
🌻🌻Happy Reading🌻🌻
Di Apartment Arya
ting...
Bunyi notifikasi whatsapp berbunyi, Arya melirik ponsel yang diletakkan di sebelah kiri meja kerjanya.
' Pesan whatsapp dari Pengawal Alice. Apa lagi yang dikerjakan Alice ?'
Arya penasaran lalu membuka pesan whatsapp berupa foto- foto Alice di supermarket yang sedang memilih ikan laut segar, lobster ,sayur- sayuran dan buah- buahan.
Arya tersenyum lebar melihat tingkah Alice yang menggemaskan
' Andai aku bisa berada di sana menemaninya berbelanja. Ia pasti sedang ngidam sesuatu nih. Aku akan mengirim resep- resep memasak lobster dan seafood lainnya ke Alice.'
Tiba- tiba mata Arya berhenti pada sebuah foto seorang pria muda bermata biru sedang membawa plastik belanjaan berjalan di samping Alice yang sedang tertawa lepas.
' Lagi- lagi Christian Bale. Aaargh...'
Arya mengepalkan kedua tangannya di meja. Tak lama sebuah pesan whatsapp masuk lagi ke ponsel Arya. Arya penasaran , ia segera membuka pesan whatsapp terbaru kiriman dari pengawal Alice.
Matanya menatap tajam foto Alice yang sedang makan malam dengan Mr. Christian Bale di restaurant mewah di Paris.
Bruuuk...
Arya memukul meja kerjanya dengan keras sambil mengusap wajahnya beberapa kali dan berteriak
"Aaarghhh..." teriak Arya memecah keheningan di tengah malam.
Arya segera mengambil ponselnya dan memencet video call nomor Alice.
tut...tut...tut...
Alice📞: Hallo kak, sedang ngapain kak? jam berapa sekarang di sana?
Arya📞: Jam 12 malam disini.
Alice📞: kok jawabnya ketus sih kak. Kakak tidak kangen nih ama baby mu?tidak kangen ama mommy baby mu?
Arya📞: Gimana kabar baby ku? sehat kan? apa dia nakal ?
Alice📞: Aku akan jawab kalo kakak bilang dulu ke aku , 'aku kangen padamu honey'.
Arya📞: Baiklah. Aku kangen padamu. Gimana kabar baby ku?
Alice📞: Baby nya baik tapi sekarang sering lapar kalo malam. Eh kak, ada apa denganmu? kelihatannya kau lagi kesal dengan seseorang.
Arya📞: Iya denganmu. Dari mana saja kau hari ini?
Alice📞: oo...pasti pengawal setiamu yang mengadu padamu ya? Baiklah aku akan ceritakan. Aku pergi ke supermarket sore ini bersama pengawalmu. Di sana aku bertemu dengan Chris, kakak ingat pria bermata biru yang aku kenalkan di airport. Dia membantuku membawakan plastik belanjaanku, kemudian ia mentraktirku makan malam di sebuah restaurat mewah di kota. Kau tau aku tadi mencoba makanan 'Beef Burguignon' , hmm...sangat enak kak.
Arya📞: Ehem...lalu apa lagi yang kalian lakukan setelah itu?
Alice📞: Maksudmu apa setelah itu kak?
Arya📞: Apa kau mengundangnya ke apartmentmu?
Alice📞: Hahaha...sayangku sedang cemburu rupanya. Baiklah, aku akan ceritakan semuanya. Chris hanya mengantarku pulang lalu ia balik ke apartmentnya. Bagaimana mungkin aku mengundang seorang pria malam- malam ke apartmentku? Ada pengawalmu yang siap menghabisinya kalo berani menginap bukan? Hahaha..
Arya terdiam menghela nafasnya , ia pun sedikit malu karena cemburunya menguasai otak cerdasnya dan sekarang ia terlihat bodoh di hadapan istrinya.
Arya📞: Ehem...sudah lewat tengah malam disini, aku lelah habis bekerja seharian. Cepatlah tidur honey dan ingat jauhlah pria itu! Bye honey..cup
Alice📞: Sudah tidak cemburu lagi sayang? Hahaha...kakak cemburu membuatku menjadi gemes ingin menciummu kak. Baiklah, good night kak. Sweet dreams. cup...cup...
Di Paris
Alice yang baru saja menutup ponselnya sambil tertawa terkekeh mengingat suaminya Arya yang cemburu padanya setelah melihat foto dirinya dan Christian sedang dinner dari pesan whatsapp yang dikirim pengawal wanitanya.
