My Mom Is My Super Hero

My Mom Is My Super Hero
Bab 82, Tristan Terluka



Jika Queen sedang mati-matian melawan Leonard, berbeda dengan Gavin yang kini berlari mengejar Laura. Laura yang melihat Gavin dan seorang wanita berlari ke arahnya semakin menarik paksa Davin dan Devan.


"Cepat! Jika tidak ku bunuh kalian sekarang," ancamnya dengan mata melotot.


Davin dan Devan yang tubuhnya sudah lemas hanya mengikut saja tarikan tangan Laura dan masuk kedalam mobil. Laura yang naik dalam mobil entah milik siapa itu menyalakan mobil dan pergi dari tempat itu.


Gavin yang melihat bingung, bagaimana cara mengejar Laura. Matanya melihat sekeliling, ada sebuah mobil hitam, ia pun menuju mobil tersebut dan membawanya pergi menyusul mobil Laura. Begitu pun dengan Chloe yang juga pergi mengejar mereka,


Lucas yang mengetahui Chloe pergi menjadi kesal, kesal karena Tristan menghalanginya untuk membunuhnya.


"Badjingan sialan! Ini tidak ada hubungannya dengan mu, minggir kau, jangan halangi aku membunuh wanita tua itu," marahnya masih melayangkan tinju dan tendangan.


Mereka berdua bertarung tidak menggunakan senjata lagi, karena senjata mereka telah jatuh entah kemana akibat pertarungan mereka berdua yang sengit.


"Dia adalah Mommy ku, tidak akan ku biarkan kau menyakitinya," balasnya melayangkan tinjuan dan tendangan.


Keduanya bertarung cukup sengit dan lama, tidak ada yang kalah karana tenaga mereka seimbang. Lucas yang menyadari pertarungannya sudah terlalu lama semakin marah. Ia memikirkan sesuatu agar bisa mengakhiri pertarungan nya dengan anak dari Chloe Dominic.


Sambil melawan, bertarung, matanya melihat ke arah lain. Di lihatnya tak jauh darinya ada sebuah tongkat besi berguru tergelatak, dan mungkin itu adalah senjata anak buahnya atau mungkin saja milik anak buah Chloe tang telah mati. Lucas memiliki pemikiran licik, berencana agar dirinya terluka dan jatuh dekat dengan benda tersebut agar bisa mengambilnya untuk melukai Tristan. Ia berpura-pura kalah, dan benar saja, Tristan menendang dadanya dan membuatnya terpental, jatuh tak jauh dari benda tersebut.


Lucas tersenyum menyeringai, rencananya berjalan lancar. Tristan yang berpikir Lucas sudah lemah dan kalah, menghampiri hendak memukul dan membunuh. Tapi saat dirinya hampir dekat, Lucas dengan gerakan cepat mengambil tongkat besi bergerigi itu dan memukulkannya tepat di kepala Tristan, membuat Tristan terhuyung pusing.


Tristan menggelengkan kepala, pandangan nya berkunang-kunang dan darah keluar dari kepala, menetes di kening. Lucas yang berhasil melukai berdiri sambil memegang tingkat itu dan berjalan mendekati Tristan yang masih pusing karena pukulan keras itu.


Lucas mengangkat tongkat nya dan hendak memukul kepala Tristan lagi agar Tristan mati. Tapi saat tongkat itu hampir mengenai kepala Tristan, sebuah tembakan mengarah ke arah Lucas.


Door....


Tembakan itu menyerempet lengan Lucas, tidak berhasil melukai. Dan Lucas yang mengetahui geram, ia menoleh ke arah siapa yang menembak, dan ternyata itu adalah Calvin yang dengan gerakan menembakkan senjatanya ke arah Lucas.


Lucas yang melihat berdecih, matanya melihat Hazel yang masih bertahan, mencoba menyerang Calvin. Ia mengayunkan kembali tongkat nya ke tubuh Tristan, membuat Tristan kalah dan tak sadarkan diri, dengan luka yang sangat-sangat serius.


Setelah melukai Tristan, Lucas pergi menyusul Chloe yang mengejar Laura. Sedangkan Calvin yang melihat tuan mudanya terkapar dengan luka yang serius ingin menolong. Namun Hazel.masih saja menghalangi dan menyerang nya dan akhirnya mau tidak mau harus menyingkirkan Hazel lebih dulu.


Lucifer menusuk, menembak dan menyayat tubuh setiap anak buah Lucas yang ada di hadapannya. Saat dirinya berada tak jauh dari tempat Calvin dan Tristan, matanya melihat Tristan yang tergeletak tak berdaya, sedangkan Calvin masih mencoba mengalahkan Hazel yang ternyata sama kuatnya dengan Calvin.


Lucifer pun berencana menolong, dan menghampiri, membantu Calvin mengalahkan Hazel.


Bugh.....


Tendangan dari arah belakang berhasil menghantam punggung Hazel, membuat pria kuda itu terhuyung ke depan.


"Sialan!" umpatnya marah karena di serang dari belakang.


Hazel menoleh, melihat siapa pelakunya. Pria asing yang tidak di kenal. "Jangan ikut campur urusan ku," seru Hazel tidak ingin berurusan dengan pria asing tersebut.


Namun Lucifer tidak memperdulikan, ia menghampiri Calvin dan memintanya untuk menolong Tristan sebelum terlambat. "Pergilah dan selamatkan tuan mu, biar aku yang mengurusnya," ucapnya dan di angguki Calvin.


"Terimakasih."


Calvin pun pergi menghampiri Tristan yang terluka parah di bagian kepala, dan membawanya pergi dari tempat itu untuk segera di obati. Sedangkan di tempat pertarungan semuanya di serahkan pada anak buahnya dan Lucifer yang di minta untuk memimpin pasukannya selagi dirinya tidak ada.


Calvin mempercayai pria asing itu, karena menurutnya pria itu ada di pihak yang sama dengannya.


Lucifer menyetujui dan akan mengambil alih pemimpin pasukan GEROGRE LORIDZ saat pemimpinya tidak ada.


"Kita selesaikan ini secepatnya," ucap Lucifer melemaskan otot leher dan tangannya, siap bertarung dengan pria muda yang memiliki kekuatan setara dengan nya.


.


.


.


Bersambung