuke tetaplah daisuke dia memaksanya untuk datang kesana.


" Silakan masuk nona "


Aiko dipersilakan masuk oleh pelayan daisuke ,aiko pun masuk kedalam rumah yang sangat mewah tersebut.


aiko mengikuti pelayan yang membawanya menuju daisuke.


" Daisuke-sama ada didalam "


Ujarnya kepada aiko untuk masuk kedalam ruangan yang ada Didepannya.


" Terimakasih "


Setelah itu pelayan tersebut pergi meninggalkan aiko yang menghela nafas sebelum masuk kedalam kamar daisuke.


" tok tok tok "


Aiko mengetuk Pintu agar daisuke mengizinkannya masuk Karena aiko tidak mungkin langsung masuk begitu saja,dia tidak tahu apa yang sedang terjadi didalam dan dia juga punya sopan santun.


" Masuk "


Saat mendengar suara daisuke barulah aiko membuka pintu Kamar tersebut.


saat aiko masuk ruangan yang begitu luas tergambar dimata aiko,ruangan tersebut terkesan sangat elegan dan mewah Karena barang-barang yang mahal itu.


" Apa kau benar-benar sakit?"


Tanya aiko menyudahi menatap pemandangan Kamar daisuke ,dia mendekati daisuke yang sedang terbaring diranjangnya dengan selimut yang separuh menutupi tubuhnya.


" Apa aku terlihat berbohong?"


Jawab daisuke dengan perasaan kesal Karena aiko menuduhnya berbohong.Aiko ingin tertawa Karena biasanya daisuke yang akan menindasnya sekarang terbalik.


" seperti itu "


Aiko ingin daisuke tahu bagaimana dirinya sebenarnya dimatanya seseorang orang yang penuh kebohongan dan suka menipu.


" Aku benar-benar sakit "


Daisuke tidak memperdulikan ucapan Aiko yang mengatakan jika dia berbohong Karena dia sekarang benar-benar sakit mau percaya atau tidak itu urusan aiko.


" Jadi bagaimana bisa aku melakukannya jika kau sakit?"


Dia tidak mungkin melakukan jika daisuke jika pun bisa daisuke pasti akan melakukannya lambat .


" Aku tidak masalah,lakukan saja "


Daisuke tidak masalah dengan pekerjaan aiko dia merasa mampu melakukannya ,dia hanya demam saja walaupun kepalanya cukup sakit.


" kau belum makan siang?"


Tanya aiko saat melihat semangkuk bubur yang masih utuh diatas meja.


daisuke sepertinya belum memakannya sama sekali.


" Aku tidak selera "


Daisuke mengatakan alasan dia tidak memakai bubur tersebut,orang sakit memang selalu seperti itu.


" kau akan semakin sakit dan menyusahkan pelayanmu "


Aiko menegur daisuke yang tidak mau makan,aiko tidak tahu dimana orang tua daisuke yang seharusnya menjaga anaknya saat sakit dan malah pelayan yang direpotkan oleh daisuke sekarang jadi dia harus mengerti jika orang lain juga butuh istirahat tidak harus menjaganya.


" Buka mulutmu "


Aiko sekarang yang berinsiatif untuk membantu aiko Karena aiko kasihan melihat mereka harus membujuk daisuke yang keras kepala itu untuk makan.


daisuke pun melakukan apa yang aiko mau lagipula dia cukup lapar tapi sangat malas untuk makan


" Habiskan "


Ujar aiko saat melihat daisuke yang mendorong mangkuk tersebut untuk menjauh menandakan jika dia tidak mau makan lagi.


" Aku sudah kenyang "


" Orang yang sangat berkuasa sepertimu bahkan tidak bisa menghabiskan bubur seperti ini "


Aiko memancing daisuke agar mau menghabiskan buburnya,daisuke sangat tidak suka diejek jadi jangan melakukannya.


" Aku sudah tidak sanggup "


kali ini daisuke menyerah walaupun aiko mengejeknya tapi dia sudah tidak sanggup untuk makan lagi.


