
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
'Aku merasa lega dan ikut bahagia. Semoga Chris berbahagia dengan keluarga kecilnya.' gumam Alice.
drrt..drrt..
Si pengawal wanita segera mengangkat ponselnya setelah melihat nama bossnya yang menelpon.
Pengawal📞: Halo selamat siang pak. Ada yang bisa dibantu?
Arya📞: Apakah nonamu di sebelahmu ? Aku ingin bicara dengannya.
Pengawal📞: Baik pak.
" Nona , pak Arya ingin bicara denganmu?" ucap si pengawal wanita sambil menyerahkan ponsel miliknya ke nona mudanya.
Alice menolehkan muka ke arah si pengawal wanita dengan menautkan kedua alisnya.
" Kenapa suamiku menelponmu? tidak ke ponselku? Apa kau menjadi mata- mataku?" ucap Alice sambil mengambil ponsel milik pengawal wanita itu.
Alice📞: Hallo sayang, kenapa menelpon ke ponsel pengawalku?bukan ke ponselku
Arya📞: Terus kemana lagi aku harus menelpon honey? Kenapa kau marah?apa kau cemburu padanya? sebaiknya kau cek ponselmu? aku sudah menelponmu berkali- kali tapi tidak kau angkat.
Alice mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya, ternyata ponselnya dalam status silent.
Alice📞: Ehem...maaf sayang, ponselku masih di silent karena aku ada janji pertemuan dengan Christian.
Arya📞: Hmm...jadi begitu toh, kalo ada kencan dengan seorang pria jadi ponselmu di silent? sekarang kau kemari aku akan memberimu hukuman.
Alice📞: Ti...tidak begitu sayang, kau salah paham. Baiklah aku ke kantor sekarang. Sampai jumpa di kantor. Bye.
Arya menutup ponselnya sambil senyum- senyum sendiri. Ia sudah menyiapkan hukuman untuk istrinya.
Alice menutup ponselnya sambil menautkan kedua alisnya
' Kok suamiku tidak seperti biasanya, kenapa dia begitu marah padaku?Aku harus ke kantor sekarang, dia telah salah paham.'
" Nona coba lihat ini, sepertinya Pak Arya berulang tahun hari ini nona." ucap si pengawal wanita sambil menunjukkan foto- foto Arya yang diberi kue ulang tahun dari para staffnya yang ia dapatkan dari grup whatsapp kantor.
Alice membelalakan matanya lalu menepuk dahinya
' Pantas ia marah padaku. Ternyata suamiku hari ulang tahun. Aarghh...aku begitu bodohnya.'
" Nona, ada apa?apakah ada nyamuk di dahimu? sampai- sampai kau menepuk dahimu?" ucap si pengawal wanita itu.
" Iiiish...kau ini. Ayo cepat antarkan aku ke Bakery X yang terkenal itu! Seingatku tidak jauh dari sini." pinta Alice.
" Baik nona." ucap pengawal wanita itu.
Mereka menempuh waktu 20 menit melewati jalanan macet di sianghari ,akhirnya mereka tiba di depan sebuah Bakery X yang terkenal di kota ini. Alice segera turun dari mobilnya sedangkan pengawal wanitanya merangkap supir pribadinya memarkirkan mobilnya ke pelataran parkir bakery . Alice melangkahkan kakinya memasuki bakery X yang terkenal di kota ini. Matanya mulai menjelajahi berbagai macam kue ulang tahun yang berada di etalase toko.
Setelah matanya puas menjelajahi kue- kue itu, Alice memutuskan membeli sebuah kue Black Forest yang berdiameter 18 cm yang ditoppingnya ditaburi serutan coklat dan buah ceri .
' Hmm...lezat aku ingin segera memakannya.'
Pelayan toko segera membungkus pesanan Alice dan Alice mengantri di kasir untuk membayarnya. Setelah menghabiskan waktu 20 menit berada di bakery X itu, Alice segera kembali ke mobilnya untuk melanjutkan perjalanan ke kantornya.
Menempuh waktu hampir 45 menit, akhirnya Alice tiba di kantornya. Alice segera turun di lobby perusahaan sedangkan pengawal wanitanya menuju basement untuk memarkirkan mobilnya.
Alice melangkahkan kakinya di sepanjang lobby kantor, tangan kanannya membawa sebuah jinjingan kardus berisi kue ulang tahun. Beberapa karyawan yang mengenalinya menyapanya dan memberi hormat padanya dengan menganggukan kepalanya.
Alice tersenyum sambil menganggukan kepalanya untuk membalas sapaan para karyawan. Alice melirik jam tangannya menunjukkan pukul 5 sore sebentar lagi para karyawan akan pulang. Alice bergegas menekan tombol naik di depan pintu lift.
tring
Pintu lift terbuka, Alice segera masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai tempat ruangan kerja Arya.
tring
Pintu lift terbuka, Alice melangkahkan kakinya keluar dan berjalan menuju ruangan kerja suaminya. Beberapa karyawan yang mengenalinya memberi salam hormat padanya.
Alice memberikan senyum dan menganggukan kepalanya untuk membalas sapaan mereka.
Alice melihat di ruangan kerja staff yang luas yang berbatasan satu sama lain dengan partisi mulai ditinggal penghuninya dan lampu - lampu mulai dipadamkan.
Ceklek.
Alice membuka pintu ruangan kerja Arya, tampak mata Arya masih menatap ke layar komputernya. Arya belum menyadari istrinya sudah tiba di dalam ruangannya.
Alice berjalan berjinjit mendekati kursi yang diduduki Arya sedangkan kue ulang tahun sudah diletakkan di meja tamunya.
