
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
"Aku akan selalu menjagamu kak. Oma berpesan padaku agar kita saling mengasihi ,saling membantu, saling menjaga dan saling memaafkan. Berjanjilah padaku kakak tidak mengulangi kesalahan yang sama! " ucap Alice sambil memeluk kakak sepupunya.
" Iya. Aku berjanji." ucap Adrian sambil memeluk Alice tanpa ia sadari air matanya menetes di pipinya.
Keesokan Harinya
Pemakaman Nyonya Margaret dihadiri keluarga, kerabat hingga partner Perusahaan dan pejabat negara. Pemakaman berjalan dengan khusuk dipimpin oleh seorang pastur.
Selesai acara, para pelayat menyalami Alice dan keluarganya untuk pamit. Setelah para tamu pulang, Alice dan keluarga berkumpul di mansion Nyonya Margaret. Mereka menunggu pembacaan surat wasiat Nyonya Margaret yang akan dibacakan oleh pengacara keluarga.
Seorang pria setengah baya masuk ke dalam ruang kerja nyonya Margaret, dia adalah sang pengacara keluarga Tjokro .
" Selamat siang tuan - tuan dan nyonya - nyonya sekalian. Hari ini saya akan membacakan isi surat wasiat dari Nyonya Margaret." ucap sang pengacara keluarga itu.
" Isi Surat Wasiat nya adalah sebagai berikut :
Saham 40% yang diwariskan dari tuan Harris Saputra ,diwariskan pada Nyonya Alice dan tuan Aryasatya Pramudya.
Saham sebesar 10% diberikan pada Nyonya Shanon. Saham sebesar 10% diberikan pada tuan Adrian . Saham sebesar 10% diberikan pada nona Olivia.
CEO Perusahaan Tjokro diberikan kepada Tuan Aryasatya Pramudya.
4.Presiden Direktur Perusahaan diberikan kepada Nyonya Alice Olivia Saputra.
Hasil keputusan ini murni dibuat oleh Nyonya Margaret dan hasilnya tidak bisa diganggu gugat."
Selesai pembacaan isi surat wasiat, Alice dan keluarganya berkumpul bersama sambil berbincang - bincang.
Alice menatap satu persatu keluarganya, ia tersenyum bahagia melihat tante Shanon dapat berkumpul bersama anak laki- lakinya Adrian , mantunya dan cucu perempuannya.
Alice melihat adik sepupunya Olivia yang sedang bersenda gurau bersama pacarnya Devon.
Alice menatap suaminya tercinta yang sedang mengendong baby Leo putra mereka. Sambil tersenyum Alice melangkahkan kakinya mendekati suaminya dan baby nya.
" Halo baby Leo, sini mommy gendong." ucap Alice sambil mengangkat baby nya dari gendongan suaminya.
cup
Alice mencium baby Leo dengan kasih sayang . Arya menghampirinya dan mencium pucuk kepala Alice.
" Kau bahagia Alice melihat seluruh keluargamu berkumpul?Aku turut bahagia juga honey." ucap Arya menatap istrinya dengan senyum kebahagiaan.
" Iya sayang. Aku bahagia bisa menyatukan semua keluargaku disini. Semua harus saling menerima, menyayangi dan melindungi keluarga ini." ucap Alice tersenyum bahagia.
drrt..
sebuah panggilan telepon dari nomor orang yang ditunggu Alice , akhirnya menelponnya
Chris📞: Halo Alice, aku turut berduka cita atas meninggalnya oma mu.
Alice📞: Thanks brother. Gimana kabar mommy mu?
Chris📞: Aku sudah menitipkan pada sebuah tempat Rehabilitasi gangguan mental. Aku berterima kasih padamu, mommy ku tidak kau tuntut secara hukum.
Alice📞: Kita adalah satu keluarga besar. Sudah selayaknya kita saling memaafkan. Salamku buat kak Almira dan Nevan.
Chris📞: Salam buat semua anggota keluarga Tjokro. Kalo Alice dan keluarga mau ke Paris, kabarin aku agar kami menyediakan fasilitas untukmu dan keluarga selama di Paris.
Alice📞: Wow. Pasti kami kabarin .Thanks Chris.
Alice menutup telponnya dan tersenyum bahagia.
' Tugasku menyatukan keluargaku sungguh perjuangan. Tapi melihat mereka bahagia, aku pun bahagia. Terima kasih Tuhan atas kebahagiaan ini.'
Beberapa Bulan Kemudian
Hari terus berganti, bulan terus berjalan. Tak terasa sudah mendekati akhir tahun lagi.
Di Mansion
Alice terlihat menatap laporan keuangan perusahaan. Matanya sudah merasa sangat lelah. Ia melirik jam sudah menunjukkan pukul 4 sore.
Alice menatap baby Leo yang sudah berumur 1 tahun sedang tertidur di dalam ranjang kecilnya.
ceklek
Alice melirik pintu kamarnya yang dibuka suaminya. Arya tersenyum padanya sambil berjalan menuju arahnya.
" Honey, aku punya kejutan untukmu." ucap Arya sambil memberikan 2 tiket konser Chanyeol + Punch di Seoul .
Alice bangun dari kursinya langsung memeluk suaminya.
" Thanks sayang. Tapi bagaimana dengan baby Leo? Apakah ia ikut dengan kita ke Seoul? dia terlalu kecil untuk ikut kita konser." ucap Alice dengan ekspresi sedih.
