
Sehari sebelum hari pernikahan Rebecca Hillton dan Arzean Lorwerth.
James mengacak rambut frustasi menatap pantulan dirinya di cermin, ia terlihat benar-benar kacau. James tidak pernah sekacau ini sebelumnya, ia selalu bisa bersikap cuek dan tidak peduli untuk hal-hal yang sering ia rasakan. Tetapi, kali ini berbeda, hal ini menjadi berbeda karena melibatkan seorang Rebecca Hillton.
Ya, benar. James dan Rebecca pernah tidur bersama, waktu itu mereka bertemu di club dan minum bersama. James tidak pernah memikirkan wanita manapun yang pernah ia tiduri sebelumnya, tapi kali ini berbeda. Rebecca
Hillton berhasil menganggu pikiran James, berhasil mengacaukan dirinya dan berhasil merubah semua rasa yang kini terasa berbeda.
Awalnya sejak pertama kali ia tahu jika Rebecca sangat tergila-gila dengan Zean, James bahkan tidak peduli akan hal itu. Tetapi, semua perasaan James tiba-tiba berubah sejak mereka menghabiskan malam bersama waktu itu. James tidak bisa mengelak, bahwa ia merasakan hal yang berbeda ketika dia bersama Rebecca. James tidak pernah berpikir dan menyangka bahwa rasa itu akan semakin kuat dan menjalar liar menguasai hati dan pikirannya. Apa rasa itu yang dinamakan cinta?
Selama ini James mencari tahu, apa benar jika dirinya telah jatuh hati pada seorang Rebecca Hillton yang begitu gila dengan perasaan cintanya kepada Arzean Lorwerth yang jelas-jelas sudah ribuan kali menolaknya. Bagaimana bisa James jatuh cinta pada Rebecca hanya karena mereka tidur bersama? Bukankah sudah banyak wanita yang pernah tidur bersama James, tapi kenapa ia justrus jatuh hati pada Rebecca Hillton? Kenapa cinta seaneh ini Mengapa cinta datang tanpa aba-aba dan mengacaukan dirinya seperti ini?
Besok adalah hari pernikahan Rebecca dan Zean. Hari ini James benar-benar berkutat dengan hati dan pikirannya. James tahu jika Rebecca sangat mencintai Zean, namun Zean tidak sebaliknya, kakaknya itu justru telah ribuan kali menolak Rebecca. Bukankah itu menyakitkan? Mencintai tanpa dicintai kembali. James berpikir, bukankah lebih menyenangkan jika kita bisa dicintai tanpa harus mencintai?
James tidak bisa membiarkan Rebecca yang tengah mengandung anaknya menikah dengan Zean yang tidak mencintainya. Jujur, James sempat kecewa pada Zean yang mendadak berhenti memperjuangkan Irene. Zean justru memilih diam dan mengikuti alur permainan Rebecca tanpa berbuat apa-apa.
“Jadi, apa alasanmu mengumpulkam kami semua di sini, James?” tanya Grissham Lorwerth—ayahnya.
Di ruangan ini, James mengumpulkan dua belah pihak keluarga yaitu Keluarga Hillton dan Keluarga Lorwerth. Mempertemukan kedua belah pihak keluarga ini bukanlah hal yang sulit, tetapi berbicara untuk kepada dua belah pihak keluarga inilah yang membutuhkan nyali besar bagi James.
James tersenyum kaku, berusaha untuk tetap terlihat tenang. Di ruangan ini ada Monica Hillton dan suaminya Patrick Hillton selaku orang tua Rebecca Hillton, dan tentunya di sini ada Grissham Lorwerth, Rihanna Lorwerth
dan Arzean Lorwerth.
“Apa kau mengumpulkan kami untuk bermain kartu, James?” sindir Zean.
Jujur, Zean merasa aneh dengan sikap James. Mulai dari James yang mendatanginya ke Penthouse hanya untuk bertanya soal pernikahannya dan tiba-tiba memintanya untuk kembali memperjuangkan Irene dan mengatakan bahkan dia juga akan berjuang. Dan hari ini dia malah mempertemukan Keluarga Hillton dan Keluarga Lorwerth. Apa yang sebenarnya ada dipikiran James?
James menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan, saat ini ia benar-benar gugup.
“Pernikahan Rebecca dan Zean harus dibatalkan karena Rebecca tengah mengandung anakku” ucap James akhirnya.
“Apa?!” Patrick Hillton sangat terkejut mendengar ini, sedangkan Monica Hillton menggeleng tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh James.
“Apa kau sedang bergurau, James?” tanya Grissham dengan nada tinggi, jelas ayahnya itu sangat marah dan malu saat ini. Apa yang baru saja dikatakan James bukan sekadar candaan sepele.
“Pernikahan bukan sebuah permainan” sahut Rihanna yang mencoba mengatur napasnya karena emosi dengan ucapan James tadi.
Zean beranjak dari duduknya, ia tersenyum sambil menggeleng dan menatap semua orang di ruangan itu.
“Ibu benar, pernikahan bukan sebuah permainan. Pernikahan adalah hubungan antara dua orang yang saling mencintai” jeda Zean.
Semua orang di ruangan itu diam, menunggu Zean melanjutkan ucapannya.
“Memang benar Rebecca mencintaiku, tapi aku tidak mencintainya. Dan kalau ada yang harus bertanggungjawab atas kehamilan Rebecca, tentunya orang itu bukan aku karena aku tidak pernah menyentuhnya jadi bagaimana bisa aku yang harus menikah dan bertanggung jawab untuk itu” lanjut Zean.
Sungguh kebenaran ini sangat melukai semua orang di ruangan itu.
“Apa yang sebenarnya terjadi?” Patrick mulai emosi dengan drama di ruangan ini.
“Apa yang dilakukan oleh anak-anak mu, Grissham?” Monica pun mulai kesal.
Grissham memijit kepalanya yang mulai pusing karena ulah anak-anaknya ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Grissham tidak pernah mendidik anak-anaknya menjadi pria brengsek seperti ini.
“Ini bukan salah ayah. Aku yang harus bertanggung jawab untuk semua ini” sahut James.
James akhirnya menceritakan semuanya, kejadian malam itudimana ia dan Rebecca minum bersama hingga akhirnya mereka menghabiskan malam bersama. Bahkan James memiliki bukti untuk kebersamaan mereka malam itu, sehingga tidak ada lagi alasan bahwa Zean lah yang harus bertanggung jawab atas kehamilan Rebecca. Selama ini Rebecca hanya terlalu berambi untuk bisa memiliki Zean, dia buta akan rasa cinta yang sesungguhnya.
Saat ini perasaan Monica lah yang paling hancur karena ia merasa telah gagal dalam membesarkan putrinya untuk menjadi wanita yang baik. Perasaan seorang ibu manapun akan hancur jika mengetahui putrinya tidak bahagia, putrinya harus mengalami hal-hal rumit karena cinta yang salah telah membutakannya sehingga dia melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan Zean.
“Apa saja yang kita lakukan selama ini, Patrick? Kenapa kita tidak membesarkannya dengan baik?” Monica menangis dalam pelukan Patrick.
Grissham dan Rihanna pun ikut merasa sakit dan bingung akan semua kegilaan ini. Bagaimana bisa cinta menjadi serumit ini?
“Aku mencintai Rebecca Hillton dan aku akan menikahinya besok” ucap James tiba-tiba.
“Dan aku akan memperjuangkan gadisku, Irene Banner” sahut Zean.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Haiii reader's setia SIL :)))
Semangat terus ya nunggu update dari SIL ini
Oh iya, author sepertinya banyak typo bantu koreksi juga ya reader's hehe... kalian bisa komen kalau menemukan typo dari episode ini.
Dan ya, kalian juga bisa kasi masukan dan saran untuk SIL di episode selanjutnya mau yang greget gimana lagi hehe....
Udah dehh itu aja, selamat malam my lovely reader's
satu lagi deh, buat yang penasaran sama authornya bisa banget kenalan lebih sama aku dan bisa banget kasi aku saran dan masukan untuk update SIL kedepannya buat yang ragu-ragu mau ngasi saran di kolom komentar ini, kalian bisa follow instagram aku @ldiian_ tenang aja tinggal dm auto follback deh. Hehehe...