
Pertarungan di luar benar-benar sangat sengit, Queen dan Gavin tidak mengetahui jika di luar benar-benar sangat kacau. Queen yang berhadapan dengan anak buah Lucas akhirnya bisa mengalahkan dan membunuh mereka semua.
Setelah berhasil membunuh tanpa sisa, Queen mencari keberadaan putranya di tempat itu. Namun semua usahanya seolah sia-sia, tidak ada jejak akan keberadaan kedua putranya
"Kurang ajar!" marahnya memukul dinding dengan kepalan tangan.
Gavin yang terluka menghampiri dan menenangkan, "Aku yakin dia belum jauh dari tempat ini. Kita harus segera mencari nya," Queen mengangguk dan kedua nya pergi. Walaupun Gavin terluka, ia menahan rasa sakit itu demi mencari dan menyelamatkan kedua putranya.
Queen dan Gavin menyusuri tempat itu, mencari keberadaan Laura yang membawa kedua putranya. Saat melewati sebuah jendela, terdengar suara ledakan keras, membaut Queen dan Gavin terkejut dan melihat arah suara.
Boom....
Ledakan itu begitu besar hingga mampu membunuh puluhan orang sekaligus. Queen dan Gavin yang melihat ke arah luar terkejut, karena kacaunya tempat itu. Banyak yang bertarung dan mati disana. Kening Queen berkerut saat melihat kelompok besar ikut bertarung dengan anak buahnya. Siapa mereka, bain Queen tidak mengenal anggota Mafia GEROGRE LORIDZ.
Namun Gavin yang mengetahui menjelaskan bahwa itu adalah kelompok Mafia dari keluarga Tesla.
Mendengar keluarga Tesla, Queen berpikir mungkin Tristan mengetahuinya dan membantunya. Pandangan Queen menyusuri tempat itu, dan saat melihat di sekitar pertarungan itu, matanya menangkap pergerakan wanita yang di kenal.
"Laura," ucap Queen dan langsung berlari, pergi meninggalkan Gavin, tanpa memperdulikan Gavin memanggilnya.
"Sayang, tunggu," teriak Gavin, namun di abaikan.
Queen terus berlari menuju luar bangunan, mengejar Laura yang membawa putranya. Dengan tergesa-gesa, Queen menerobos pertarungan antara Mafia THE GOLD HOLD, GEROGRE LORIDZ dan Mafia THE BLANCO demi menangkap Laura.
Door...
Door...
Tembakan Queen lesatkan ke arah Laura. Laura yang melihat menoleh. Matanya melotot saat melihat Queen kini sedang mengejarnya.
Laura panik, dan menarik paksa Davin dan Devan untuk pergi. Queen tidak membiarkan Laura kabur dari nya, ia menembakkan senjatanya kembali ke arah Laura. Namun saat hendak menuju Laura, sebuah tendangan menghantam punggungnya, dan membuat nya terjungkal karena tidak menyadari serangan tersebut.
Orang yang menendang Queen adalah Leonard yang ternyata juga datang ke tempat itu setelah sebelumnya di hubungi oleh Laura.
Queen bangun dan berbalik badan, di lihatnya pria yang pernah berselisih dengannya.
"Leonard," batin Queen dengan tatapan dinginnya.
Leonard menaikkan sebelah alisnya, meremehkan. "Mau kemana kau? Lawan mu adalah aku,"
"Aku tidak ada urusan dengan mu, dan jangan coba-coba menghalangi ku," jawab Queen dengan nada dingin, berbalik dan mengabaikan.
Namun Leonard tidak membiarkan begitu saja. Dia maju dan menyerang Queen dari belakang. Queen yang menyadari pergerakan tersebut menendang dengan kuat dada Leonard, membuat Leonard mundur beberapa langkah.
Keduanya pun kini bertarung. Leonard yang juga membawa pedang nya kini mengayunkan ke tubuh Queen, menebas berharap dapat melukai wanita yang di bencinya. Namun Queen yang pandai berpedang tidak semudah itu di kalahkan oleh Leonard, ia menangkis setiap serangan dengan cepat, mengimbangi setiap gerakan ayunan pedang Leonard.
Tang......
Tang......
Tang......
Dentingan pedang saking beradu.
Syuut....
Syuut....
Syuut....
Bugh.....
Craas.....
Satu tebasakan berhasil mengenai tubuh bagian lengan Leonard.
Darah keluar dan merembes di baju. Leonard yang melihat semakin geram. "Beraninya kau! kau bunuh kau wanita sialan!" marah Leonard berapi-api.
Tanpa memperdulikan luka di tubuhnya, Leonard menyerang membabi buta, hingga berhasil melukai tubuh Queen.
Craas...
Sebuah tebasan cukup dalam mengenai bagian bahu nya. Rasa perih di rasakan Queen. Bwkun Queen tidak memperdulikan, ia tetap maju dan menyerang Leonard. Dan keruanya kini bertarung sangat-sangat sengit untuk mengalahkan satu sama lain.
Gavin yang mengejar Queen dari melihat ke arah wanitanya yang kini sedang bertarung dengan pria muda yang tak kalah kuat dengan Queen. Namun matanya menangkap Laura yang mulai jauh dari tempat tersebut. Gavin yang melihat langsung mengejar kemana Laura berada, dan itu di saksikan oleh Chloe. Dan akhirnya Chloe pun ikut menyusul mengejar Gavin.
.
.
.
Bersambung