
🌻🌻Happy Reading🌻🌻
Alice sedang melamun, tiba-tiba sepasang lengan memeluk pinggangnya dari belakang dan berbisik di telinganya
"Honey, kamu sedang melamun diriku yach?"kata Arya menggodanya.
Alice membalikkan badannya, ia menatap mata hitam milik Arya, yang ia rasakan mata penuh kerinduan dan ia tidak mendapatkan kebohongan di matanya.
"Kak, katanya mau pulang cepat? ini udah jam 7 malam." jawab Alice ketus.
cup..tiba- tiba Arya mengecup bibir Alice singkat. Mata Alice terbelalak kaget.
Arya tersenyum melihat pipi Alice merona merah.
"Kalo terusin ngambeknya, aku akan menciummu lagi. Ayo kita makan, aku udah lapar nih." kata Arya.
Selesai makan, Arya pun segera membersihkan diri dan berganti pakaian.
Alice sudah menunggunya di sofa dalam kamar tidurnya.
" Ehem...ada apa honey?" tanya Arya tersenyum.
"Ngak ada apa-apa. Ayo kita tidur." ajak Alice sambil bangun dari sofa yang didudukinya.
Arya menarik lengan Alice sehingga wajah mereka sangat dekat. Arya menatap mata Alice dan menemukan rasa keraguan dan kuatir di matanya. Aryamenuntunnya duduk di sofa.
"Ada apa honey? Ada yang ingin kau ceritakan padaku?" tanya Arya dengan mimik serius.
"Hmm...ngak ada kak." jawab Alice mengalihkan mukanya karena risih ditatap oleh Arya.
Arya memegang dagu Alice dan membalikkan posisi muka Alice menghadap Arya.
"Honey, matamu tidak mengatakan seperti itu." kata Arya.
"Hmm...Kak Arya makan siang sama Kirana ya? Aku kan udah bilang dia perempuan berbahaya." kata Alice dengan ketus.
"Hahaha...Honey, benar aku makan siang dengan Kirana. Bagiku dia sebatas rekan kerja." jawab Arya tersenyum.
'Ternyata itu toh penyebab Alice ngambek'
"Baiklah. Aku akan bercerita, Kirana ketemu aku sebulan yang lalu di jalan, tanpa sengaja hampir tertabrak mobilku. Aku melihatnya sedang sedih dan membutuhkan pekerjaan, jadi aku memberinya pekerjaan sesuai kemampuannya. Kamu bisa cek sama HRD atau Dimas." kata Arya.
" Kelihatannya kakak sudah mengenalnya jauh sebelum ini ya ?" tanya Alice menyelidik.
"Benar Alice. Dulu sekitar 9 tahun yang lalu, ketika aku merantau di kota ini. Aku membutuhkan uang tambahan untuk biaya kuliah. Aku bekerja paruh waktu di Club Z sebagai bartender. Sedang Kirana sebagai pelayan." cerita Arya mengenang masa lalunya.
Alice tertegun mendengar cerita Arya. Ia merasa kehidupan Arya yang penuh kerja keras dan tanpa ia sadari ia sudah mengagumi suaminya. Tiba- tiba Alice mengusap wajah Arya sambil tersenyum
"Ayo kak, kita berdoa malam." ajak Alice
Arya pun menganggukan kepalanya dan mereka berdoa malam bersama.
Ia pun bersyukur dapat bertemu pria yang sangat mengagumkan ini.
Selesai berdoa, mereka pun tidur dengan saling berpelukan.
Keesokan Paginya
"Good morning honey" sapa Arya sambil mencium dahi Alice.
"Morning" jawab Alice sambil menguap.
Alice melirik jam yang menunjukkan pukul 6.30 pagi. Alice bergegas bangun untuk menyiapkan sarapan.
"Mau kemana ?" tanya Arya.
"Mau ke dapur, menyiapkan sarapan buat kita." jawab Alice spontan.
"Ayo kita turun bersama ke bawah." kata Arya sambil menggandeng tangan Alice.
Sesampainya di ruang makan, ternyata di meja makan sudah tersedia makanan kesukaannya 'Kwetiaw goreng sea food'.
"Mbok, mbok yang masak makanan ini tadi pagi?" tanya Alice.
" Bukan non, tuan Arya yang memasaknya non." jawab Mbok Sumi.
Alice tertegun sebentar lalu ia melahap makanan kesukaannya. Ia sangat menyukai kwetiaw buatan Arya.
" Hmm...enak kak"
"Makannya pelan- pelan." jawab Arya sambil tertawa melihat tingkah Alice.
Drrt...drrt..
Bunyi ponsel Alice bergetar, Alice melihat nama yang tertera di ponselnya ' Olivia'
"Good morning Oliv." sapa Alice.
"Morning kak. Hari ini jangan lupa datang ke kampusmu, hari ini kamu wisuda kak." kata Olivia sepupunyamengingatkan.
"Oh iya. Ok sip, kamu jadi datangkan bersama mamamu dan kak Adrian?" tanya Alice dengan mimik serius.
