
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
" Honey. It' s okay tidak setiap hari kita beruntung. Ingat kita tetap harus berusaha, tapi Tuhan yang menentukan takdir kita. Jangan sedih gitu dong, mukamu jadi jelek loh! Tunjukkan pada dunia Princess Alice yang terkenal cerdas , cantik tidak pernah menyerah." ucap Arya sambil menaikkan alis sebelahnya.
Alice lalu tersenyum, ia mengambil ponselnya lalu berpose bersama suami tercintanya lalu mempostingnya di media sosialnya dengan caption
' Me and my beloved husband. Dia bilang aku seksi loh walaupun perutku buncit. Ini karena dressku🤩🤩.'
Hanya dalam beberapa menit, akun media sosial miliknya penuh dengan like dan komentar.
Tiba- tiba Alice teriak kegirangan sambil memeluk Arya .
" Yes. Sayang, kau benar . Sekarang mereka memesan
dress rancanganku. Thanks my love." ucap Alice memeluk erat suaminya.
Arya tersenyum lalu mencium pucuk kepala istrinya sambil mengelus punggung istrinya.
Dari kejauhan sepasang mata hitam milik seorang pria melihat adegan kemesraan Alice dan
suaminya sambil mengepal kedua tangannya.
' Sebentar lagi akan aku hancurkan perusahaanmu dan kau harus menjadi milikku dan pria si***** itu akan kuhancurkan.'
" Honey sweetie, siapa yang kau lihat? apakah ada wanita yang lain yang kau lihat?" ucap wanita seksi itu sambil mengelayut manja pada lengan pria itu.
Pria itu menolehkan mukanya ke arah wanita seksi yang bergelayut manja itu sambil tersenyum
" Aku tidak melihat wanita, aku hanya melihat bapak tua yang sedang menyapu di koridor ini. Kasihan dia." ucap pria muda itu.
Alice dan Arya berjalan keluar ke arah teras airport, sebuah mobil Alphard hitam sudah menunggu mereka.
" Selamat siang nona muda dan Tuan Arya." ucap Pak Darno supir keluarga Alice.
" Siang pak Darno." jawab Alice dan Arya berbarengan.
Di dalam mobil Alice membuka ponsel dan memencet no handphone sahabatnya Dave.
Dave📞: Halo Princess. Happy New Year dear.
Alice📞: Happy New Year too Dave. Saya punya kabar baik untukmu dress kerah sabrina yang bermotif flower rancanganku yang aku pakai diminati banyak bumil. Kau segera suruh anak buahmu membuat sampel dan promosikan lewat online.
Dave📞: Kau sungguh luar biasa Princess. Siap aku kerjakan. Bye dear.
Alice📞: Thanks Dave.
Alice tersenyum menutup ponselnya sambil menghitung perkiraan harga yang akan dia cantumkan di market onlinenya.
Arya melirik istrinya yang sibuk menghitung sambil mencoret- coret di kertasnya. Arya tersenyum sambil mengelus punggung lengan istrinya
" Apa yang sedang kau lakukan honey?" ucap Arya sambil mengintip kertas yang sedang dicoret- coret Alice.
" Aku sedang menghitung biaya pembuatan, ongkos kerja pegawaiku dan lain- lain." ucap Alice sambil matanya menatap kertas itu.
' That's my girl.' gumam Arya sambil tersenyum.
Hari terus berlalu, bulan pun ikut berganti. Tak terasa sekarang menginjak bulan kelima yaitu bulan Mei. Waktunya untuk Alice semakin mendekat untuk melahirkan putranya ke dunia.
Alice sedang berada di ruang kerjanya sambil mencoret- coret sketsa design bajunya. Sang suami sudah berangkat kantor dari satu jam yang lalu. Tiba- tiba ia merasa perutnya mulas.
" Aaww...aaww... " teriak Alice sambil mengelus perutnya mulas.
Alice mengambil ponselnya lalu memencet nomor pengawal wanitanya.
Pengawal📞:
Halo nona ada apa?
Alice📞: Aaww...aaww...cepat kemari yan!
Pengawal📞:
Ba...baik nona .
Sang pengawal segera menutup telponnya dan berlari masuk ke dalam rumah boss wanitanya bersama beberapa security pria yang ada di mansion Alice.
Mereka segera menuju ruang kerja nona mudanya itu. Sesampainya disana mereka menemukan nona mudanya sedang memegang perutnya dengan muka pucatnya.
"Yan, cepat bantu aku! segera ke rumah sakit." perintah Alice.
Pengawal wanita itu bersama seorang security memapah nona mudanya menuruni tangga mansionnya menuju halaman mansionnya.
Sang pengawal wanita itu segera membuka pintu belakang mobil HRV merah milik nona mudanya yang berada di halaman mansion . Ia memapah nona mudanya naik ke bangku belakang mobilnya.
" Aaww...ayo cepat yan, aku udah tidak tahan mules banget." ucap Alice dengan muka pucat.
" Baik nona." ucap Pengawal wanita itu.
Pengawal wanita itu segera menancap gas dan melaju dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.
Setelah menempuh perjalanan hanya 20 menit menembus kemacetan kota di siang hari akhirnya mereka tiba di sebuah rumah sakit swasta .
Pengawal wanita itu bergegas keluar dari mobil dan membuka pintu belakang. Ia memapah nona mudanya keluar dari mobil. Seorang perawat rumah sakit bergegas memberikan sebuah kursi roda padanya.
Sang pengawal wanita dan perawat membantu Alice untuk duduk di kursi roda itu.
Perawat bergegas mendorong kursi roda memasuki ruang khusus bersalin.
