Princess Alice

Princess Alice
26.Bertemu Nyonya Margaret



🌻🌻Happy Reading🌻🌻


"Hallo Dave, apa kabarmu ?"


"Hallo princess, baru saja aku mau menelponmu memberi kabar padamu, design dressmu sangat menarik dan aku setuju untuk menjahitnya."


"Aku punya ide, bagaimana kalau design dressmu ini aku sertakan dalam kompetisi ' Designer international' yang disponsori oleh Perusahaan Branded baju terkenal ' Gxx'."


"Oh ya, ok aku setuju, thanks Dave. "


Alice menuju sebuah kulkas yang ada di ruangan Dave, dan mengambil sebuah minuman dingin .


Dave mengambil sebuah buku ternyata buku keuangan, dan menyerahkan pada Alice.


"Princess, coba kamu cek catatan keuangan butik kita, kita mendapatkan penambahan profit sebesar 50% dalam waktu 6 bulan ini" kata Dave dengan muka gembira..


"Wah..Dave kamu seorang yang brilian" seru Alice sambil memeluk sobatnya..


"Princess kamulah otak briliannya, aku hanyalah orang yang membantumu mengelola butikmu."


Alice dan Dave menghabiskan waktu sepanjang siang hingga sore hari dengan berbincang mengenai berbagai topik design baju , bisnis online sampai masalah percintaan Alice.


"Gimana kabar suamimu tersayang, apakah kalian sudah melakukan ritual malam pengantin?"


" Kak Arya dia baik kabarnya, kami blom sempat melakukan ritual yang kau maksud itu, udahlah Dave aku malas membahasnya."


" Kenapa dear?"


"Aku harus meyakini diriku dulu, apakah dia menikahiku karena ia jatuh cinta padaku atau ia kasihan padaku atau ia menginginkan surat tanah perkebunannya atau warisan papa?"kata Alice dengan raut sedih.


Akhirnya Alice cerita tentang Perjanjian Pra nikah yang dibuat oma Alice dan ditandatangani Arya.


Dave menghampiri Alice dan memeluknya menghibur & menguatkan Alice.


"Princess, aku rasa Arya tidak seburuk yang kita duga, sebaiknya princess menilainya dengan hatimu " kata Dave memberi saran..


Alice mengangguk perlahan dan menghapus air matanya.


Alice melihat jam sudah menunjukkan pukul 19.00 , ia segera pamit pulang.


Dave memesankan taxi untuk Alice.


Alice tiba di rumahnya, ternyata Arya blom pulang dari kantor.


Alice mengecek WA yang masuk ke no ponselnya.


Arya:


"Maaf, baru sempat kabarin, aku pulang ke perkebunan , lagi ada masalah disana. Sekarang aku di airport.


Jangan lupa makan ya"


Alice tertegun, dalam hatinya merasa sedih


'ada apa dengan diriku kok merasa kehilangan diri kak Arya, dia hanya suami kontrakku selama 2 tahun, blom tentu dia menyayangiku dengan tulus'.


Akhirnya ia tertidur karena ia juga merasa lelah dengan aktivitasnya hari ini.


Keesokan paginya


Alice terbangun tepat pukul 8 pagi, ia segera mandi dan pergi makan pagi.


Sambil makan, ia menelpon Dimas.


" Hallo Dimas, Pak Arya apakah ada cerita kepadamu tentang masalah di perkebunannya?"


" Selamat pagi Nona Alice, Pak Arya bercerita ada sekelompok orang menganggu di perkebunannya ."


"Apakah Arya tau siapa dalang sekelompok penganggu itu?"


"Kurang tau nona, mungkin pak Arya tau"


"Baiklah, oh iya Dimas kamu tolong awasi Kirana staf baru, karena aku memergokinya menelpon seseorang dan Kirana bertugas mengawasi Pak Arya."


" Baik nona. Saya akan menyuruh orang untuk mengawasinya."


"Satu lagi Dimas, pesankan saya 1 tiket pesawat, saya mau menyusul pak Arya."


"Baik nona."


Alice akhirnya tiba di rumah Nyonya Margaret ( oma Alice) setelah 3 jam perjalanannya.


Hari ini Alice tampak cantik dengan blouse warna biru dan rok biru model A-line.


Ia langsung dibukakan pintu oleh kepala pelayan yaitu Bu Sriyati ( ibu angkat Adrian).


"Selamat pagi Princess, kamu mau bertemu dengan Nyonya ?"


"Selamat pagi bu. Iya , ada dimana beliau?"


"Ada di taman belakang. Mari saya antar nona."


Akhirnya mereka tiba di taman belakang.


"Good morning grandma, apa kabarmu oma?" sapa Alice sambil mencium Nyonya Margaret Tjokro.


"Good morning Alice sayang, baik sayang. Gimana kabarmu?."


"Ada yang ingin kusampaikan kepadamu Oma."


" Apa sayang?" tanya Nyonya dengan alis dikerutkan.


"Baiklah".


Nyonya meninggalkan tamannya diikuti Alice di belakangnya.