Aiko akhirnya menyerah Karena dirinya tidak mungkin memaksa daisuke kalau dia tidak mau makan.


" Sekarang kerjakanlah tugasmu "


Setelah aiko meletakan mangkuk bubur tersebut daisuke langsung menyuruh aiko untuk segera melakukan tujuannya kesana.


" kau butuh istirahat "


Aiko tidak melakukannya saat melihat daisuke yang memgangi kepalanya sepertinya dia pusing,aiko kemudian Menempelkan Punggung tangannya kedahi daisuke ,dia merasakan panas tubuh daisuke.


" kau harus dikompers agar panasnya cepat turun ,aku akan meminta pelayanmu "


Aiko keluar dari kamar daisuke untuk meminta pelayan membawakan air panas agar dia bisa mengompres daisuke yang benar-benar sakit.


daisuke memejamkan matanya untuk menghilangkan rasa peningnya,aiko menghela nafas walaupun daisuke sangat jahat padanya tapi aiko tidak mungkin membiarkan ia saat sedang sakit seperti ini.


" Ini airnya "


pelayan tersebut membawa sebaskom air sesuai dengan permintaan aiko tadi.


" kau boleh pergi "


Aiko mengambil air tersebut,setelah pelayan pergi aiko memeras handuk kecil lalu meletakannya diatas dahi daisuke agar panasnya cepat turun,aiko menatap daisuke yang sekarang terlihat nyenyak dalam tidurnya.


Aiko menghela nafas,dia pun berniat untuk pulang tapi nasib berkata lain saat melihat air yang turun membasahi bumi ,langit pun terlihat sangat gelap membuat aiko menutup tirai kamar daisuke,dia tidak bisa pulang sekarang,aiko pikir untuk pulang setelah hujan reda ,dia pun duduk dilantai sedangkan laptop ditaruh diatas meja ,aiko lebih suka dengan posisi tersebut agar dia bisa bersandar pada sopan dan dia lebih nyaman mengerjakan pekerjaannya.


Aiko Merenggangkan tubuhnya yang terasa pegal,dia mengejap-ngejap matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya sampai dia benar-benar sadar,aiko terkejut saat melihat daisuke yang sedang menatapnya.


Aiko tidak tahu berapa lama ia tertidur hingga daisuke saja sudah bangun ,dia bahkan tidak sadar jika dia tertidur.


" Siapa yang menyuruhmu melakukannya?"


Tanya daisuke saat melihat baskom air yang ada diatas mejanya,daisuke mungkin sudah tertidur saat ia mengompres dirinya tadi.


" Siapalagi?"


Aiko memutar mata bosan mendengar pertanyaan daisuke yang sebenarnya salah.


" Seharusnya kau menyuruh pelayan yang melakukannya "


Daisuke mungkin akan memarahi pelayan nanti.


" Ini sudah malam "


Aiko terkejut saat melihat jam sudah menujukkan pukul 7 malam,Aiko tidak tahu jika dia tertidur selama itu .


Aiko terburu-buru mengambil barang-barangnya dan memasukkanya kedalam tas.


" Aku pulang dulu "


Aiko tidak mau membuang waktu Karena dia akan segera pulang,banyak pekerjaan yang harus ia lakukan.


" Makan malam disini saja nanti supir akan mengantarmu pulang "


Daisuke langsung menghentikan aiko,dia mengajak aiko untuk makan malam dirumahnya mungkin daisuke ingin membalas budi atas apa yang aiko lakukan.


" Tapi-"


Aiko terlihat mau membantah Karena dia tidak ingin merepotkan orang lain,kalau dia pulang sekarang dia bisa menggunakan bus saja.


"Tidak usah membantah "


Daisuke menarik aiko untuk keluar dari ruangannya mereka tentu saja akan menuju ruangan makan kemana lagi.


Aiko hanya dapat pasrah lagipula dia tidak tahu dimana jalan keluar dari rumah daisuke Karena terlalu banyak pintu,biasalah rumah orang kaya.


Tbc