
King telah sampai di rumah sakit. Di lihatnya Lucifer menunggu di depan ruangan operasi. King menghampiri dan menepuk bahu Lucifer, membuatnya kaget karena terkejut.
"Tuan," sapa Lucifer dengan perasaan tidak enak karena ia membiarkan Queen terluka.
"Bagaimana operasinya?"
"Masih belum selesai, tuan." jawab Lucifer dengan wajah takut. Takut tuannya akan marah. King yang melihat menenangkan, tahu ke khawatiran bawahannya itu.
"Kamu tidak salah. Jadi berhenti menyalahkan diri sendiri," ucap King tahu apa yang di pikirkan Lucifer.
"Maafkan saya tuan. Maafkan saya," ucap Lucifer menunduk, tidak berani menatap mata King.
"Sudahlah, semua sudah terjadi. Lebih baik sekarang kita tunggu saja dia, semoga operasi by berjalan dengan lancar." Lucifer akhirnya sedikit merasa lega, karena king tidak menyalahkan dirinya tentang kejadian tersebut.
Setelah menunggu cukup lama, pintu ruang operasi terbuka. Terlihat dua dokter mengusap keningnya yang berkeringat. Lucifer dan King yang melihat langsung menghampiri. Dan membuat dokter kembali panik.
"Tu....tuan."
"Katakan, bagaimana operasinya? Apakah berjalan dengan baik?" tanya King dengan santai, namun bagi dokter tersebut seolah king mengatakan suatu hal yang lain. 'Jika terjadi sesuatu dengan nya, maka bersiaplah nyawa kalian melayang di tangan ku.
Dokter itu langsung memohon ampun. Mereka sudah melakukan hal yang diminta, menangani pasien dengan baik dan benar. King yang mendengar merasa lega. Dan tak lama Queen keluar dari ruang operasi, di bawa sister ke ruang perawatan.
King dan Lucifer mengikuti dan dokter pun meminta mereka untuk menunggu sampai pasien sadar. Dan mereka berdua mematuhi, tidak ingin menganggu waktu pemulihan Queen.
Setelah beberapa jam kemudian, mata Queen perlahan mengerjab. King yang saat itu menjaga Queen langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Queen. Lucifer yang mendengar Queen sadar dengan cepat datang keruangan Queen tanpa memperdulikan lukanya yang baru saja di tangani dokter.
"Bagaimana keadaannya dok, apa dia baik-baik saja?" tanya Lucifer dan King bersamaan, saat dokter selesai memeriksa keadaan Queen. Dan dokter pun menjelaskan bahwa Queen baik-baik saja dan telah melewati masa kritis nya.
Baik Lucifer maupun King merasa lega. Berarti tinggal masa pemulihan tubuh Queen dan itu tidak membuat nya lagi merasa cemas dan gelisah.
King mengusap lembut kepala Queen. "Syukurlah akhirnya kamu sadar. Kakek sangat mengkhawatirkan mu, begitupun dengan Lucifer. Kami takut kamu akan meninggalkan kami berdua," ucap King dan Queen menatap dua orang yang ada di hadapannya. Queen tahu mereka sangat mengkhawatirkan keadaannya, terbukti dari wajah mereka yang panik dan terlihat cemas.
Queen tersenyum, mengatakan jika dirinya baik-baik saja. Namun untuk saat ini biarkan dirinya istirahat terlebih dahulu untuk memulihkan tubuhnya dan itu pun langsung di angguki king dan Lucifer, meninggalkan Queen sendirian untuk bisa beristirahat dengan tenang.
Di Negara J, tepatnya jauh dari kota tempat tinggal Chloe Dominic, Arno dan Laura tinggal bersama dengan seorang pria yang memiliki kekuasaan tinggi. Dia adalah Lucas Wilbert, seorang pria muda seumuran Gavin Menzies. Pria yang memiliki perawakan tinggi, tampan dan ramah. Pria itu meminta Arno dan Laura tinggal karena memilik maksud lain, tapi kedua orang itu tidak mengetahui jika pria muda yang menolongnya nya adalah pria yang sangat-sangat kejam dan berdarah dingin.
