
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
Arya memicingkan matanya dan memfokuskan matanya pada pria muda yang duduk dan berbincang serius bersama Madam Rose mantan bos Arya di Club Z .
' Itu Mr. Christian Bale. Ada hubungan apa antara mereka berdua?' gumam Arya.
Alice melihat muka Arya yang berubah tegang.
Alice mengelus punggung tangan Arya.
" Ada apa kak? apa yang membuatmu menjadi tegang?" tanya Alice dengan mimik serius.
Arya menolehkan mukanya kembali menghadap Alice yang sedang menatapnya intens.
" I'm okay honey. There is nothing happens. ( Saya baik- baik saja sayang. Tidak ada masalah)." ucap Arya tersenyum.
Tiba- tiba sebuah kilatan blitz kamera mengarah pada Alice dan Arya. Arya spontan menolehkan wajahnya ke arah datangnya kilatan cahaya blitz itu.
' Para paparazzi. Kami harus segera pergi dari tempat ini.' gumam Arya.
" Honey, kita harus segera pergi dari Restaurant ini, paparazzi sudah mengambil fotomu." ucap Arya dengan suara kecil sambil menarik tangan Alice dengan lembut dan beranjak dari kursinya.
Alice menganggukan kepalanya dan mengikuti arahan Arya sambil memakai kembali maskernya.
Arya merangkul bahu Alice, Alice sedikit menundukkan kepalanya bersembunyi di balik dada bidang Arya sambil mereka berjalan beriringan keluar dari restaurant menuju parkiran mobil.
Sang paparazzi meraih ponsel dan menelpon boss nya.
Papparazzi📞: Hallo boss, aku sudah memotret nona Alice Lovely cucu bangsawan Charles Morris Arkitson.
Boss📞: Kerja bagus.
Papparazi📞: Sepertinya nona muda itu bersama kekasihnya seorang pria asing.
Boss📞: Coba kau selidiki siapa pria asing itu.
Papparazi📞: Baik boss.
Papparazi itu menutup ponselnya lalu beranjak dari tempat persembunyiannya menuju mobilnya.
Di dalam mobil Alice dan Arya sibuk dengan pikiran masing- masing .
'Aku akan menelpon pak Hanif agar mengirim seorang pengawal ke Paris untuk menemani Alice.' gumam Arya.
'Bagaimana bisa di Paris aku diikuti papparazi? Aaargh...kesal hidupku selalu diikuti papparazi.' gumam Alice.
Alice dengan wajah cemberut menolehkan wajahnya pada Arya yang sedang menyetir.
"Kak, kenapa mereka masih mengejar berita tentang diriku? Padahal aku seorang nona muda biasa bukan nona muda anak dari pengusaha no 1 dunia." ucap Alice dengan muka cemberut.
Arya tersenyum sambil melirik istrinya yang cemberut.
"Karena kamu telah membuat tindakan yang sensasional menolong seorang wanita yang sedang kecopetan waktu itu dan ternyata honey, kamu seorang cucu bangsawan Inggris Charles Morris Arkitson. Apakah kamu mengetahui sesuatu tentang hal itu?" tanya Arya dengan muka serius sambil menyetir mobil.
"Aku tidak terlalu mengingat dan mengenal kakekku karena beliau sudah meninggal sewaktu aku sangat kecil sedangkan papa dan oma tidak pernah menceritakan sedikitpun tentang dirinya." ucap Alice sambil berpikir.
Akhirnya mereka sampai di apartment mereka. Arya segera keluar dari mobilnya dan bergegas membukakan pintu buat Alice yang sedang hamil muda.
Arya menuntun istrinya bergegas masuk ke dalam Apartment. Setelah sampai di dalam unit apartmentnya Arya mengirim pesan whatsapp buat Pak Hanif tentang permintaannya seorang pengawal untuk Alice.
Arya juga mengirim pesan whatsapp pada Dimas asistennya mengenai keadaan perusahaan dan mengabarinya ia akan balik ke tanah air dalam 3 hari lagi. Selain itu Arya memberi perintah pada Dimas untuk menyelidiki lebih jauh tentang Perusahaan PT. W dari Australia dimana Christian Bale sebagai CEO nya.
Alice yang melihat Arya masih sibuk dengan ponsel dan laptopnya berniat menggodanya dengan memakai baju lingerie hadiah dari sahabatnya Belinda Huang.
Alice berjalan perlahan mendekati Arya yang duduk di kursi makan masih sibuk menjawab email kantornya dari laptop miliknya
" Ehem...apakah ponselmu lebih menarik dari pada diriku sayang?" ucap Alice dengan nada manja dan menggoda.
Arya yang terkejut mendengar suara Alice yang berubah manja membuatnya menolehkan mukanya ke arah sumber suara.
Arya menelan salivanya melihat penampilan Alice yang menggoda menggunakan baju kekurangan bahan alias lingerie yang berwarna dark blue.
"Ehem...sayang, apa kamu masih mau tetap di depan laptopmu atau ikut aku ke kamar?" tanya Alice menggodanya.
"Tentunya dirimu honey tubuhmu manis seperti madu." ucap Arya dengan senyum smirknya.
Tentunya di kamar terjadi kembali permainan panas yang membuat kedua insan basah dengan keringat.
Dan dinding- dinding kamar menjadi saksi bisu permainan panas mereka.
