
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
Arya menganggukan kepalanya sambil mengelus perut buncit istrinya.
' Baiklah. Sepertinya babyku dan mommy nya sedang ingin makanan- makanan itu. Aku akan memenuhi keinginan mereka berdua.' gumam Arya.
Alice melirik suaminya dan
tersenyum
' Sayangku memang suami yang perhatian. Terima kasih Tuhan telah mempertemukan kami berdua.' gumam Alice.
Mata Alice menatap para pedagang kaki lima dari balik jendela mobil.
Ia melihat seorang pedagang sate ayam sedang membakar sate ayam dagangannya.
Sambil menyetir mobilnya, Arya sesekali melirik istrinya dan menahan tawanya
' Ini toh rasanya nemenin istri yang lagi ngidam cari makanan.' gumam Arya.
"Sayang. Tolong minggirkan mobilmu ke tepi jalan di depan itu. Aku sebentar turun untuk memesan sate ayam itu." ucap Alice dengan semangat.
Arya segera menepikan mobilnya ke tepi jalan. Alice segera memakai kacamata hitamnya dan maskernya sebelum ia turun dari mobilnya. Arya menahan tawanya melihat istrinya yang semangat turun dari mobil untuk memesan makanan.
" Honey, mau aku temanin?" tanya Arya.
" Tidak usah." ucap Alice sambil mengeleng- gelengkan kepalanya.
Alice dengan semangat mendatangi pedagang sate ayam itu.
"Pak, saya pesan 2 porsi sate ayam pakai lontong dan dibungkus ya pak." ucap Alice menelan salivanya melihat sate yang sedang dibakar.
"Baik nona. Sepertinya nona sedang hamil ya, sebaiknya nona tunggu saja di mobil. Saya akan segera mengantar pesanan nona ke mobil. " ucap pedagang sate itu tersenyum.
Alice menganggukan kepalanya tanda setuju. Alice melangkahkan kakinya kembali ke arah mobil.
Arya menatap Alice yang berjalan ke arahnya yang sedang bersandar di bagian belakang mobil.
"Honey, mana satemu? jadi belikan?" tanya Arya penasaran.
"iya jadi. Bapaknya baik suruh aku balik ke mobil, karena aku lagi hamil dan nanti ia antarkan ke mobil." ucap Alice menerangkan Arya.
Arya tersenyum lalu merangkul pundak Alice ke arah pintu depan mobil dan membukakan untuknya.
" Silakan masuk Princess." ucap Arya tersenyum sambil membungkukkan punggungnya 45 derajat.
Alice memukul lengan Arya sambil meruncingkan bibir seksinya.
" Lagi ngeledek aku ya? bilang aja silakan masuk bumil gendut." ucap Alice dengan ekspresi sedih.
Arya segera berlari ke arah pintu depan sebelah kanan.
Ia segera masuk ke dalam mobilnya dan mengelus rambut Alice yang panjang terurai tidak dikuncir.
" Honey aku cuma menggodamu tidak ada yang bilang kamu bumil gendut, malahan kamu terlihat seksi di mataku." ucap Arya sambil mengelus punggung istrinya.
Alice yang mendengar perkataan Arya, memiringkan tubuhnya ke arah Arya.
" Benarkah? Bagian manakah yang menurutmu aku seksi sayang? " tanya Alice penasaran .
"Hmm...semuanya." ucap Arya tersenyum smirk.
"Tidak mungkin. Hayolah sayang, aku mau tau bagian mana yang terlihat seksi buatmu?" tanya Alice semakin mendekatkan wajah dan tubuhnya ke arah Arya.
Arya yang terkejut melihat tubuh Alice semakin mendekat, ia menelan salivanya sambil berpikir harus bagaimana menjawab pertanyaan istrinya . Ia tersenyum smirk setelah mendapatkan sebuah ide kejailannya.
Arya menarik tengkuk Alice dan mel**** bibir Alice yang berwarna pink. Alice yang terkejut karena gerakan suaminya , akhirnya mengikuti permainan lidah suaminya yang sangat dirindukan.
Alice merasa terbius akan ciuman dan sentuhan suaminya sampai ia terkejut tangan suaminya sudah berada di benda kenyal favoritnya.
" Hmm...yang ini honey. Sungguh seksi di mataku." ucap Arya sambil tangannya sudah berada di benda kenyal favoritnya sambil me*****nya dan memainkan pu***nya.
Alice yang terkejut mengigit bibir bawahnya untuk menahan suara yang akan terlepas dari bibirnya. Arya tersenyum smirk sambil melirik istrinya yang sudah mulai bergairah .
" Honey kau sungguh seksi." bisik Arya di telinga istrinya.
tok...tok...
Arya melirik jendela kaca mobilnya di sebelah kiri ternyata bapak pedagang sate sedang mengantarkan pesanan istrinya. Arya segera keluar dari mobil sambil menerima sate ayam pesanan istrinya dan memberikan uang pada bapak pedagang sate itu.