Sesampainya di ruang kerjanya, Nyonya membuka brankas nya untuk mengambil sesuatu.


Kemudian ia memberikannya pada Alice.


"Ini adalah hadiah pernikahanmu sayang"


"Terima kasih oma." kata Alice sambil membuka kotak ,ternyata sebuah kalung berlian blue safir swarovsky .


Alice tertegun dan ia menatap oma nya sambil berpikir


'Ia tidak menyetujui pernikahan ini, apa maksudnya ia memberiku hadiah ini?'


"Apa yang ingin kausampaikan sayang?" tanya oma nya sambil tersenyum.


"Mengenai Perkebunan Pelangi milik keluarga Arya."


"Kau sudah mengetahuinya rupanya, ada apa dengan perkebunan mereka?"


" Om Gerald hendak membuat resort diatas tanah perkebunan itu, tetapi warga disana menolak selain itu struktur tanah kurang kuat bisa membuat bencana longsor .Dan ia telah mengutus sekelompok orang membuat kekacauan disana"


"kurang ajar Gerald dia sangat serakah. Kamu boleh lapor polisi untuk itu, aku serahkan padamu dan Adrian untuk mengurus hal ini, jangan sampai muncul nama " Tjokro" grup terbawa.


Aku akan membuat surat untuk keluarga Arya dan kau bisa memberikan pada keluarganya."


Sudah 1 jam Alice menunggu Nyonya besar menulis surat yang distempel materai dan ia didampingi pak pengacara keluarga Pak Hanif yang dipanggilnya mendadak.


Akhirnya surat itu selesai diketik dan ditandatangani disertai diberi materai.


Alice sangat senang menerima surat itu yang akan segera diberikan kepada Arya.


Sebelum pergi, Nyonya menanyakan sesuatu hal padanya .


" Alice mukamu berubah ceria dibanding tadi pagi ketika kau tiba disini, begitu pentingkah Arya bagi kehidupanmu? Apakah kau sudah jatuh cinta padanya? atau jangan- jangan kau sudah hamil ?" tanya oma dengan bertubi- tubi pertanyaan.


"Arya adalah teman dekatku, sudah sepantasnya aku menolongnya, aku sudah bertemu dengan ibu, keluarganya dan warga desa. Mereka hidup sederhana dan mereka tetap berjuang mempertahankan tanah perkebunan."


"Kalau soal hamil, aku belum hamil, tenang oma aku bukan gadis bodoh." kata Alice menenangkan oma nya.


" Terima kasih oma untuk surat ini, aku pamit pulang, masih ada beberapa hal yang aku harus urus." kata Alice sambil mengecup pipi oma.


"Tunggu sebentar, Alice apa balasanmu untuk surat ini?"


"Aku akan melakukan apa saja untuk omaku tersayang."


"Ok. Deal. Janji yach Alice, saat waktunya kamu harus menepati janjimu"


"Ok oma"


Alice berlari menuju ke pintu keluar, tanpa berpikir oma nya sudah membuat rencana baru buat hidupnya lagi.


Nyonya besar tersenyum sambil menatap cucu kesayangan pergi dari ruang kerjanya.


Di dalam mobil, Alice membaca surat yang sudah ditanda tangani oma nya.


Isinya menyerahkan kembali tanah perkebunan ke pemilik awalnya yaitu ayah Arya.


Dan menghapus utang keluarga Arya.


'Nyonya besar ternyata tidak seburuk yang kukira '


Alice langsung mengendarai mobil HRV merah dengan cepat kembali ke kantor.


Setelah menempuh 3 jam perjalanan akhirnya Alice tiba di kantor.


Alice segera ke ruang Adrian, ternyata Adrian sedang asyik ngobrol dan tertawa dengan Marisa.


" Ehem..ini masih jam kantornya, staf dilarang berbincang kelamaan" kata Alice dengan nada tinggi.


Adrian dan Marisa yang kaget atas kehadiran Alice tersipu malu, Marisa langsung pamit keluar ruangan.


"Ada apa Alice, keliatannya kau kecapean?" tanya Adrian.


"Aku baru dari rumah oma, dan aku sudah menceritakan kerja om Gerald kepada oma"


" Terus apa kata oma?"


"Oma sudah memberikan surat ini yang intinya mengembalikan tanah perkebunan pada keluarga Arya" kata Alice sambil menunjukkan surat yang dibuat dan ditandatangani oma.


Adrian langsung membaca surat itu dengan teliti.


" iya ini sudah sah secara hukum, kita tinggal cari surat kepemilikan tanah perkebunan yang aslinya, keliatannya sudah hilang dicuri oleh om Gerald, Alice."


" Iya, aku akan memikirkan caranya untuk mengambil balik surat kepemilikannya itu, yang penting surat dari oma ini akan kuserahkan besok kepada keluarga Arya."


" Besok?"


" iya, aku akan ke perkebunan malam ini."


bersambung🙏


^Ayo Dukung terus Author dengan kaci VOTE, LIKE DAN COMMENT😁


Thanks🙏


^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita ini😊