Princess Alice

Princess Alice
86.Real Honey Moon



🌹🌹Happy Reading🌹🌹


'Dia istri yang sempurna buatku selain cantik, cerdas, berjiwa sosial ternyata ia tak pernah lupa akan Sang Pencipta. Apakah aku rela meninggalkannya setelah dua tahun pernikahan kami ini demi perjanjianku dengan oma nya? Semoga Tuhan memberikan kekuatan dalam cobaan yang akan dihadapinya di masa depan.'


Keesokan Paginya


Mentari sudah bersinar, sinarnya menerobos masuk ke dalam kamar tidur.


Alice menggeliat dan membuka mata sebelahnya sambil melirik ke arah jam duduk yang berada di nakas sebelah tempat tidurnya.


Jam menunjukkan pukul 5 pagi, Alice melirik Arya yang masih tertidur pulas di sebelahnya.


" Sayang, ayo bangun- bangun . Pesawat kita jam 9 pagi, nanti kita bisa terlambat." ucap Alice sambil menggoyang- goyangkan lengan suaminya.


Arya membuka matanya sambil tersenyum


"Hmm...ada yang tidak sabar ingin liburan ya? oke aku segera mandi sekarang, ayo kita mandi bersama!" ucap Arya sambil menaikkan alisnya sebelah.


Alice meruncingkan bibirnya sambil berpikir


' Kalo mandi sendiri- sendiri makan waktu yang lebih lama. Lebih hemat waktunya kalo berdua asal dia tidak ajak bermain.'


" Oke . Tapi ada syaratnya kak tidak ada permainan panasmu. Deal." ucap Alice sambil memberi jari kelingkingnya ke arah wajah suaminya.


" Deal." ucap Arya sambil menautkan jari kelingkingnya pada jari kelingking Alice.


Mereka berjalan bergandengan tangan masuk ke kamar mandi mereka. Sesuai perjanjian mereka tidak melakukan permainan panas, mereka menyelesaikan ritual mandi dengan waktu 15 menit.


Alice kuar dari kamar mandi dengan menggunakan bath rope sedang Arya berlilitkan handuk di pinggangnya, lalu mereka menuju walk in closet.


Alice memilih- milih baju yang akan dipakainya hari ini, akhirnya pilihannya jatuh pada dress berkerah sabrina bermotif bunga warna kuning. Ia mematut dirinya di cermin, ia membiarkan rambut panjang terurai di punggungnya tersenyum puas.


cup


Tiba- tiba dari arah belakang Arya memeluk pinggangnya yang mulai melar sambil mencium pipinya yang putih


"Cantik honey." bisik Arya di telinganya dan tangannya mulai bergerilya di bagian bawah tubuhnya.


"Aahh...sayang. Stop." Ucap Alice dengan nada sedikit tinggi sambil membalikkan badannya dan memegang tangan suaminya.


Alice membelalakan matanya dengan tajam lalu ia menarik kerah kaos putih Polo yang dipakai suaminya


" Sabar sayang, kita bisa melakukan permainan yang sangat banyak di sana." bisik Alice di telinga suaminya.


"ok... janji honey." ucap Arya sambil menaikkan alisnya sebelah.


" Hmm...Dasar otak mesum. Ayo kak buruan berangkat!" ucap Alice menggerutu sambil menarik kopernya menuju mobil yang sudah disiapkan Pak Darno supir keluarganya.


Arya menganggukan kepalanya sambil tertawa terkekeh karena berhasil menggodanya istrinya .


Mereka tiba di airport pukul 7.30 , mereka bergegas ke counter Check In dan tepat pukul 8 pagi pesawat mereka take off menuju tujuan liburan mereka yaitu pulau yang disebut Pulau Dewata.


Penerbangan mereka menempuh waktu 1 jam 20 menit dan akhirnya pesawat mereka landing dengan baik di Pulau Dewata.


Mobil yang disewa mereka sudah menjemput mereka di teras airport.


Seorang pria setengah baya menyambut mereka langsung membuka pintu mobil Alphard warna silver.


" Selamat datang nona Alice dan tuan Arya di Pulau Dewata. Nama saya Agus nona." ucap pria setengah baya sambil membungkukkan punggungnya 45 derajat sebagai tanda hormatnya pada nona muda dan tuan mudanya.


" Pagi Pak Agus." ucap Alice dan Arya berbarengan.


Mereka segera menaiki mobil silver yang akan membawa mereka ke villa yang sudah mereka sewa .


Akhirnya mereka tiba di daerah perbukitan Jimbaran , lokasinya yang tidak terlalu jauh dari tempat wisata Garuda Wisnu Kencana yang menjadi destinasi favorit para turis lokal maupun turis mancanegara.


Mobil silver yang ditumpangi mereka berhenti di sebuah villa yang berarsitektur modern minimalis dan memiliki private pool membuat villa yang mereka sewa sangat istagramable.


Alice segera keluar dari mobil sewanya diikuti Arya sang suaminya. Setelah Pak Agus pamit pada nona muda dan tuan mudanya.


