To My Youth

To My Youth
part 19



"Apalagi kali ini?"


Tanya aiko dengan kesal saat melihat daisuke yang berada dihadapannya,daisuke terus menyuruh aiko untuk bertemu membuat aiko sangat kesal.


baru saja daisuke sembuh sudah bertingkah lagi sudah hampir satu minggu lebih aiko bolak balik bertemu daisuke dengan banyak sekali alasan dari daisuke,aiko ingin menolak tadi daisuke mengancam akan melaporkan aiko pada atasannya.


" Aku harus melihat hasil karyamu "


Ujar daisuke membuat aiko menatapnya kesal Karena daisuke seakan sangat berkuasa padahal dia hanya investor saja,seakan-akan dia yang punya Kantornya yang dapat mengatur aiko.


Aiko duduk dengan kesal,dia meletakan laptopnya diatas meja.


" Apa itu juga tugasmu?"


Aiko tidak langsung memberikan Karena dia tiba-tiba berpikir daisuke sudah cukup ikut campur semua urusannya,bahkan dia menjadi binggung dengan karya yang ia buat sendiri.


" Tentu "


Daisuke balik Menantang aiko,aiko berdiri dihadapan daisuke dengan wajah menahan marah.


Dia mengempalkan tangannya menahan kesal.


" Kau tidak perlu ikut campur urusan cerita yang aku buat,kau hanya perlu diam dan menunggu "


Aiko menegaskan dengan kepada daisuke agar dia tidak perlu banyak bicara lagi,Aiko sudah cukup sabar mengikuti semua keinginan daisuke dan aiko sekarang sudah berada diambang batas sabar.


" Kau sangat yakin sekali bila kau akan berhasil "


Daisuke meremehkan aiko yang sangat yakin dengan karyanya yang akan sukses,daisuke terlihat tidak yakin dengan hal tersebut.


Aiko mendecih mendengarnya.


" Tentu, jika tidak ada seseorang yang akan menjatuhkanku "


Aiko berpikir mungkin juga harus bersikap negatif Karena kirei terlihat terus meremehkan karyanya didepan atasan mereka sedangkan daisuke terus membuat ia dalam masalah hingga ia frustasi sendiri,mereka mungkin ingin menjatuhkannya.


" Kau pikir aku akan melakukannya?"


Tanya daisuke dengan perasaan marah Karena tuduhan aiko yang mengatakan jika dirinya akan menjatuhkan dirinya.


Daisuke ikut berdiri dihadapan aiko.


" Tentu saja siapa lagi "


Aiko Menantang daisuke,dia hanya ingin menegaskan kepada daisuke untuk tidak menganggunya karyanya,aiko hanya ingin daisuke mendengarnya secara langsung sikapnya yang secara terang-terangan,dia tidak ingin menuduh dengan pikirannya saja,kalau daisuke memang ingin menjatuhkannya daisuke mungkin akan berpikir dua kali sebelum melakukannya.


" Kau terlalu banyak berpikir negatif "


Daisuke menyuruh aiko untuk tidak berpikir negatif terhadap dirinya Karena menurut daisuke ,aiko sudah keterlaluan.


" Itu Karena kau sendiri "


Aiko tidak berpikir negatif tapi perkataan daisuke yang ingin menghancurkan dirinya lah yang membuat ia berpikir seperti itu apalagi dia dekat dengan kirei yang tidak suka dengan dirinya.


Daisuke sangat ingin menujukkan kekuasannya dengan menjatuhkan dirinya,daisuke sangat ingin menujukkan kepadanya.


" Jangan berlebihan "


Daisuke masih marah dengan tuduhan aiko kepada dirinya.


" Apa aku terlihat seperti itu ?"


Sekarang terbalik Aiko yang marah kepada daisuke Karena dibilang terlalu berlebihan kepada dirinya padahal itulah Kenyataan yang terjadi.mereka saling bertukar pandang dengan amarah yang menguasai mereka.


drt drt drt


suara handphone aiko membuat daisuke yang mau berbicara sekarang terhenti,aiko segera mengambil handphone yang ada disaku celananya aiko melihat siapa yang menelponnya.


" Ada apa kosuke?"


" Aku akan kesana "


jawab aiko dengan cepat ,membuat daisuke mendegus Karena aiko meninggalkan untuk bersama kosuke itulah yang daisuke simpulan,memang ada lagi selain itu.


