
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
Tak terasa waktu terus berjalan, tepat 7 hari sejak Alice tiba di kota mode Paris. Tiba saatnya Dave untuk pulang ke Indonesia.
Alice mengecek tiket pesawat SQ yang dipesan online oleh Dave.
Departure: 08.50 AM
Alice mengantarsahabatnya Dave ke Charles de Gaulle Airport menggunakan taksi.
"Jaga kesehatanmu dear, jangan lupa makan dan tidur yang cukup. Aku akan mengabarimu segera setelah tiba di jakarta." ucap Dave sambil memeluk sahabatnya.
" Baiklah. Take care. Sampaikan salam buat anak- anak butik. Doakan aku biar cepat selesai magangku selama 6 bulan disini dan kembali ke Jakarta." ucap Alice sambil memeluk Dave .
Dave melambaikan tangan sambil berjalan menuju petugas check- in .
Alice menatap bayangan sahabatnya sampai menghilang dari pandangannya.
Alice melangkahkan kakinya menuju halte di airport.
Hari ini ia memakai kaos putih lengan pendek dan celana hot pants tak lupa kacamata hitam serta tas ransel kecilnya dan sneakers putih.
Alice membiarkan rambut panjang hitam tidak diikat.
Setelah mengantar Dave ke airport, Alice berencana kembali ke Apartment yang disewanya.
Sambil menunggu bus di halte, tangannya berselancar di ponsel mencari makanan fast food untuk dipesannya.
Ketika bus tiba, Alice menaiki bus sambil mencari tempat duduk yang strategis . Ia memilih kursi yang sendiri dan di sebelah kiri terdapat jendela. Alice membuka jendela membiarkan angin semilir menghembus ke arah wajahnya. Alice memejapkan matanya dan tersenyum sendiri.
' I am so happy, besok aku akan mulai magang di butik Ms. Jessie Lee . Yes.' gumamnya .
Setelah 45 menit perjalanan Alice menekan tombol untuk pemberhentian halte berikutnya yaitu area apartment yang dihuninya. Alice sangat menikmati perjalanannya dengan bus. Ia merasa bebas berekspresi tanpa takut media massa membuat berita tentang dirinya.
Selain itu ia berencana menghemat biaya hidupnya di negara orang lain karena biaya hidup di Paris cukup tinggi walaupun ia seorang nona muda yang mewarisi kekayaan yang cukup berlimpah di negaranya.
Alice baru saja melangkahkan kakinya turun dari halte.
Tiba- tiba matanya melihat seorang wanita muda berwajah asia sedang berteriak panik
"Thief...thief...HELP me" ucap wanita muda berwajah Asia sambil menunjuk seorang pemuda kurus berambut pirang berusia 17 tahun yang hendak lari sambil memegang tas hitam wanita itu.
Alice menatap wanita muda itu dan kemudian beralih ke pemuda kurus yang hendak lari itu. Alice segera berlari mengejar pemuda kurus itu dan akhirnya ia dapat mengejar pemuda kurus itu dan sekarang ia berdiri berhadapan dengan pemuda kurus itu.
" Give me back her bag! ( kembalikan tas wanita itu)!" ucap Alice geram dengan tatapan tajam ke arah pemuda kurus itu.
" Don't disturb me , miss!"
( jangan nganggu aku,nona!)
ucap pemuda kurus itu ketakutan.
Alice maju menyerang pemuda kurus itu, Alice memegang lengan pemuda itu dan dengan gerakan cepat memelintir pergelangan tangan si pemuda kurus itu.
"Aaauuuww...please release me, miss ( tolong lepaskan aku nona)" teriak pemuda kurus itu kesakitan.
"Never" ucap Alice dengan nada tinggi.
Alice baru saja akan melangkahkan kakinya membawa pemuda kurus itu ke kantor polisi terdekat.
Tiba- tiba datang dua orang polisi berseragam bersama wanita asia yang kecopetan tasnya.
"Pak polisi, itu dia pria muda yang mengambil tasku." ucap wanita Asia menunjuk pemuda kurus itu.
"Miss, terima kasih atas bantuanmu meringkus pencopet ini. Bisakah nona ikut kami sebentar ke kantor kami untuk memberi keterangan ?" ucap pak Polisi.
"Okay Sir." ucap Alice tersenyum.
Dari jauh sebuah blitz kamera menyala membidik Alice beberapa kali. Kemudian pria yang memegang kamera itu menelpon seseorang. Pria itu adalah Mr. Hansen Spears, ia adalah wartawan senior dari koran Paris News.
Hansen📞:Hallo pak, kita dapat berita yang bagus dan akan menggemparkan.
Boss📞: Oh ya. Kamu segera kirimkan foto itu ke saya!.Siapa dia Hansen?
Hansen📞: Dia adalah Alice Lovely Saputra cucu dari almarhum Tuan Charles Morris Atkinson bangsawan dari Inggris warga Perancis yang menikah dengan Nona Margaret Tjokro dari Indonesia.
Boss📞: Oh ya, apa yang dilakukan gadis itu di Paris?
Hansen📞: Ia baru saja memenangkan ajang Kompetisi " Young Designer International" yang diadakan di Paris dan ia ternyata bukan sosok gadis manja dan sombong umumnya seorang nona muda pewaris ,boss. Ia baru saja menolong seorang wanita dan meringkus seorang pencopet .
