To My Youth

To My Youth
part 27



" Apa kau gugup?"


Tanya ryu saat mereka berada didalam pesawat,aiko terlihat sangat gugup sekarang Karena ini pertama kali baginya untuk pergi keluar negeri dengan pesawat.


" Mungkin karena pertama kalinya aku naik pesawat "


Aiko tanpa malu mengatakan kepada ryu tentang dirinya yang sekarang gugup ,Aiko pikir tidak gunanya jika dia menjaga gengsinya demi hal yang tidak penting mungkin dengan jujur ryu bisa menenangkannya.


" Jangan gugup, tenang saja kita akan mendarat diseoul dengan selamat "


Ryu menenangkan aiko yang terlihat sangat khawatir tersebut.


Aiko tersenyum kearah ryu yang tidak membuat ia takut lagi.


" Iya ryu-sama,saya percaya pada anda "


Aiko tentu saja yakin mereka akan sampai dengan selamat sampai Tujuan mereka.


saat pesawat mau berangkat aiko memejamkan matanya,ryu pun memegang tangan aiko untuk menyakinkan semuanya akan baik-baik saja.


" Bagaimana?"


Tanya ryu saat mereka sedang berjalan masuk kedalam hotel,saat mereka mendarat dibandara seoul sudah ada yang menyambut mereka untuk mengantarkan mereka kehotel,mereka belum kemanapun,mereka akan kehotel terlebih dahulu untuk istirahat baru nanti mereka akan melakukan kegiatan mereka.


" Apanya ryu-sama?"


Aiko tentu saja binggung maksud perkataan ryu yang menanyakan tanpa ada perkataan lebih lanjut.


" Perasaanmu setelah sampai diseoul dan bagaimana perjalan kita ini?"


Ryu menjelaskan secara detail kepada aiko tentang pertanyaannya agar aiko mengerti apa yang ia maksudkan.


aiko menggagukan kepalanya tanda mengerti.


" Aku sangat senang ryu-sama dan perjalan kita adalah hal yang akan menjadi kenangan pertama bagiku "


Aiko menjelaskan perasaan yang ia rasakan saat pertama kali disampai diseoul ,kota yang ingin ia kunjungi dan perjalan pertama pasti akan menjadi kenangan yang akan ia ingat seumur hidupnya.


" Ayo menuju kamar kita "


Aiko yang menarik kopernya untuk pergi menuju kamarnya yang dimaksud kan oleh ryu,ryu sudah menyiapkan semuanya padahal itu adalah tugasnya tapi karena dia baru jadi ryu lah yang menyiapkannya,walaupun seperti itu dia tetap belajar kepada ryu.


" Ini kamarmu "


Ryu menujukkan kamar yang akan aiko gunakan selama mereka berada diseoul,ryu juga memberikan kartu yang membuat aiko bisa keluar masuk kedalam kamar tersebut.


"Daisuke-san "


Saat ryu memanggil nama daisuke membuat aiko kearah daisuke yang sepertinya mau masuk kedalam Kamarnya,bedanya dia tidak membawa koper,mungkin dia sudah datang lebih dahulu dengan bajunya juga yang terlihat sangat santai.


" Ryu-san "


Daisuke memandang ryu dengan terkejut ,aiko memutar mata bosan. Aiko sepertinya yakin jika ini adalah pemainan daisuke,dia memang sengaja datang untuk mengikuti mereka karena daisuke tahu mereka akan keseoul.


" Ternyata anda berada di Seoul juga "


Ryu yang tidak tahu dirinya daisuke tentu saja yakin jika mereka benar-benar kebetulan bertemu berbeda dengan aiko yang tahu tentang daisuke,aiko pasti tahu rencana daisuke.


" Aku ada urusan disini "


Daisuke mengatakan alasan dia berada diseoul juga karena dia ada urusan itu katanya.aiko sekali lagi tidak yakin dengan hal tersebut.


" Aiko,masuk ke kamarmu,istirahat sebentar lalu nanti aku telpon kau boleh keluar "


Ryu memerintah aiko yang pasti lelah setelah perjalan mereka dari tokyo ke Seoul,dia ingin aiko segera istirahat dulu lagipula mereka tidak akan langsung bekerja.


