Princess Alice

Princess Alice
16. Perempuan Posesif



🌻🌻Happy Reading🌻🌻


Alice baru saja turun dari tangga, ia dikagetkan dengan suara yang sudah familiar di telinganya.


"Hallo princess, gimana hari ini udah siap latihan?" tanya Arya sambil tersenyum..


" Siap bos" kata Alice sambil bergaya memberi hormat pada Arya..


Sesampainya di tempat latihan, Alice mengganti baju dengan baju taekwondonya..


" Hari ini aku yang melatihmu , latihan memukul dan mengelak pukulan lawan, udah siap Princess?"


"Siap kak"


" aah kak , sakit tanganku" teriak Alice kesakitan karena ia tidak berhasil mengunci lawan..


"Aah kak, punggungku sakit kak dibanting"


Akhirnya setelah satu jam setengah latihan diakhiri, Alice merasa lega, tapi ia merasa seluruh badannya terasa ngilu semua..


" Aah kak, aku tidak bisa ganti baju tangan kananku terasa ngilu kak" kata Alice memelas dari balik pintu toilet.


Arya menghampirinya dan masuk ke toilet. Alice terkejut karena Arya tiba- tiba masuk ke toilet..


"Sini aku bantu" kata Arya sambil membuka ikatan sabuk di pinggang Alice.


" aah.." teriak Alice ketika Arya meloloskan tangan kanannya dari baju taekwondonya.


Arya membantu Alice mengganti bajunya dengan menolehkan mukanya ke samping dan menutup matanya.


Setelah selesai membantu Alice, Arya keluar dari toilet.


"Kakak tunggu di luar ya, jangan lama - lama nanti kamu lapar seperti biasanya"


Alice tertawa geli melihat tingkah Arya


'Kena aku prank dia hari ini.'


Di luar toilet, Arya menggaruk kepalanya walaupun tidak gatal.


Akhirnya mereka meninggalkan gedung latihan taekwondo.


Arya menyalakan mesin mobil , ia bertanya pada Alice


"Hari ini mau makan apa Princess?"


"Apa aja deh kak, perutku sudah berbunyi nih"


Akhirnya mereka makan di sebuah restaurant fast food.


Arya memesan 2 porsi nasi + ayam + soft drink untuk mereka berdua..


Tiba- tiba berbunyi ting..ting..bunyi wa masuk ke ponsel Alice .


Alice mengecek wa dari no yang tidak dikenalnya isinya:


( sebuah foto jadul tampak seorang gadis cantik berambut panjang dan Arya masih imut mungkin waktu SMA)


Jadi jangan rebut Arya, dia milikku!!


Kalo mau tahu tentang Arya datang malam ini ke Club Silver X jam 19.00


Dari :Juwita


Alice termenung sesaat, lalu jari jemarinya mengetik


" ok aku datang".


Tiba - tiba kak Arya membuatnya kaget


" Hai Princess kamu melamunkan aku ya?"


" GR aja kakak, kak aku lelah bisa langsung pulang ke rumah kak"


" ok kita pulang " kata Arya sambil mikir kok tumben biasanya masih ngajak jalan ..


Club Silver X


Tepat pukul 19.00 Alice tiba di Club Silver X, ia baru saja masuk beberapa pria menatapnya tanpa kedip.


Malam ini rambut Alice digerai, ia memakai tank top putih dan rok mini ketat warna hitam .


Alice langsung menuju meja bartender..


" 1 gelas vodka Pri" kata Alice pada bartender yang sudah dikenal sejak beberapa tahun.


" Malam Princess,ok tunggu sebentar tumben sendirian "jawab sang bartender .


Tiba - tiba ada seseorang duduk di sebelahnya menyapanya


" Hallo Alice Lovely Saputra, perkenalkan namaku Juwita Putria" sapa seorang gadis cantik, yang memakai dress merah super ketat .


Alice menatapnya sejenak, lalu ia tersenyum


" Hallo juga panggil aku Alice saja"


Alice menjulurkan tangannya untuk bersalaman.


" Aku sudah melihat foto kirimanmu. Sekarang adakah hal lain yang ingin kau bicarakan denganku?"


" Iya..KAU TIDAK BOLEH MENIKAH DENGAN ARYA" kata gadis itu sambil membelalakan matanya..


" kenapa?"