Keesokan siangnya mereka kedatangan tamu yaitu seorang pelayan perempuan berusia 50 tahunan bernama Mbok Sumi yang sudah 30 tahun mengabdi bekerja di rumah Alice dan seorang pengawal wanita bernama Yani yang berpenampilan rambut cepak mirip pria dan dia adalah mantan TNI AD yang disewa Keluarga Tjokro untuk pengawalan pribadi dan tentunya memiliki keahlian bela diri yang sangat hebat.
Kehadiran mbok Sumi membuat Alice merasa senang karena ada yang membantunya membersihkan apartmentnya. Sedangkan Arya merasa lega dan hatinya merasa tenang karena Alice sudah ada pengawal wanita yang siap mengawalnya selama di Paris dan tidak perlu lagi diragukan keahlian bela dirinya.
"Kak, kenapa oma mengirimkan seorang pengawal juga? aku merasa tidak bebas . Padahal aku bisa melawan para penjahat dengan ilmu bela diriku. " bisik Alice dengan nada manja sambil bergelayut manja pada Arya.
Arya menatap istrinya sambil tersenyum
" Honey sekarang kau sedang hamil muda. Kalo kamu berkelahi lagi itu sangat riskan buat baby yang ada di perutmu . Aku lakukan semua ini untuk keselamatanmu Princess mengingat kamu sudah pernah mengalami penculikan dan keberadaanmu disini menjadi trending topic di internet . Aku tak mau ada kejadian seperti dulu terulang lagi" ucap Arya dengan nada lembut sambil mencium pipi istrinya yang keras kepala.
Akhirnya Alice menyetujui dan mengakui pemikiran Arya benar sambil bergumam
' Hmm... You are my lovely bodyguard ( kau adalah penjagaku tercinta).'
Arya juga menghabiskan sisa hari liburannya di Paris selama seminggu dengan mengunjungi tempat- tempat favorit wisatawan seperti Menara Eiffel adalah sebuah menara besi yang dibangun di tepi sungai Seine. Bangunan ini dirancang oleh Gustaf Eiffel seorang insinyur Perancis dan seorang arsitek. Ketinggian struktur 325 m dan antena sepanjang 24m Menara ini yang menjadi ikon kota Paris.
Mereka juga mengunjungi Arc de triomphe de I' Etoile adalah sebuah Gapura Kemenangan yang berdiri megah di Place de I' Etoile.
Gapura ini dibangun atas perintah Napoleon Bonaparte untuk menghormati jasa tentara kebesarannya.
Selain itu, mereka juga mengunjungi Museum Louvre adalah museum yang terbesar di dunia dan memiliki koleksi paling lengkap dari seluruh dunia. Dulunya merupakan benteng yang dibangun pada abad ke 12 di bawah pimpinan Philip II. Kemudian bangunan ini dikembangkan menjadi sebuah istana seperti sekarang ini.
Mereka tak lupa mengunjungi sebuah gereja Notre Dame Cathedral berlokasi di ile de la cite. Bangunan gereja ini merupakan contoh terbaik dari arsitektur gothic Perancis. Dibangun tahun 1163 atas usulan Uskup Muarice de Sully.
Tak terasa waktu seminggu telah berlalu dengan cepatnya. Tiba saatnya Arya untuk balik ke Indonesia. Ada beberapa pekerjaan yang harus segera dikerjakannya karena sempat tertunda.
Di Airport
Arya sedang memeluk istrinya lalu membungkukan badannya sambil mencium perut Alice yang masih terlihat rata.
" Hey baby, jangan nakal ya, sehat selalu dan jaga mommy mu yang keras kepala." ucap Arya sambil mencium beberapa kali di perut Alice.
Alice tertawa terkekeh- kekeh karena perutnya merasa geli.
" Udah dong kak. Perutku merasa geli." ucap Alice sambil tersenyum.
"Ingat kalo pergi selalu bawa pengawalmu. Jangan lupa minum susu dan makan bergizi dan kontrol cek up dokter sebulan sekali ya." ucap Arya sambil tetap memeluk pinggang istrinya.
Ia merasa enggan untuk balik ke tanah air tapi pekerjaannya menuntutnya untuk segera kembali.
Arya mencium lembut bibir istrinya sebagai tanda perpisahannya dan Alice pun membalas ciumannya itu sampai akhirnya Arya melepaskan pagutan mereka. Mereka pun saling melambaikan tangan.
Arya melangkahkan kaki sambil mendorong kopernya menuju area check in counter. Alice masih terus menatap ke arah Arya sampai bayangan Arya menghilang di antara orang- orang yang berlalu lalang di area Departure itu.
Alice membalikkan badannya menuju pintu exit Airport dikawal pengawal wanita nona Yani yang berpakaian kaos dan celana panjang jeans.
Dari jauh sepasang mata mengintai Alice dan membidikkan kamera di ponselnya lalu mengirimnya. Pria itu mengirim pesan whatsapp ke seseorang .
Pesan WA :
Siang boss, nona Alice sekarang dikawal oleh seorang pengawal. Kekasihnya sudah pulang ke Indonesia dengan pesawat siang ini.
Seseorang yang dinamakan boss membuka pesan whatsapp yang dikirim padanya lalu balik menjawab pesan itu.
Pesan WA:
Thanks infonya.
Pria muda yang dipanggil boss itu memperbesar foto Alice yang dikirim anak buahnya yang bertugas menguntit Alice.
' Alice sebentar lagi kau menjadi milikku seorang.'
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Like, Vote dan Comment😁 Thanks🙏
^Jangan lupa klik Favorite untuk Update Cerita ini.😁