Aiko langsung masuk kedalam Kamar yang sudah dipesan.


" Apa dia pacaramu hingga kau memperlakukannya seperti itu?"


pertanyaan dari daisuke membuat ryu menatapnya,ryu menatap daisuke heran karena dia terlihat kesal saat ia menyuruh aiko untuk masuk kedalam Kamarnya dan segera istirahat.


" Itu urusanku,apa kau cemburu dengan sekretarisku? "


" Hn "


Daisuke tidak menjawab dia malah pergi meninggalkan ryu masuk kedalam Kamarnya yang berada disebelah kamar aiko sedangkan kamar ryu berhadapan dengan kamar aiko,ryu mengangakat bahu cuek melihat tingkah daisuke.


Dia memilih masuk kedalam kamar untuk istirahat sejenak.


" Aiko makanlah "


Ryu dan aiko sedang makan malam bersama direstoran setelah mereka memiliki sejenak waktu sebentar walaupun mereka hanya memiliki waktu sedikit untuk istirahat karena mereka langsung membahas tentang pekerjaan yang akan mereka lakukan besok setelah itu mereka langsung makan malam bersama.


"Apa kau ingin jalan-jalan malam ini?"


Tanya ryu membuat aiko menatapnya heran karena mereka tidak boleh santai sebelum pekerjaan mereka selesai.


"Bukannya besok kita ada kerjaan jadi hari ini harus istirahat "


Aiko mengatakan hal yang menjadi pikiranya saat ini,kalau ingin jalan-jalan malam tentu saja aiko sangat ingin tapi itulah yang menghalanginya.


" Sebentar, tidak masalah bukan?"


Ryu merupakan bukan tipe bos yang akan memaksa karyawannya untuk selalu bekerja,dia terkadang akan memberikan waktu santai untuk mereka apalagi saat ini mereka berada diseoul hal yang paling mereka inginkan tentu saja jalan-jalan.


" Baiklah "


Aiko tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya karena akan pergi sesuai dengan keinginannya.


" Apa yang kau lakukan?"


Tanya ryu saat melihat aiko yang meletakan makannya kembali ayam yang sudah diambilnya,aiko belum menyentuh makan tersebut sama sekali ,dia sekarang malah mengambilnya,dia makan dengan porsi yang sedikit sekali.


"kita akan jalan-jalan,jadi aku akan membeli makan yang dijual dijalan-jalan "


Aiko mengatakan alasan dia melakukan semua itu karena dia ingin makan dijajanan yang ada dipinggir jalan karena biasanya akan banyak sekali pedangang kalau dia kenyang dia mungkin tidak akan bisa memakannya.


" Terserah kau saja "


Ryu terlihat tertawa kecil mendengar ucapan aiko yang terdengar sangat polos itu.


Ryu pun melanjutkan makananya sedangkan aiko dengan cepat menghabisikan makanannya,bahkan ia menunggu ryu yang masih makan.


" Ayo,kau sangat bersemangat sekali "


Ryu menyudahi acara makanannya saat melihat aiko yang terus menatapnya menunggu selesai makan padahal dia belum selesai makan.


" Tapi ryu-sama?"


Aiko merasa tidak enak jika ryu harus meninggalkan dirinya padahal ia sedang makan,dia ingin ryu menyelesaikan makanannya terlebih dahulu baru nanti mereka pergi.


" Aku akan ikut makan bersamamu juga "


Ternyata ryu punya pikiran lain untuk pergi dengannya,dia juga ingin melakukan apa yang ia inginkan.


Aiko tersenyum mendengarnya karena ryu seperti seorang teman bukan seperti atasanya.


"Ayo "


Ryu menarik tangan aiko untuk segera pergi meninggalkan hotel tersebut.


" kenapa kita menggunakan mobil?"


Tanya aiko saat melihat ryu membuka mobil dihadapan mereka karena mereka mau berjalan-jalan.


"kau tidak mungkin mau berjalan kaki sampai kepusat kota,bukan?"


Aiko melemparkan cengiran kepada ryu Karena dia lupa jika Suasana yang ramai itu ada dipusat kota dan mereka harus berjalan cukup jauh.


mereka pun masuk kedalam mobil untuk segera pergi ketempat tujuan.


tbc