" Ini pesanan satemu honey. Makanlah." ucap Arya tersenyum sambil memberikan bungkusan berisi sate ayam pada istrinya.
Alice menerima bungkusan berisi sate ayam dengan pipi merona merah dan wajah ditundukkan karena merasa malu menatap wajah Arya.
" Sayang, tadi bapak itu melihat kita bercumbu tidak? aku malu nih kalo jadi trending topic di media massa." ucap Alice menolehkan mukanya pada suaminya.
Arya tersenyum melihat tingkah istrinya .
"Tidak honey. Kalo bapak itu lihat, biarin aja toh kita suami istri sah. Kalo sampai jadi trending topik, aku senang kok. Biar pada tau istriku bumil yang cantik dan seksi . Hahaha." ucap Arya tertawa terkekeh.
Alice langsung meruncingkan bibirnya sambil memukul lengan suaminya.
" Dasar suami otak mesum. Kan aku tadi cuma nanya tapi kamu langsung praktekin." ucap Alice sambil meruncingkan bibirnya.
" Hahaha...tidak apa- apa toh suamimu ini yang praktekan, kalo orang lain baru tidak boleh. Jangan bertanya hal seperti itu lagi sama pria lain ya honey! " ucap Arya sambil mengelus rambut istrinya .
' Alice ternyata masih polos.'
Alice menganggukan kepalanya, lalu ia mencoba membuka bungkusan sate ayam yang sudah ada di pangkuannya. Tiba- tiba Arya menyambar bungkusan sate itu dan langsung membukanya dengan cekatan.
"Honey, buka mulutmu! Aku suapin ya." ucap Arya sambil tersenyum.
Alice menuruti permintaan Arya, ia membuka mulutnya lalu Arya menyuapi nya dengan telaten. Alice melirik suaminya yang terlihat tampan di matanya.
' Kok jantungku masih aja berdegup cepat bila bersamanya. Apakah aku mencintainya sangat dalam?Apakah Arya mencintaiku seperti aku mencintainya?'
Setelah selesai menyantap sate ayam ,mereka masih menghunting beberapa makanan yang ada di daftar list Alice. Setelah berkeliling satu jam lamanya mereka memutuskan untuk pulang ke Apartment Arya.
Alice yang terlihat sudah letih dan mengantuk digendong ala bride oleh Arya. Alice melirik suaminya
'Enak kalo hamil dimanja suami.' gumam Alice.
Arya mendorong pintu apartment dengan kaki kanannya sambil tetap menggendong Alice. Mereka bergegas memasuki kamar mereka dan merebahkan istrinya ke ranjang ukuran king size miliknya.
" Terima kasih sayang. Hari ini aku sudah makan enak dan rasanya kenyang sekali." ucap Alice sambil mengelus perut buncitnya.
cup...cup...
Arya mencium perut buncit Alice sehingga Alice merasa kegelian.
" Sayang, aku geli nih." ucap Alice tertawa terkekeh.
" Hallo boy, kamu sudah kenyang kah? atau masih merasa lapar? " ucap Arya berbicara dengan baby mereka sambil mengelus perut buncit Alice.
Alice tersenyum bahagia sampai tak terasa ada air matanya lolos mengalir di pipinya.
" Honey kok kamu menangis?Ada apa honey?" tanya Arya keheranan.
" Tidak apa kok. Aku merasa bahagia bersamamu hari ini. Kalo hari ini aku tetap kekeh berada di Paris, pasti diriku akan merasa kesepian ." ucap Alice sambil menghapus air matanya yang jatuh di pipinya.
Arya tersenyum lega lalu ia duduk di samping Alice yang sedang duduk bersandar di kepala ranjang.
" Aku ingin tau siapa yang membuat istriku yang cantik, cerdas dan keras kepala ini bisa merubah pendiriannya ?" tanya Arya penasaran.
" Kak Almira. Dia adalah kekasih Christian Bale. Sungguh malang nasibnya, tapi ia sangat tabah dan sabar menghadapi cobaan hidupnya bahkan ia masih mencintai pria bre***** Christian." ucap Alice dengan muka kesal.
"Bukankah Christian juga mendekatimu honey?" tanya Arya
" Aku hanya menganggapnya teman, ia pernah mentraktirku makan di restaurat paling terkenal dan sangat mahal di Paris. Lumayan makan gratis sayang." ucap Alice.
"Bukannya kau membawa Almira ke Indonesia ?Kau akan membuat masalah besar honey?" ucap Arya.
"Iya. Aku tidak takut dengannya, aku akan memberi pelajaran buatnya yang tidak menghargai seorang wanita." ucap Alice lantang.
Arya mendengarkan perkataan Alice dan kagum pada sifat Alice
' Istriku membuatku kagum padanya, ia begitu peduli pada temannya dan berani memperjuangkan hak- hak wanita.' gumam Arya.
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Vote, Like dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita ini