" Apa kau masih memiliki waktu untuk berkencan sedangkan kau sendiri tidak mau terlalu lama membahas masalah ini denganku "


Daisuke mengomentari sikap aiko yang mau pergi dengan kosuke padahal dia belum selesai dengan pembahasannya.


" Aku tidak berkencan dan ini bukan urusanmu "


Aiko tidak suka mendengar ucapan daisuke yang selalu menyudutkan dirinya seharusnya daisuke berpikir berpositif.


Aiko tidak ingin daisuke mencampur adukan urusan pekerjaannya dengan urusan pribadi.


" Apa kau tidak takut memperlakukan investor seperti ini?"


Daisuke sekarang yang memprotes aiko yang tidak memperlakukan dia tidak seperti investor melainkan seperti saat pertama mereka bertemu,tidak ada patuh-patuhnya.


" Apa yang aku takutkan?"


Aiko menantang daisuke,dia tidak takut dengan daisuke walaupun dia adalah investornya,daisuke tidak bisa mengaturnya.


" Kosuke "


Ujar daisuke saat melihat dari jendela kaca besar dicafe tersebut,dia melihat kosuke yang baru saja sampai.


" Aiko "


Daisuke memberitahu aiko saat melihat kehadiran kosuke disana,aiko menatap kearah pandangan daisuke,kosuke menunggu diluar cafe.


"Pangeranmu sudah datang "


ujar daisuke dengan nada mengejek Karena aiko terlihat sangat dekat dengan kosuke ,bahkan aiko selalu saja bersama kosuke.


" Apa kau merasa tersaingi daisuke-san?"


Aiko mempertanyakan dari ucapan daisuke yang terdengar cemburu walaupun dia hanya ingin mengejek daisuke saja aiko tidak berharap apapun.


" Dia tidak ada apa-apanya Dibanding aku "


Daisuke tidak merasa tersaingi sama sekali Karena merasa ia jauh lebih baik daripada kosuke yang hanya punya restoran kecil sedangkan dia memiliki banyak perusahaan besar,jadi mereka sangat jauh berbeda,daisuke tidak suka aiko menyamakan dia dengan kosuke.


" Aku rasa sebaliknya,aku berkuasa Karena kekayaan orang tuamu sedangkan kosuke berjuang sendiri,dia jauh lebih baik "


Aiko tahu jika daisuke merasa lebih tinggi hanya Karena harta kekayaan yang ia miliki ,kosuke dipandang remeh oleh daisuke tapi aiko tidak pernah Memandang orang dari segi seperti itu.


" Dia akan hancur jika hanya bisa berusaha seperti itu "


Tidak ada yang menopang kosuke untuk bertahan jika dihancur,tidak seperti dia jika salah satu perusahaannya bangkrut dia masih memiliki perusahaan lainnya,sedangkan kosuke akan hancur tanpa ada pertahanan lainnya.


" Dia mungkin bisa hancur tapi dia akan bangkit lagi tapi kalau kau,kau akan hancur dan tidak akan bisa bangkit Karena kau tidak pernah merasakan berjuang untuk mendapatkan kesuksesan "


Aiko tidak ingin daisuke meremehkan kosuke bagaimana aiko tahu bagaimana perjuangan kosuke untuk membangun restoran dari kecil hingga menjadi besar seperti sekarang walaupun bukan restoran mewah tapi tetap saja usaha kosuke membuat aiko bangga bisa bekerja dengannya lagipula kosuke selalu memperlakukan mereka dengan baik Karena dia juga berasal dari kalangan yang sama,kalau daisuke yang hancur mungkin saja dia tidak bisa bangkit Karena dia sudah berada diatas tidak berjuang dari bawah jadi aiko meragukan bagaimana jika daisuke yang hancur.


" Ayo pergi "


kosuke masuk kedalam caffe dia mungkin terlalu lama menunggu jadi dia langsung memutuskan untuk langsung masuk saja kedalam menghampiri mereka.


" Kami duluan daisuke-san "


ujar aiko dengan sopan,sambil membereskan barang-barangnya dan Masuknya kedalam tas yang ia bawa.


kosuke tersenyum kepada daisuke Karena mereka kenal dan daisuke juga masih menjadi pelanggannya hingga sekarang.


mereka pergi meninggalkan daisuke sendiri ,daisuke menatap Punggung keduanya yang pergi menjauh.


tbc