
🌹🌹Happy Reading🌹🌹
Alice menolehkan wajahnya ke arah jendela pesawat, ia melihat awan biru dan putih dari jendela di sisi kanannya. Ia melirik Dave sahabatnya yang sedang tertidur pulas di sebelah kirinya.
Baru 5 jam pesawat terbang meninggalkan kota kelahiran Alice menuju Paris. Alice merasakan kerinduan pada Arya dan ia mencoba memejapkan matanya sambil berkhayal Arya ada di sebelahnya.
' Maaf sayang, aku terpaksa mengenalkanmu sebagai 'my boyfriend' pada pria bule itu karena aku tidak mau banyak orang mengetahui aku telah menikah. Padahal kak Arya selalu menjagaku, mengajariku beladiri dan melindungiku.' gumam Alice bersedih.
Setelah melakukan perjalanan dengan pesawat hampir 13 jam menuju kota Paris, akhirnya pesawat Alice akan mendarat di Bandara Charles de Gaulle.
Terdengar suara pilot dari Pesawat SQ yang ditumpangi Alice memberi pengumuman
"Good evening Ladies and Gentleman. This is Captain Peter Zhang speaking. Just a few minutes later we will landing at Charles de Gaulle Airport. Please take a seat belt. Enjoy the journey and see you in the next trip. Thank you." ucap Pilot pesawat .
Alice membuka tirai jendela di sebelah kanan dari kursinya. Ia memandang ke langit gelap yang bertabur bintang. Alice melihat ke arah bawah pesawat tampak banyak cahaya berkelap- kelip menandakan kehidupan kota besar metropolitan yang sangat terkenal sebagai kota Mode.
Di Charles de Gaulle Airport
Setelah melewati bagian pemeriksaan pasport ,Alice dan Dave menuju tempat bagasi koper. Sambil menunggu Dave mengambil koper mereka, Alice duduk sambil mengecek pesan whatsapp yang masuk ke ponselnya. Tiba- tiba sebuah suara pria yang familiar menyapanya
"Halo Alice, kau sedang apa disini? menunggu seseorangkah?" tanya pria bermata biru bernama Christian.
"Mmmh..hai Christian. Yes, aku menunggu temanku mengambil koperku." ucap Alice sambil tersenyum.
"Ehem...ini kopermu princess." ucap Dave sambil menatap intens pada pria bermata biru itu.
Alice menolehkan mukanya pada Dave
" Kenalkan Dave, ini Christian." ucap Alice.
Dave dengan semangat menjulurkan tangannya pada pria tampan bermata biru itu..
"Dave..mmmh tampan kau boleh memanggilku Daisy." ucap Dave dengan gaya kemayu.
Alice mengulum bibirnya menahan tertawanya melihat tingkah sahabatnya
'Dasar ganjen ,tidak bisa nahan yang bening- bening.'
"Christian." ucap Christian membalas uluran tangan Dave, tapi ia buru- buru menarik tangannya.
"Dimanakah kau menginap malam ini Alice?" tanya Christian penasaran.
" Di Apartment Z di jalan xxx" ucap Alice sambil menatap mata biru milik pria tampan itu.
"oh ya. Ternyata tidak jauh dari tempat tinggalku. Aku tinggal di apartment X di jalan xxx" ucap Christian sambil tersenyum.
Sambil menarik koper Alice berbincang- bincang dan sesekali tertawa dengan Christian. Sedang Dave memanyunkan bibirnya sambil menarik kopernya karena dirinya merasa tidak dianggap ada disana alias dicuekin.
Akhirnya mereka sampai di halte airport. Dave memberhentikan sebuah taxi dan memasukkan koper- koper ke dalam taxi.
"Aku pamit dulu ya Christian. Aku sangat lelah dan ingin segera beristirahat di apartmentku. Bye"ucap Alice tersenyum.
"Baiklah. Selamat malam Alice .Selamat beristirahat. Bye." ucap Christian.
Dave melambaikan tangannya dan Christian menganggukan kepalanya.
Taxi berangkat menuju Apartment X di jalan xxx.
Sesampainya mereka di Apartment X , Dave dan Alice melangkahkan kakinya masuk ke dalam lobby Apartment X. Mereka menuju lift.
tring..
Pintu lift terbuka, mereka melangkahkan kakinya masuk ke dalam lift. Dave memencet tombol 15. Akhirnya mereka sampai di lantai 15. Mereka keluar dari lift.