Lucas Wilbert adalah putra dari Liam Wilbert, seorang pria yang sebelumnya memimpin sebuah kelompok mafia THE BLANCO. Setelah kejadian pernah bertarung dengan seorang wanita yang tak lain adalah Chloe Dominic, Liam mendapatkan luka yang sangat serius dan beberapa tahun kemudian meninggal, setelah berhasil membuat Chloe Dominic kehilangan putrinya. Ya, penyebab hilangnya Quesha adalah Liam Wilbert.
Chloe terus mencari siapa pelaku atas kejadian hilangnya putrinya. Namun semuanya seolah hilang, dan susah di temukan. Dan alasan kenapa tidak bisa menemukan, karena Liam sendiri telah meninggal. Dan Chloe tidak mengetahui jika Liam memiliki seorang anak, anak dari seorang wanita yang bukan istrinya. Dan itu membuatnya tidak pernah menemukan hingga bertahun-tahun lamanya. Sedangkan mafia milik Liam, Chloe juga mendengar bahwa anggotanya bubar dan alasannya sendiri Chloe tidak tahu. Tapi kenyataannya bukanlah mafia milik Liam di bubarkan, melainkan berganti alih menjadi THE BLANCO.
Lucas sebagai anak satu-satunya sempat terpuruk melihat kematian ayahnya. Dan ia akan membalas semua dendam terhadap Chloe karena menurutnya yang membunuh ayahnya adalah Chloe. Dia bersumpah akan menghancurkan dan membunuh ketua Mafia GEROGRE LORIDZ, setelah kekuatan dalam kepemimpinannya sama kuatnya dengan Chloe Dominic.
Setelah merasa memiliki kekuatan setara dengan Mafia GEROGRE LORIDZ yang ada di Negara J, Lucas siap untuk melakukan perang terhadap Chloe. Ia akan menggunakan umpan, yaitu Arno dan Laura. Lucas tahu Laura dan Arno pernah membuat Chloe bertindak karena pernah mereka ingin mencelakai dua anak kembar itu. Dan ini membuat Lucas memiliki ide yang akan menarik perhatian Chloe untuk datang menyelamatkan dua bocah itu yaitu dengan cara menculik anak kembar itu melalui tangan Laura dan Arno.
Lucas yakin jika Chloe tahu yang menculik dua anak kembar itu Laura dan Arno, ia yakin Chloe akan bertindak dan membunuh mereka di tempat. Dan hak itu akan menjadi kesempatannya untuk menyergap dan membunuh Chloe.
Tapi Lucas tidak tahu siapa yang akan mereka singgung selain Chloe. Queen, ibu dari dua kembar itu yang mungkin saja tidak akan tinggal diam putranya di sakiti.
Dan setelah rencana di susun dengan rapi, Lucas memberi perintah pada Arno dan Laura untuk menculik dua anak kembar itu dengan di bantu langsung oleh anak buahnya.
"Aku ingin kalian membantu rencana ku. Aku tidak ingin mendengar penolakan. Anggap saja ini balasan karena telah menyelamatkan kalian," ucap Lucas yang duduk di depan dua orang itu.
Laura dan Arno saling pandang, tidak tahu apa yang dapat di bantu oleh mereka. Dan Arno pun bertanya, apa yang bisa mereka lakukan.
"Culik dua anak kembar itu. Aku ingin kalian melakukannya. Dan tenang saja, anak buah ku akan membantu kalian,"
Arno dan Laura yang mendengar bingung, kenapa tuan yang menyelamatkan mereka ingin mereka menculik dua anak kembar itu. Mungkinkah tuan ini juga membenci Queen, pikir mereka dalam hati. Dan mereka pun setuju untuk melakukan tanpa tahu tujuan Lucas adalah Chloe, bukan Queen.
.
.
.
Bersambung