
🌻🌻Happy Reading🌻🌻
"Bukannya kau membawa Almira ke Indonesia ?Kau akan membuat masalah besar honey?" ucap Arya.
"Iya. Aku tidak takut dengannya, aku akan memberi pelajaran buatnya yang tidak menghargai
seorang wanita." ucap Alice lantang.
Arya mendengarkan perkataan Alice dan kagum pada sifat Alice
' Istriku membuatku kagum padanya, ia begitu peduli pada temannya dan berani memperjuangkan hak- hak wanita.' gumam Arya.
Keesokan Paginya
Matahari bersinar menerobos memasuki jendela kaca kamar di Apartment Arya. Tampak Alice yang masih tak beranjak dari tempat tidurnya setelah semalam mereka melanjutkan permainan panas mereka yang sebelumnya pemanasan di dalam mobil.
Alice tersenyum mengingat kejadian semalam, Arya dengan lembut mencium bibirnya mengucapkan 'Sweet dreams' untuknya berlanjut dengan permainan panas mereka.
' Apa ini hormon hamil yang membuatku seperti ini?'
Arya yang sudah lebih dulu bangun, tiba- tiba muncul dari luar kamar sambil membawakan sarapan berupa susu ibu hamil, sandwich berisi daging serta buah apel.
"Morning honey, ini sarapanmu. Ayo dimakan!Aku sebentar lagi berangkat ke kantor." ucap Arya sambil membawakan nampan berisi sarapan buat Alice.
Arya meletakkan nampan di nakas yang berada di samping tempat tidurnya.
Alice memaksakan dirinya untuk bangun walaupun matanya baru sebelah yang terbuka .Alice memposisikan punggungnya bersandar di kepala ranjang sambil menguap
" Morning." ucap Alice sambil tersenyum.
"Hmm...ada yang enak tidurnya semalam habis dipijat ya, sampai- sampai tidak bisa bangun pagi ini hahaha..."ucap Arya tertawa terkekeh.
Alice langsung meruncingkan bibir seksinya sambil memposisikan kedua tangannya bersidekap di dadanya.
"Kalo gitu aku tidak jadi makan dan minum susu yang kau sediakan untukku deh. " ucap Alice dengan bibir diruncingkan ke depan.
"Honey aku cuma becanda, jangan marah gitu dong...ayo aku suapin ya dan janji diminum susunya." ucap Arya sambil memegang sandwich untuk diberikan pada istrinya.
Alice langsung membuka mulutnya dan Arya memasukkan seperempat bagian dari sandwich itu ke mulut istrinya. Alice tersenyum sambil mengunyah sandwich yang diberikan Arya.
Arya menarik nafas panjang dan lega istrinya akhirnya mau makan.
" Ayo diminum susunya juga!" pinta Arya sambil memegang gelas susu untuk diberikan pada Alice.
Alice akhirnya mengambil gelas susu itu dan langsung meminumnya bersih tak bersisa. Arya yang melihat Alice meminum susu sampai habis lalu tersenyum puas.
Arya mengusap perut buncit Alice yang semakin membesar
"Hallo boy, sehat dan kuat selalu ya sayang. Cup...cup." ucap Arya sambil mencium perut Alice.
"Aargh...geli sayang. Kok baby nya aja yang dicium, aku kok tidak dicium juga?" protes Alice sambil meruncingkan bibirnya.
" Hmm...ada yang cemburu ya? hahaha...kalo mommynya dicium tidak bisa sebentar waktunya bisa- bisa daddy nya tidak jadi ke kantor nanti. Hahaha..." ucap Arya tersenyum smirk.
Arya lalu mencium kening istrinya dan bibir Alice singkat.
"Honey, aku berangkat dulu ya ke kantor. Baik- baik disini. Bye honey." ucap Arya sambil melambaikan tangannya.
Alice juga membalas lambaian tangan dan terus menatap punggung milik suaminya sampai menghilang di balik pintu kamarnya .
Setelah suaminya pergi, ia pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandi. Ia menyiapkan air di bath up lalu ia merendamkan tubuhnya yang masih terasa lelah karena permainan semalam. Ia menggosok tubuhnya dengan sabun yang wanginya seperti bunga lavender. Setelah setengah jam berada di kamar mandi, ia akhirnya keluar sambil memakai handuk yang dibelit di dadanya.
Tiba- tiba ponsel Alice berbunyi, Alice melirik ponselnya yang diletakkan di nakas. Ia tertegun sejenak, setelah melihat nama Christian Bale yang menelpon lewat video call.
'Angkat atau ngak ya? apakah Chris sudah mengetahui kekasih dan anaknya dibawa kabur olehku?'
Alice bergegas membuka lemari pakaian mengambil dan memakai dalaman dan kaos putih. Ia menggeser tanda hijau di layar ponsel
Alice📞: Hai bro Chris. How are you?( Hai Chris. Apa kabarmu?)
Chris📞: Hai Alice. I' m fine .Today are you have a time to accompany me?( Hai Alice. Saya baik. Hari ini apakah kau ada waktu menemaniku?).
Alice📞: Are you in Indonesia today? ( Apakah kamu di Indonesia hari ini?)
Chris📞: Yes. Can you meet me in Restaurant X at Hotel JW. Marriot? at 1 PM ( Iya.
Bisakah bertemu denganmu di Restaurant X di Hotel JW Marriot pukul 1 siang?)