Alice membuka pintu villanya dan langsung berlari mengecek ke seluruh penjuru villa yang disewanya.


Arya menarik koper- koper mereka sambil menggelengkan kepalanya melihat istrinya yang seperti anak kecil berlarian di dalam villa.


" Hati- hati honey!. Kau tidak sendirian tapi baby kita nanti kaget di perutmu. " pesan Arya .


" Iya sayang. Tenang aja." ucap Alice .


Arya menolehkan mukanya ke kiri dan ke kanan mencari istrinya.


Arya akhirnya menemukan istrinya sedang duduk di sofa malas yang berada di pinggir private pool.


Alice tampak sedang bergaya seksi sambil memegang ponsel di tangan kirinya .


Arya menatapnya sambil tersenyum smirk


' My Princess tampak cantik dan seksi walaupun badannya memiliki perut buncit.'


Arya melangkah mendekati istrinya dan duduk di sebelah istrinya sehingga membuat istrinya kaget dan menghentikan kegiatan shelfinya di ponselnya.


cup..cup..


Bunyi kecupan ringan di leher Alice yang sudah dikecup suaminya Arya dari arah sebelah kanannya sontak membuat Alice menolehkan wajahnya ke arah suaminya.


Arya tidak membuang kesempatan yang ada, ia mengangkat tubuh istrinya ke atas perutnya dan ia sendiri merebahkan dirinya di sofa.


" Ayo giliranmu sekarang!kan tadi udah janji honey." bisik Arya di telinga istrinya.


Alice membelalakan matanya sambil bergerutu


'Aargh...kok aku jadi bodoh kenapa tadi pake janji segala. Iiih...nagih deh jadinya.'


" Ayo dimulainya kapan nih? Kok bibirmu diruncingkan gitu sih? Aku jadi gemes nih." ucap Arya yang sudah melepas kaos putih sambil tersenyum smirk.


Alice menelan salivanya sambil menatap dada bidang dan perut rata Arya. Arya langsung mel**** bibir pink Alice sambil tangannya mulai bergerilya di bagian bawah tubuh Alice dan membuat Alice mulai terbawa suasana dan ia mengikuti arahan suaminya . Hanya terdengar desahan dan lenguhan dari mereka.


Hampir 2 jam pergulatan mereka melakukan permainan panas mereka.


Alice yang badannya tanpa sehelai benang terlihat lelah dan sekujur wajahnya penuh butiran keringat tampak tertidur pulas di pelukan Arya di sofa malas yang berada di pinggir private pool.


Arya membuka kedua matanya dengan malas lalu menggendong istrinya yang badannya polos tanpa sehelai benang menuju ke ranjang ukuran King size.


Ia meletakkan perlahan , ia tidak ingin istrinya bangun.


Arya menatap wajah istrinya sambil merapikan beberapa helaian rambut yang jatuh menutupi wajah Alice.


' Ia sungguh cantik luar dan dalam. Aku tidak akan meninggalkannya apapun yang terjadi.'


Alice tiba- tiba menggeliatkan tubuhnya, perutnya berbunyi sehingga membuatnya terbangun.


" Sayang perutku lapar sekali. Sepertinya kita melewatkan waktu makan siang kita. Ini gara- garamu kak." ucap Alice sambil memukul mukul bantal yang ada ke arah dada Arya.


" Hahaha...ini baru Real Honey Moon kita honey. Ayo kita cari makan!" ucap Arya tertawa terkekeh sambil mengusap lembut pucuk kepala istrinya.


" Aku mau mandi dulu" ucap Alice sambil berbalut selimut ia berjalan cepat menuju kamar mandi.


" Mau mandi bareng ngak honey?" tanya Arya menggoda istrinya.


" TIDAK." ucap Alice dengan nada tinggi.


" Oke..Aku mandi juga di kamar mandi depan ya." ucap Arya.


Akhirnya setelah 30 menit mereka sudah siap berangkat ke Restaurant tepi pantai yang terkenal di daerah Jimbaran.


Mereka diantar Pak Agus yang menjadi supir mereka selama mereka berada di Pulau Dewata ini. Setelah 15 menit mereka tiba di pinggir pantai yang dikelilingi Restaurant - restaurant terkenal.


Mereka berjalan menuju meja makan yang disediakan berada di tepi pantai. Alice memilih meja makan yang sedikit private tetap berada di pinggir pantai.


Alice menatap ke langit dan menikmati suasana matahari terbenam. Mereka segera mengabadikan moment itu dan Alice sibuk berpose dengan centilnya sambil mempromosikan dress rancangan di instagram nya.


" Sayang, aku suka sekali disini. Janji padaku kau akan membawaku kemari lagi bersama anak kita." ucap Alice memasang muka " puppy eyes" nya.


Arya tersenyum sambil menganggukan kepalanya tanda setuju.


Bersambung🙏


^ Ayo dukung author dengan beri Vote, Like dan Comment😁


Thanks🙏


^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita selanjutnya 😁