Alice menatap gadis itu 'Ini perempuan posesif dan setengah gila , aku tidak mau ladeni.'


" eh elu diam saja, elu udah ngerti kan?"


" Aku balik dulu ya" kata Alice beranjak dari kursinya.


Alice menuju parkiran mobil, ia merasa ada 2 orang pria mengikutinya, tiba - tiba seseorang mencoleknya


" Hallo gadis cantik, masih pagi kok pulang?"


Alice mengelak dari rangkulan pria itu, tetapi seorang pria yang lainnya menghadangnya..


Alice sudah siap memasang kuda - kuda 'Tidak sia - sia aku latihan taekwondo nih, aku praktekan aja sekalian.'


Tiba- tiba Kak Arya sudah di sebelahnya


" Hati - hati princess" teriak Arya ia langsung menyerang pria yang di belakang Alice.


Alice pun menyerang pria di depannya, ia mengelak pukulan lawan .


" Aa...ampun nona" kata pria yang tadi menghadangnya ternyata ia berhasil mengunci tangan lawannya.


Tiba - tiba beberapa polisi datang, Arya menyerahkan pria - pria itu ke polisi untuk diinterogasi.


Arya melihat dari jauh seseorang yang dikenal di masa lalunya .


'Juwita, ngak mungkin..tapi ada urusan apa dia disini?'


Pelataran Parkir Club Silver


"Sialan, gagal rencanaku" kata Juwita dengan ekspresi marah.


Di dalam mobil


" Kak , terima kasih sudah menolongku"


" Tentu aku pasti menolongmu , kamu kan tunanganku"


" bagaimana kau tahu, aku di club malam ini."


" Si Pri bartender itu temanku, dia yang menelponku, dia yang memberitahuku bahwa ada seorang gadis aneh yang mengancammu."


" oo...next time aku harus berterima kasih padanya."


" Kak, boleh aku nanya siapa juwita itu?"


" Kamu mengenalnya Alice?"


" iya, tadi siang waktu kita makan, ia mengirimiku foto jadul kakak dan dia, apakah dia mantan pacarmu?"


" Juwita itu adik kelasku di SMA, awalnya aku perlakukan seperti adik, tapi akhirnya aku melihat tingkah nya yang posesif, semua teman perempuanku di sekolahku diancam tidak boleh mendekatiku " cerita Arya sambil mengenang masa lalunya.


"oo...aku juga menyadari dia punya sifat posesifnya maka tadi aku ngak ladeni" kata Alice.


" Smart girl" kata Arya sambil mengelus rambut Alice..


Arya dan Alice menuju ke kantor Polsek terdekat.


Di Kantor Polisi


" Selamat malam pak, saya mau melaporkan seorang wanita yang telah mengancam tunanganku, namanya Juwita Putria, ini bukti wa nya" lapor Arya dan memberikan buktinya pada polisi.


Pak polisi mencatat dan mengecek di komputer.


Tiba - tiba seorang polisi datang mendatangi mereka


" Pak Arya , bu Alice, apakah diantara kalian ada yang 'mengenal nona Juwita Putria?"


" iya saya mengenalnya pak" kata Arya.


" menurut pengakuan pria - pria tadi yang ditangkap, mereka disuruh dan dibayar oleh nona Juwita"


Arya kaget dibuatnya ia lalu berkata


" Silakan diselidiki dan diproses secara hukum pak, saya baru saja melaporkan nona Juwita yang mengancam nona Alice."


Setelah selesai melapor di kantor polisi.


Arya membawa Alice ke apartment nya.


" Kak, kenapa kesini, aku baik - baik saja bisa tinggal di rumahku."


" Tidak Alice, kamu masih dalam bahaya Juwita belum tertangkap polisi, aku belum tenang."


" Kak, harusnya kak Arya senang ada gadis cantik yang tergila pada kakak , kok ngak kakak pacarin aja dia?" tanya Alice menggodanya..


Arya langsung menatap Alice dengan mata tajamnya sambil berkata


" Tidak princess, aku lebih memilih gadis keras kepala dan .." sambil menjitak kepala Alice.


"Auw..kok aku yang dijitak kepalanya kak" kata Alice dengan cemberut.


Arya tertawa geli melihat muka cemberut Alice..


bersambung🙏


^Ayo Dukung Author dengan beri VOTE, LIKE dan COMMENT.😁


Thanks🙏


^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita ini😊