Arya tersenyum lalu merangkul pinggang istrinya sambil menatap istrinya.
" Tak usah kuatir baby Leo dijaga mbak Tutik pengasuh baby Leo serta Yani Pengawal wanitamu. Adrian serta Marisa dan bayinya menginap di mansion ikut menemani baby Leo." ucap Arya sambil mencubit hidung mancung Alice.
Alice tersenyum bahagia lalu ia mencium pipi suaminya. Arya tersenyum bahagia melihat istrinya senang.
Tibalah hari yang dinanti- nantikan Alice . Sebelum berangkat menuju airport, Arya dan Alice mencium anak mereka baby Leo. Mereka juga berpamitan pada Adrian dan Marisa.
" Selamat bersenang- senang Alice." ucap Adrian sambil memeluk Alice.
" Thanks kak sudah mau menjaga baby Leo." ucap Alice tersenyum.
" Thanks Adrian." ucap Arya.
" Sama- sama. Jangan lupa bawa kabar baik untuk kami. " ucap Adrian sambil tertawa terkekeh.
Perjalanan pesawat dari Jakarta menuju Seoul memakan waktu 7 jam.
Akhirnya mereka telah tiba di airport Incheon Seoul. Alice dan suaminya segera memanggil taksi menuju hotel tempat mereka menginap selama 3 malam di Seoul negeri ginseng itu.
Setibanya di hotel, mereka istirahat sekitar 1 jam lalu pergi membersihkan diri. Selesai membersihkan diri, Alice berdandan soft serta mengikat rambut panjang ala pony tail. Ia memilih baju tanpa lengan berwarna maroon dan rok kulit hitam serta jaket kulit hitam, tak lupa sepatu boots coklat.
Arya memilih kaos abu- abu dengan jaket denims serta celana jeans serta sepatu sneakers dan topi hitam.
Selesai berdandan, mereka bersiap- siap untuk pergi ke tempat menonton konser 'Chanyeol' idola Alice.
Mereka tiba di sebuah gedung yang luas dan megah tempat diadakan konser ' Chanyeol'. Lampu- lampu sorot bergelantungan di langit- langit tepat di atas panggung yang megah itu.
Alice dan Arya duduk di kursi VIP sangat dekat dengan panggung. Arya melirik istrinya Alice terlihat sangat antusias menunggu acara dimulai. Arya mengulum senyumnya melihat tingkah istrinya.
Tepat pukul 7 malam waktu Seoul, acara konser dimulai.
Pertama yang tampil penyanyi wanita teman duet ' Chanyeol' yaitu Punch berambut pendek dan berponi memakai dress warna hitam .Beberapa menit kemudian tampil 'Chanyeol' pria muda kurus tinggi berambut hitam memakai kaos hitam dengan blazer hitam serta celana jeans. Terdengar teriakan para gadis melihat kedatangan 'Chanyeol' sang idola. Tak ketinggalan Alice ikut teriak memanggil nama idolanya, Arya mengulum senyumnya sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya.
Stay With Me ( song by : Chanyeol & Punch)
na ye du nu nul
ga mum yon
to o ru nun
gu nun dong ja
jak ku ga sum i
shi ryo so
i cho ji gil ba re so
kum i ram yon i je
ke o na sum yon je bal
jong mal ni ga
na ye un myong in gol ka
non falling you
un myong cho rom
no rul falling
to na rul bu ru ne calling
he o na ol su op so
je bal hold me
ne in yo ne ku ni non ji
gi da rin ni ga man nun ji
ga sum i min jo
we ne ryo an nun ji
Stay with me
ne ma um sok
gi pun go se
ni ga sa nun ji
stay with me
ne a ne sum gyo
wat don jin shil
Alice menyanyikan lagu berbahasa korea itu sambil mengoyang- goyangkan badannya. Alice menarik tangan suaminya untuk ikut bergoyang dan beryanyi bersama. Arya menggelengkan kepalanya sambil tangan bersedekap di dadanya.
" Kau sangat menyukai penyanyi pria itu ya?" bisik suaminya di telinga istrinya.
Alice melirik suaminya sambil tersenyum
" Aku hanya mengidolakan suaranya. Sayang, jangan katakan kau cemburu. Hahaha..." ucap Alice pada suaminya.
cup
Alice mengecup singkat bibir suaminya.
" Stay with me forever until death will part of us.
( Bersamaku selamanya sampai kematian memisahkan kita)." bisik Alice di telinga suaminya.
Arya tersenyum lalu membalas dengan mengecup punggung tangan istrinya.
" Aku selalu bersamamu sampai kematian memisahkan kita honey." ucap Arya tersenyum bahagia.
⚘⚘⚘⚘
Hai Readers,
Karya ' Princess Alice' sudah tamat sampai bab ini. Terima kasih banyak untuk Readers setia yang mengikuti cerita karyaku dari awal sampai bab terakhir ini.
Terima kasih juga untuk Platform Mangatoon dan editor yang memberi kesempatan pada saya untuk berkarya disini.
Mohon maaf, kalo masih banyak kekurangan di karya perdanaku ini🙏🙏.
Sekarang saya posisi isoman, semoga saya cepat pulih untuk kembali berkarya di karya baru berikutnya.
Sampai jumpa Readers di karya baru saya selanjutnya.
Salam sehat selalu ya guys.
I love u all😁🙏🙏