"Iya kak. Bahkan oma ikut kami untuk hadir di acaramu. Jangan lupa dandan yang cantik ya kakakku tersayang."
"Baiklah. Thanks adikku tersayang." jawab Alice menutup pembicaraan di telpon.
'Aku harus segera siap- siap nih. Gawat oma hadir di acaraku.'
" Hey, honey kenapa kamu terburu- buru ?" tanya Arya.
"Sorry kak. Aku Lupa bilang hari ini aku ada acara wisuda. Oma akan hadir, aku harus segera bersiap- siap kak."
Arya pun segera bersiap untuk datang ke acara wisuda Alice.
Alice memakai kebaya rancangannya sendiri. Kebaya berwarna pink dengan model kerah sabrina sangat cocok di tubuh Sabrina yang langsing. Alice juga memakai make up yang soft .Tak lupa ia memakai sepatu high heels.
Arya sudah menunggunya dari beberapa menit yang lalu.
"Honey, kamu sudah siap? nanti kita terlambat."
" Iya tunggu sebentar. Aku ambil perlengkapan toga dll"
Setelah selesai menyiapkan perlengkapannya, Alice menuruni tangga dengan hati- hati karena ia memakai high heels. Mata Arya tertegun menatap tanpa berkedip penampilan istrinya
'Cantik menawan'
"Kak, kok melamun..Ayo kak, nanti kita terlambat." ajak Alice .
Arya terkejut, ia segera menggandeng tangan Alice menuju mobilnya.
Di Kampus Alice
"Hallo Princess, kamu sangat cantik hari ini." kata Dave.
"Hallo Dave, kamu juga sangat menawan hari ini. Ayo kita berfoto Dav." ajak Alice.
Alice, Dave dan beberapa teman kampusnya berfoto bersama merayakan kelulusan mereka. Arya menepi di sudut ruangan, ia menatap gadisnya yang sedang tertawa dan berfoto bersama beberapa temannya.
Tiba- tiba mata Arya melihat kehadiran sosok Nyonya Margaret yang berjalan dituntun Adrian di sisi kanan dan Olive di sisi kiri. Tante Shanon berdiri di belakang.
Alice menghampiri keluarganya yang baru datang itu.
"Hallo Grandma" sapa Alice
"Hallo Alice" kata oma
"Alice, congratulation ya udah lulus. Ini buatmu." kata Adrian memberinya sebuah buket bunga mawar pink kesukaan Alice.
"Thanks kak" jawab Alice
"kak, kapan acara dimulai?dan dimana kami duduk?" tanya Olivia.
"Sebentar lagi Oliv, ayo aku antar ke tempat duduk keluarga." ajak Alice sambil menuntun oma nya.
Para wisudawan duduk di tengah Aula. Sedang para keluarga duduk di balkon lantai atas dan dapat menonton acara wisuda melalui TV layar lebar yang dipasang di balkon.
Setelah mengantar keluarganya duduk di balkon atas. Alice mencari Arya di bawah, tetapi ia tidak menemukannya. Tiba- tiba seseorang menarik tangannya
"Hallo honey, kamu mencariku?" tanya Arya tersenyum.
"Kak ,kemana aja?aku mencarimu dari tadi." jawab Alice dengan muka kuatir.
"Ayo kak, kamu harus duduk di balkon dekat keluargaku." ajak Alice sambil menggandeng tangan Arya.
Akhirnya mereka sampai di balkon atas. Aryamenghampiri oma Alice dan menyapanya
"Selamat siang Nyonya." sapa Arya.
" Siang Arya. Ayo duduk di sebelahku." kata Nyonya sambil tersenyum.
Arya mengangguk dan duduk di sebelah kanan Nyonya.
Mereka duduk bersama sambil menonton acara lewat TV layar lebar.
Ketika nama Alice dipanggil, Alice naik ke panggung
"Alice Lovely Saputra dengan IPK 3.9 dan mendapat penghargaan sebagai 'Mahasiswi Berprestasi'. "
Alice memperlihatkan Sertifikat Mahasiswi Berprestasi dengan bangga dan senang.
Terdengar suara tepuk tangan dari para mahasiswa dan mahasiswi yang hadir.
Olivia , Adrian, Tante Shanon dan Nyonya Margaret ikut bertepuk tangan
'Cucuku yang cantik dan cerdas.'
Arya tersenyum dan ikut tepuk tangan dan bangga atas prestasi istrinya.
Setelah acara usai, Alice langsung berlari menuju tempat keluarganya duduk.
"Kak, congratulation ya " kata Olivia sambil memeluk kakak sepupunya.
"Selamat yach Alice." kata Tante Shanon.
"Terima kasih tante" jawab Alice
"Ayo kita rayakan acara kelulusan aku ini dengan makan siang bersama!" kata Alice sambil mengandeng tangan Olivia adik sepupunya.
Bersambung🙏
^Ayoo Dukung terus Author dengan kaci VOTE, LIKE DAN COMMENT😁
Thanks🙏