Mereka sampai di depan pintu apartment sewa mereka. Dave mengingat password pintu yang diberikan oleh owner apartment. Kemudian Dave memencet password yang diingatnya.
ceklek
Pintu apartment dibuka. Alice melihat apartment yang cukup luas yang terdiri dari ruang tamu, dapur, ruang makan, 2 kamar tidur, kamar mandi dan balkon.
Alice menarik koper menuju kamar tidur utama yang lebih luas. Ia segera merebahkan dirinya di ranjang ukuran king size. Setelah beberapa saat, ia bangun dari ranjang menuju kamar mandi untuk ritual membersihkan dirinya. Ia mengisi bath up dengan aromaterapy yang ia sukai dan segera masuk ke dalam bath up untuk merelaksasikan tubuhnya yang lelah setelah 13 jam perjalanan dengan pesawat.
Arya: Hallo honey, sudah sampai di Paris?
Arya: Apakah kau sangat menikmati perjalananmu?
Arya: Apakah kau tidak merindukanku?
Arya: Apa yang sedang kau lakukan sekarang?
Alice tertawa ngakak melihat isi whatsapp kiriman Arya. Ternyata Arya sangat cerewet sekali di whatsapp. Alice membalas pesan whatsapp itu.
Alice: Hai sayang, aku sudah sampai di Apartment. Dari apartmentku aku bisa melihat menara Eiffel. Wow..pemandangan kota yang sangat indah.
Alice: Apakah kau sedang merindukanku?Baru aku tinggal setengah hari sudah rindu padaku? hehehe...
Alice: Aku baru selesai mandi masih memakai handuk.
drrt...drrt...
Alice melihat di layar ponselnya video call memanggil dari Arya. Alice menggerakkan layar hijau ke kanan.
Alice: Hai kak, kau masih di kantor? Disana pukul berapa kak?
Arya: Hallo honey, iya aku masih di kantor. Sekarang pukul 10 malam. Kau masih memakai handukmu? cepatlah berganti baju dulu honey. Nanti kau masuk angin.
Alice: Tunggu sebentar ya, aku ganti baju dulu.
Setelah menunggubeberapa menit, Alice kembali ke layar ponselnya.
Alice: Hai kak. Aku kasih liat Menara Eiffel terlihat dari apartmentku loh.
Alice melangkah keluar menuju balkon apartmentnya. Dan mulai memutar- mutarkan ponselnya untuk mendapatkan view Menara Eiffel yang tepat .
Alice: Gimana kak udah terlihat?
Arya: Iya sudah. Indah sekali pemandangan kota Paris ya honey.
Alice: Makanya kakak menyusul dong kemari!
Arya: Kau kan tau, aku tidak bisa karena masih banyak pekerjaanku yang blom selesai. Maaf ya honey, next trip aku akan menemanimu.
Alice: oh iya kak, Christian pria bule yang tadi bertemu dengan kita ternyata tinggal di apartment di dekat aku kak.
Arya terdiam sesaat untuk berpikir, dan akhirnya ia memutuskan untuk memberitahukan Alice.
Arya: Honey, sebaiknya kau berhati- hati padanya. Karena menurutku pertemuanmu dengannya bukan tanpa sengaja tetapi sudah direncanakan.
Alice tertawa ngakak
Alice: kakak sedang cemburu padanya ya?
Arya: Aku memberitahumu sesungguhnya karena ternyata ia klien baru partner perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan kita. Aku merasa ada udang di balik batu. Berhati- hatilah selalu ya.
Alice: Baiklah sayang. Sekarang aku makan malam dulu ya bareng Dave. See u tomorrow kak.
Arya: Okay. Salam buat Dave. Bye
Alice mematikan ponselnya dan segera keluar dari kamarnya untuk mencari Dave.
Ternyata Dave sedang memasak makanan buat dinner mereka Spagetti Beef. Mereka menikmati makanan dinner mereka sambil berbincang- bincang dan menikmati malam pertama mereka tiba di kota Paris yang sangat indah.
Bersambung🙏
Selamat Merayakan Idul Fitri 1442 H ; Mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏
^ Ayo dukung Author beri Like, Vote dan Comment ya😁Thanks🙏
^ Klik Favorite untuk Update cerita selanjutnya