Alice📞: Okay. See u there. Bye. ( Ok. Sampai jumpa disana. Bye)
Alice menutup pembicarasn dengan Christian Bale. Ia berpikir sejenak lalu tersenyum
' Aku ada ide. Aku akan memintanya menjadi investor untuk perusahaanku. Yes.'
Alice segera mengambil ponselnya dan memencet nomor Dimas.
Alice📞: Pagi Dim. Tolong kamu siapkan proposal yang biasa kita ajukan untuk investor baru dan email segera ke aku. Aku tunggu sekarang, tidak pakai lama ya.
Dimas📞: Baik nona. Untuk siapa nona?
Alice📞: Kau ini sekarang cerewet ya. Christian Bale. Ayo cepat kutunggu sekarang, aku ada meeting dengannya jam 1 siang ini.
Dimas📞: Ba...baik nona.
Dimas menutup ponselnya dan masih tertegun mendengar perintah nona mudanya, ia lupa sedang berdiskusi bersama Arya boss nya.
"Ehem...apakah tadi istriku yang menelponmu? apa yang diperintahkan padamu Dim hingga mukamu manyun seperti itu?" tanya Arya penasaran.
"Itu pak, aku disuruh menyiapkan dokumen Proposal untuk investor baru." ucap Dimas
"Siapa yang kira- kira menjadi investor barunya?" tanya Arya penasaran.
" Mr. Christian Bale " ucap Dimas.
Arya yang masih tertegun hanya menganggukan kepalanya ketika Dimas pamit untuk kembali ke ruangannya.
'Apa lagi yang direncanakan istriku ini? apakah dia tidak tau dirinya bisa dalam bahaya? Aaargh...membuatku
kuatir.'
Arya segera mengambil ponselnya lalu memencet nomor ponsel pengawal wanita yang disewanya.
Pengawal📞: Selamat pagi Pak Arya. Ada yang bisa saya bantu pak?
Arya📞: Pagi Yani. Apakah nona Alice memintamu hari ini menemanimu ke suatu pertemuan?
Pengawal📞: iya pak.
Arya📞: Tolong kamu jaga nona Alice baik- baik, aku kuatir dia sedang hamil dan kamu videokan pertemuan itu lalu kirim ke aku!
Pengawal📞: Baik pak.
Arya menutup ponselnya dan menarik nafas panjang
' Semoga pertemuan itu berjalan baik dan lancar.'
Di Apartment Arya
Setelah menerima dokumen yang dikirim via email oleh Dimas lalu ia mencetak dokumen - dokumen itu.
Setelah itu Alice duduk bersila sambil kedua tangan disatukan, ia memejamkan matanya untuk menghadap sang Pencipta sambil mulutnya mengucapkan doa syukur dan permohonan agar pertemuan dengan Christian berjalan lancar dan baik.
Selesai berdoa, ia mematut dirinya di depan cermin dan tersenyum puas.
Hari ini ia berdandan soft make up, memakai baju halter neck warna putih yang serasi dengan kulitnya putih , memakai celana jogger longgar di pinggang sehingga dapat menyembunyikan perutnya yang buncit. Tak lupa ia memakai sepatu flat , mengambil tas LV dan kacamata hitam merk Gucci yang sudah bertengger di hidung mancungnya.
Alice melangkahkan kakinya meninggalkan apartmentnya lalu turun ke lobby. Di Lobby ternyata Yani si pengawal wanita sudah menunggunya.
"Selamat siang nona Alice." ucap pengawal wanita itu sambil membukakan pintu mobil bagian belakang untuk nona mudanya.
" Pagi Yan. Ayo kita segera berangkat!" ucap Alice semangat.
" Baik nona." ucap pengawal wanita itu.
" Yan, bagaimana kabar nona Almira dan anaknya? apakah mereka senang tinggal di mansionku. Apakah kau sudah memberitahunya agar nanti jam 3 sore ke Restaurant X?" tanya Alice bertubi- tubi.
"Mereka baik nona dan mereka sangat senang tinggal di mansion terutama anaknya. Saat ini mereka sedang belanja di mall Y. Tadi aku mengantar mereka ke sana dan mereka akan datang ke Restaurant X jam 3 sore." ucap pengawal wanita itu.
Alice menganggukan kepalanya puas dengan rencananya. Yani si pengawal melihat wajah nona mudanya yang tersenyum bahagia lewat kaca tengah mobilnya.
' kenapa nona terlihat bahagia sekali?'
"Maaf nona, bagaimana nona terlihat semangat sekali hari ini padahal nona sedang hamil? Biasanya ibu hamil lebih manja, lebih tenang dalam bertindak malah ada yang malas bergerak hanya ingin di tempat tidur." tanya pengawal wanita itu.
" Kau ini cerewet sekali ya. Mau tau jawabannya karena aku adalah Princess Alice yang cerdas dan tentunya seksi .Walaupun aku hamil tapi otakku tetap dapat menghasilkan uang. Hahaha..." ucap Alice lantang dengan suara keras.
Yani si pengawal wanita yang mendengar jawaban dari nona mudanya itu merasa bulu kuduknya berdiri.
'Nonaku narsis sekali dan dia tidak seperti ibu hamil umumnya. Ia wanita yang luar biasa yang membuat semua orang terkagum padanya.' gumamnya.
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Vote, Like dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita ini😊🙏