Alice yang belum sempat mengganti bajunya saat Arya menelponnya tadi, segera pergi ke kamar mandi untuk ritual membersihkan dirinya . Setelah 15 menit ia keluar dari kamar mandinya menuju kamar tidurnya untuk berbaring di ranjangnya. Tak sampai 5 menit Alice sudah terlelap tidurnya di bawah selimut tebalnya.
Hari berganti hari, tak terasa tiba waktunya acara 'Fashion Show' baju- baju untuk musim dingin yang diadakan di mansion keluarga Arkitson.
Tampak kesibukan di butik tempat kerja Alice sejak pagi hari. Alice dan rekan kerjanya sibuk mengepak baju, mantel, celana panjang sampai sepatu boots yang akan digunakan model langganan mereka untuk memperagakan rancangan baju Alice dan rekan- rekannya.
Alice tampak antusias dengan acara ini sampai- sampai ia lupa breakfast. Tiba- tiba sang pengawal wanita menghampirinya sambil membawa sebungkus hamburger dan susu bumil untuk Alice.
" Nona Alice, silakan dimakan dulu hamburger dan susunya. " ucap sang pengawal wanita itu sambil meletakkan bungkusan hamburger dan susu di meja kerja Alice.
Sesaat Alice melirik pengawal wanita itu
"Aku masih kenyang. Thanks ya."jawab Alice singkat.
"Nona, ini tuan muda Arya menelpon lewat video call nona." ucap sang pengawal wanita itu sambil menyerahkan ponselnya pada Alice.
Alice menatap tajam pada pengawal wanita itu sambil bersungut- sungut
' Dasar tukang ngadu. Tidak lihat nona nya lagi repot. Hmm...kak Arya telpon lagi, sungguh menyebalkan pengawalku ini.' gumam Alice.
Alice mengambil ponsel yang diserahkan padanya, ia berakting di depan Arya sambil tersenyum manis
Alice📞: Hai kak. Kakak sedang di kantor? Sama aku juga.
Arya📞: Iya. Aku dengar siang ini, kau mau mengadakan acara ' Fashion Show' butikmu di mansion keluarga Arkitson .
Alice📞: Iya kak. Aku sangat senang sekali beberapa hasil rancangan baju musim dinginku ikut dalam acara Fashion Show ini. Selain itu aku bisa mendatangi mansion keluarga Arkitson yang belum pernah aku kunjungi.
Arya📞: Aku ikut senang mendengarnya honey. Tapi sekarang kau harus makan dulu breakfastmu dan susu mu. Ingat ada baby di perutmu!
Alice📞: Baik suamiku tersayang. Udah dulu ya, aku mau siap- siap berangkat. Bye..
Arya📞: Bye..
Alice menutup ponsel lalu mengambil bungkusan hamburger itu dan mulai memakannya. Sambil makan ia mengecek peralatan yang akan dibawanya ke tempat acara .
Sang pengawal wanita mengamati semua gerak gerik nona mudanya.
'Aduh nona muda, kau ini tidak ingat lagi hamil ya. Benar- benar seorang wanita perfect dalam bekerja dan ambisius. Beruntung nona muda mendapat suami tuan Arya yang sabar dan setia pada nona.' gumam sang pengawal mengeleng- gelengkan kepalanya.
Tepat pukul 10 pagi mereka berangkat menuju mansion keluarga Arkitson menggunakan 2 mobil. Satu mobil box berisi peralatan dan perlengkapan buat acara Fashion show dan satu mobil jenis Elf untuk membawa Alice dan rekan - rekan kerjanya menuju mansion keluarga Arkitson.
Perjalanan menempuh waktu 1 jam untuk mencapai mansion keluarga Arkitson di sebuah valley yang sangat indah.
Di sepanjang jalan, Alice menatap pemandangan pohon- pohon cemara yang menjulang tinggi. Ia membuka jendela mobil lalu menjulurkan tangannya sambil mendongakkan kepalanya sambil menghirup nafasnya dan menutup matanya.
' Udaranya yang sangat bersih dan pemandangan yang indah.'
Pemandangan yang sangat langka kalau kita berada di kota- kota besar.
Bersambung🙏
^ Ayo dukung author dengan beri Like, Vote dan Comment😁
Thanks🙏
^ Jangan lupa klik Favorite untuk update cerita selanjutnya😊