Boss📞: Oh iya. Segera kau rilis berita bagus ini di internet malam ini. Good job Hansen.
Hansen📞: Thanks pak.
Hansen tersenyum puas atas kerja kerasnya.
Di Kantor Polisi
"Silakan duduk nona. Bisakah kita mulai sekarang untuk mengisi data anda nona?" tanya opsir polisi pada Alice.
"Baiklah." ucap Alice tersenyum.
"Nama lengkap nona dan pasport nona bisa lihat sebentar?" ucap opsir polisi.
" Nona Alice terima kasih atas bantuan dan kerja samanya. " ucap opsir polisi sambil menjabat tangan Alice.
Alice membalas jabatan tangan opsir polisi sambil tersenyum.
Baru saja Alice melangkahkan kakinya, ia dikejutkan dengan bahasa yang tidak asing buatnya.
" Maaf nona, terima kasih atas bantuannya tadi telah membantuku menangkap pencopet itu." ucap wanita muda berparas cantik dan berwajah asia.
"It' s okay mam. Sepertinya nyonya atau kakak ya aku harus memanggilmu? kita berasal dari negara yang sama." ucap Alice menatap wanita cantik bermata bulat dan berambut panjang.
Wanita muda itu tersenyum lebar.
" Aku berasal dari Indonesia. Nona berasal dari Indonesia juga?" tanya wanita muda itu.
Alice menganggukan kepalanya sambil tersenyum lalu menjulurkan tangannya
"Namaku Alice." ucap Alice sambil menatap wanita muda yang berumur 3 tahun lebih tua darinya.
"Namaku Almira Rahadi." ucap Almira.
"Senang mengenalmu kak. Dimana kau tinggal kak?" tanya Alice sambil berjalan bersama Almira menuju halte bus.
" Aku tinggal di Apartment Z di jalan xxx." ucap Almira
" Oh ya. Kita tinggal di apartment yang sama. Aku tinggal di lantai 12" ucap Alice.
"Aku tinggal di lantai 10." ucap Almira .
Mereka menaiki bus no.5 menuju Apartment Z.
Sepanjang jalan mereka mengobrol bercerita tentang berbagai hal dari makanan khas daerah, tempat wisata yang baru dibuka sampai politik negara yang mereka cintai walaupun saat ini mereka sedang ada di negara orang lain.
Tak terasa 30 menit perjalanan bus, mereka turun di area Apartment.
Mereka perlu sekitar 5 menit untuk tiba di kompleks Apartment mereka.
Sekarang mereka berdiri di depan lift Apartment. Alice memencet tombol naik.
Almira mengajak Alice untuk bertamu ke apartment nya.
tring.
Pintu lift terbuka, Alice memencet tombol angka 10. Pintu lift tertutup. Hanya beberapa menit, pintu lift terbuka.
Alice mengikuti Almira menuju apartment nya. Almira menekan tombol password pintunya.
ceklek
Pintu apartment dibukanya, baru saja mereka melangkahkan kakinya. Almira langsung disambut pelukan oleh seorang anak laki- laki berumur 2 tahun.
"Mommy...mommy ulang elat hiiks...hiiks...hiiks" ucap anak laki- laki yang masih blom jelas lafal bicaranya sambil menangis.
cup..cup..
Almira mencium dan memeluk anak laki- laki itu sambil menggendongnya membawanya ke jendela apartment dan membuka jendelanya membuat angin berhembus masuk ke dalam ruangan tamu itu.
Terdengar suara Almira yang sedang bernyanyi menghibur anaknya sampai anaknya tertidur. Almira membawa anaknya masuk ke kamar tidurnya.
Setelah beberapa menit, Almira keluar dari kamar tidurnya untuk menemui tamunya. Sebelumnya baby sister yang disewanya pamit pulang dan Almira memberinya upah kerja untuk hari ini.
Alice yang dari tadi melihat interaksi Almira dan anaknya, ia ikut merasakan kehidupan Almira. Alice blom berani menanyakan lebih dalam lagi tentang kehidupan pribadi teman barunya itu.
Almira mengajak Alice untuk makan bersama sore ini di apartment sebagai tanda terima kasihnya telah membantunya menyelamatkan tasnya yang berisi upah kerjanya.
Di kantor Arya
tok..tok..
"Iya masuk." ucap Arya.
Dimas masuk ke ruangan Arya sambil membawa tablet di tangannya.
"Hallo pak. Nona Alice membuat berita fantastic di internet dan menjadi trending topic hari ini. Apakah bapak sudah melihat beritanya?" tanya Dimas.
Arya menggelengkan kepalanya. Dimas memberikan tabletnya dan menunjukkan berita itu pada Arya. Arya menatap layar tablet itu. Kemudian Arya mencari berita itu di komputernya.
Arya membaca perlahan tulisan wartawan Mr. Hansen Spears yang menulis berita dengan judul
'Seorang nona muda cantik cucu dari almarhum Tuan Charles Morris Atkinson berjiwa penolong .'
Siapakah tuan Charles Morris Atkinson? kakek Alice kah?
BERSAMBUNG🙏
^ Ayo dukung Author dengan beri Like, Vote dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita 🙏