Stranger's In Love

Stranger's In Love
20|CAN HE FIND HER?



Zean terpaku menatap surat pengunduran diri yang di dalamnya tertera nama Irebe Banner. Ya, gadis itu telah mengundurkan diri dari pekerjaannya dan sudah membayar denda penalty dari kontrak yang ia tandatangani dahulu. Zean mengepalkan tangan kuat-kuat lalu memejamkan matanya, memikirkan apa yang sedang Irene lakukan. Kenapa gadis itu tiba-tiba mengundurkan diri tanpa mengucapkan apapun pada Zean?


"Kenapa kau pergi setelah menyatakan cinta padaku, Irene Banner" ucap Zean pada diri sendiri.


Zean sangat mencintai Irene, bertunangan dengan Rebecca bukan berarti ia akan merelakan cintanya pada gadis itu begitu saja. Zean sudah memutuskan untuk memperjuangkan gadisnya itu, karena kini mereka tahu bahwa mereka saling mencintai. Zean tidak akan membiarkan Irene pergi begitu saja dengan mudahnya setelah apa yang mereka lakukan malam itu, Zean akan mengejar dan menemukan gadis itu. Saat ini ia benar-benar gila menerka-nerka keberadaan gadisnya itu. Perasaan itu pasti akan muncul lagi, perasaan rindu yang akan menjalar liar menguasai dirinya hingga ia benar-benar gila karena harus merindu pada gadis itu. Tidak bisa Zean bayangkan bagaimana ia akan melewati hari-harinya hingga ia bisa membuat Irene kembali dalam peluknya.


Zean sudah memerintahkan beberapa orang suruhannya untuk melacak keberadaan Irene, namun hasilnya nihil. Sepertinya kepergian Irene sudah direncanakan dan bersifat rahasia. Ada orang ahli yang telah menyembunyikan signal keberadaan Irene dan mungkin juga memalsukan identitas hingga gadis itu bisa pergi tanpa meninggalkan jejak keberangkatan. Tapi kenapa? Kenapa Irene melakukan ini? Apa gadis itu membenci Zean? Apa dia benar-benar telah pergi meninggalkan Zean?


Tiba-tiba pintu ruangannya terbuka, Zean mengalihkan pandangannya menatap dua orang di dekat pintu. Itu adalah Rihanna dan Rebecca. Mereka berjalan mendekati Zean yang masih duduk di kursi kerjanya.


"Sayang" panggil Rebecca pada Zean yang tak menghiraukannya.


Rihanna yang membaca ekspresi Zean yang jelas terlihat jika Zean tak suka dengan keberadaan Rebecca. Sebenarnya dari sikap dan wajah putranya itu, Rihanna tahu jika Zean tidak menyukai Rebecca. Tapi, Rihanna yakin suatu saat nanti Zean pasti akan menyukai Rebecca, karena ia yakin Rebecca adalah wanita yang baik.


"Zean" panggil Rihanna. Zean langsung menoleh menatap ibunya itu.


"Ibu dan Rebecca ingin makan siang bersama" lanjut Rihanna.


"Aku ada rapat siang ini" Zean hanya beralasan. Bukannya ia tidak mau makan siang bersama ibunya, tapi kali ini berbeda, ada Rebecca, dan Zean tidak menyukai itu.


Rebecca melihat perubahan pada wajah Rihanna. Ia mengelus punggung tangan Rihanna.


"Tidak apa, tante. Kita bisa makan siang bersama lain kali" ucap Rebecca menenangkan Rihanna.


Rihanna menghela napas perlahan, lalu beralih menatap Zean.


"Zean! Tidak bisakah kau sedikit membagi waktu untuk bekerja, untuk ibu dan untuk Rebecca tunanganmu" Rihanna mulai kesal pada putranya ini.


Zean tersenyum, beranjak dari duduknya lalu mendekati ibunya dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan Rihanna yang duduk di kursi roda.


"Ibu sayang, jika waktu untukmu cukup hanya aku dan dirimu. Jangan biarkan orang lain menikmati waktu bersama kita" bisik Zean namun masih bisa terdengar oleh Rebecca yang berdiri di belakang kursi roda Rihanna.


Rebecca mendelik, kesal dengan apa yang diucapkan Zean. Pria itu memang sangat sulit ia taklukkan. Rebecca selalu berdandan cantik dengan balutan pakaian yang seksi yang mengekspos setiap lekuk bagian tubuhnya yang indah, namun Zean sama sekali tidak tertarik padanya.


"Rebecca bukan orang lain, Zean. Dia adalah tunanganmu" Rihanna mengingatkan putranya itu.


"Tidak bisakah kau menghargaiku sebagai tunanganmu, Arzean Lorwerth" Rebecca mulai kesal.


Zean menatap Rebecca sekilas "Tidak"


"Zean" ucap Rihanna seolah meminta putranya untuk tidak bersikap yang dapat menyakiti Rebecca nantinya.


Zean beralih menatap Rihanna lembut kemudian mengenggam tangan ibunya lalu mencium punggung tangannya.


"Aku menyayanginmu, ibu. Jangan terlalu mengatur perasaanku, karena hatiku telah jatuh pada seorang wanita yang aku cintai sama seperti aku mencintai ibu" bisik Zean kali ini nyaris tak terdengar oleh Rebecca.


Rebecca cemberut karena tidak mendegar apa yang Zean bisikkan pada Rihanna.


Zean yakin baru saja ia telah melukai hati Rihanna dengan mengatakan bahwa ia telah jatuh cinta pada wanita lain bukan pada Rebecca Hillton, wanita yang menjadi pilihan Rihanna. Zean beranjak tanpa bermapitan meninggalkan Rebecca dan Rihanna di ruangan itu.


Rihanna memejamkan mata sejenak, mencerna ucapan Zean. Jadi, putranya telah jatuh cinta pada wanita lain? Siapa wanita yang berhasil membuat Zean jatuh cinta? Apa dia seorang wanita dari keluarga baik-baik? Apa wanita itu benar tulus mencintai putranya itu atau hanya tergiur oleh harta dan kekayaan?


'Siapa wanita yang berhasil membuat putraku jatuh cinta?' tanya Rihanna dalam benaknya.


.


.


.


Hai reader's....


Dukung terus ya Author tercinta kalian ini, hehe...


Jejak Author bisa ditemukan di instagram @eldiian_


Jangan ragu untuk follow, kalian tinggal dm saja nanti Author pasti follback. Dari sana kalian bisa lihat karya-karya novel Author lainnya, salam hangat ๐Ÿ’–