" Happy birthday sayang sehat dan sukses . God bless you." bisik Alice di telinga Arya.
cup...cup...
Alice mencium pipi kiri dan kanan Arya.
Arya menarik lengan istrinya dengan lembut sehingga istrinya jatuh terduduk di pangkuannya.
" Kurang disini." ucap Arya tersenyum smirk sambil menempelkan jari telunjuknya di bibirnya.
" Hmm...ini memang yang kau tunggu- tunggu ya?" ucap Alice sambil meruncingkan bibir seksinya.
Alice menempelkan bibirnya ke bibir Arya dengan lembut, tapi Arya langsung mel**** bibir Alice dengan rakusnya. Alice hanya bisa mengikuti permainan li*** suaminya yang sudah memaksa masuk dan mengeksplore seluruh isinya. Mereka saling bertukar saliva dan hampir 10 menit mereka melakukan permainan itu dan membuat Alice melepas pagutan bibirnya karena kehabisan nafasnya.
Baru saja Alice merasa bebas bernafas, lagi- lagi ia melenguh dan berdesah karena tangan suaminya sudah menjelajahi lekak lekuk badannya mulai dari benda kenyal favoritnya hingga perut buncitnya yang diciumi tak henti- hentinya oleh suaminya.
" Aaa...Geli sayang. Sudah ya, malu kalau dilihat staffmu." ucap Alice memohon sambil menahan tangan suaminya yang sibuk bergerilya.
" Biarin aja. Tidak ada yang bisa masuk kesini dan aku sedang memberimu HUKUMAN untukmu karena tidak minta ijin padaku untuk bertemu dengan pria asing itu." ucap Arya tersenyum smirk.
Arya menggendong Alice ke arah sofa yang ada di ruangannya. Dengan hati- hati Arya meletakkan Alice di sofa panjang itu.
Alice memposisikan kembali punggungnya tegak dan membuka kue ulang tahun yang tadi dibelinya. Alice memotong kue ulang tahun itu menjadi potongan slice. Alice mengambil sepotong kue itu dan memasukkannya ke mulutnya.
" Hmm...lezat sayang. Ayo buka mulutmu sayang, kau harus memakannya karena hari ini kau berulang tahun. Maaf tadi pagi aku belum sempat memberimu ucapan selamat ulang tahun." ucap Alice sambil menyodorkan potongan kue itu pada suaminya.
Arya mengikuti perintah istrinya, mulutnya dibuka lalu dikunyahnya kue Black Forest itu.
Arya menatap istrinya yang asyik mengambil lagi potongan kue dan memasukkan ke mulutnya sendiri.
Arya tertawa terkekeh lalu ia menghapus sisa- sisa krem dan coklat yang berada di sisi kiri dan kanan bibir Alice yang seksi itu dengan jari telunjuknya lalu ia menghisapnya .
"Sekarang mana hadiah untukku?" tanya Arya dengan kedua telapak tangannya menghadap ke atas seperti orang meminta.
" Hadiah...oh iya aku lupa beli." ucap Alice sambil menepuk dahinya.
"Aku tidak minta barang yang dibeli dengan uangmu, tapi dirimu yang kuminta honey." bisik Arya di telinga Alice.
"Sayang...nanti sa..." ucap Alice yang sudah terputus karena bibirnya sudah dilu*** habis oleh suaminya.
Tangan suaminya yang jail sudah membuka celana panjang milik Alice sehingga tersisa ********** saja. Arya membuka celana panjang miliknya dan melemparnya sembarangan.
Arya mendudukkan istrinya di pangkuannya dan mulainya permainan panas mereka . Hanya terdengar desahan dan lenguhan dari ruangan kerja yang terkunci dari dalam. Dinding- dinding yang menjadi saksi bisu permainan panas itu.
Di basement, si pengawal wanita menunggu dengan setia di mobil nona mudanya . Tiba- tiba ia mendengar nada notifikasi pesan masuk ke whatsappnya.
nona: Yan. Kau boleh pulang, aku masih sibuk dengan suamiku. Aku pulang dengan suamiku.
Pengawal: baik nona.
Si pengawal wanita yang mengerti maksud pesan itu hanya menggeleng- gelengkan kepalanya.
' Gila benar sudah 3 jam mereka di atas sana. Apakah mereka tidak keletihan? Aargh...bodo amat bukan urusanku. Sekarang aku bisa pulang.'
Di ruang Arya
Alice sedang memakai celana panjangnya kembali, sambil menyeka butiran- butiran keringat yang menetes di dahinya. Arya membuka kulkas yang ada di ruangannya, ia mengambil sebotol air mineral dan memberikan minuman untuk istrinya
" Minumlah dulu honey!. Kau tetap hot dan seksi buatku. Terima kasih atas hadiahnya. Cup." ucap Arya sambil mencium bibir istrinya singkat.
Alice meruncingkan bibir seksinya. Tiba- tiba nada notifikasi pesan masuk ke ponselnya
Christian: Aku sudah menandatangani proposalmu. Besok sekretarisku mengirim dokumen itu ke kantormu dan uang 1 trilyun akan aku transfer besok. Thanks atas kejutan untukku dan Almira menitip salam untukmu dan mengucapkan terima kasih.
Alice: your welcome brother. I love all.
" Yes. Sayang, aku sudah mendapatkan investor baru dan besok akan mentransfer uang 1 Trilyun untuk perusahaan kita." ucap Alice tersenyum bahagia.
Arya menatap istrinya yang cantik, berjiwa sosial, cerdas serta keras kepala.
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Vote, Like dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita ini😁🙏