Sang perawat memapah Alice ke tempat tidur. Ia merebahkan Alice dengan lembut. Beberapa menit kemudian datanglah seorang perawat senior.
" Pagi suster." ucap Alice tersenyum sambil meringis menahan sakit perutnya.
" Berapa lama jeda kontraksinya nyonya?" tanya perawat wanita senior.
" Ehmm... kira- kira 5 menit sekali suster. " ucap Alice .
" Baiklah. Sekarang saya akan memeriksa dalam . Silakan kedua paha nyonya diregangkan. Maaf ya nyonya. Tarik nafas nyonya" ucap perawat senior dengan tangan bersarung karet siap memasuki ruangan sempit miliknya.
Alice menahan sakitnya saat ruang sempit miliknya dimasuki sebuah jari milik perawat wanita senior itu. Hanya dalam hitungan detik, jari itu keluar dari ruang miliknya. Alice menarik nafas dalam merasa lega.
" Nyonya sudah bukaan sepuluh. Kita pindah ke ruang sebelah ya nyonya." ucap perawat wanita senior.
Perawat wanita senior itu membantu Alice bangun dari tempat tidurnya dan pindah ke sebuah tempat tidur yang dapat didorong ke ruangan sebelah.
Alice mulai merasa perutnya semakin mulas , ia melihat beberapa perawat yang berada di ruangan sedang sibuk memindahkan beberapa peralatan medis.
Alice melihat pengawal wanita yang berdiri di pojok ruangan.
" Yan, kemari!" perintah Alice.
" Iya nona." ucap pengawal wanita itu.
" Apakah kau sudah menelpon suamiku?" tanya Alice.
" Sudah nona. Sepertinya tuan sedang sibuk di kantor." ucap Pengawal wanita itu.
' Sibuk? Kak Arya sedang apa di kantor sekarang?'
Di Kantor Arya
ting...ting..
Bunyi notifikasi pesan whatsapp berbunyi, Arya melirik pesan dari pengawal wanita istrinya.
' Tuan, nona Alice sudah di rumah sakit sekarang. Ia sedang ditangani perawat dan dokter dan siap melahirkan .'
Arya membalas pesan whatsapp itu:
' Secepatnya aku kesana. Nanti setelah nonamu melahirkan aku akan video call. Terima kasih infonya yan.'
Dengan ditemani pengawal wanita Alice melakukan proses melahirkan normal.
Alice mengejan beberapa kali, tiba- tiba terdengar suara tangisan bayi.
Seorang bayi laki- laki telah lahir ke dunia dengan kulit putih, hidung mancung, mata mirip Alice . Bayi laki- laki menjadi pusat perhatian di ruangan ini.
" Selamat nyonya, bayi laki- lakimu telah lahir dalam keadaan sehat dan lengkap." ucap dokter wanita itu.
" Terima kasih dok." ucap Alice dengan suara pelan karena habis tenaganya usai mengejan.
Seorang perawat segera mendatangi Alice sambil membawa sebuah gelas lalu memberikannya pada Alice.
" Silakan diminum teh manis nya Nyonya." ucap perawat itu.
Alice segera meminum habis segelas teh manisnya itu. Setelah meminum teh itu Alice merasa lebih segar.
" Suster, bolehksh saya menyusui dini untuk bayiku." ucap Alice.
Perawat itu membawa bayi laki- laki itu pada Alice untuk diberikan ASI pertamanya. Alice membuka kemejanya lalu mulai belajar menyusui dengan bayi mungilnya itu.
" Aargh..." teriak Alice sambil melirik bayi mungilnya itu sedang rakus melahap pu**** pay***** .
Alice tersenyum lega bayinya sedang meminum ASI nya dengan lahapnya. Ia melirik pengawal wanitanya yang sedang merekam video kejadian itu.
Beberapa menit kemudian datang perawat ruangan bayi yang mengambil bayi mungilnya itu untuk pindah ke ruangan khusus bayi.
Alice melihat perawat bayi membawa bayi mungilnya keluar dari pintu ruangannya.
Tak lama kemudian seorang perawat datang memberi kabar padanya bahwa Alice akan dipindah ke ruangan VIP di bangsal ruang rawat inap.
Sekarang Alice sudah berada di ruang VIP rawat inap di rumah sakit swasta. Ia berusaha tidur karena badannya merasa letih tetapi ia ingin menunggu kedatangan suaminya.
ceklek
Alice melirik dengan mata sayu nya setengah mengantuk ke arah pintu, ia tersenyum setelah melihat sosok orang yang dinanti- nantikan sudah datang.
" Maafkan aku honey. Tadi aku ada meeting yang penting yang tidak bisa ditunda. Bagaimana kabarmu honey?" tanya Arya sambil mengusap dahi istrinya dan merapikan beberapa anak rambut yang berantakan.
" Aku baik . Tapi rasanya aku ingin tidur." ucap Alice dengan suara pelan.
" Tidurlah. Aku akan berada di sisimu sekarang sampai kau nanti terbangun." ucap Arya mengusap lembut pipi Alice lalu mencium dahi Alice.
Setelah Alice tertidur, Arya berjalan menuju ruangan khusus bayi. Ia sekarang berdiri di depan jendela besar ruangan bayi. Arya melihat satu persatu nama bayi yang menempel di boks bayi. Sampai akhirnya matanya menemukan nama bayinya .
Arya tersenyum bahagia melihat bayi laki- lakinya dilahirkan sehat dan lengkap.
' Selamat datang ke dunia anakku LeonardoPramudya.'
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Vote, Like dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita selanjutnya 😁