MY IDOl Is MY HUSBAND

MY IDOl Is MY HUSBAND
Bab 91 Pengunduran Diri



Lucas berdiri di bawah shower dia membasahi dirinya tanpa melepas pakaian yang ia kenakan tadi saat berolahraga ia mencengram tembok,perasaannya kini tak karuan setelah mendengar penolakan secara langsung dari wanita yang di cintainya.


Kenapa aku tidak seberuntung teman-teman ku, padahal ini yang pertama buat ku tapi kenapa harus semenyakitkan ini, ku fikir bila aku mencintai itu hanya sekali,aku ingin cinta ku ini menjadi cinta pertama dan terakhir ku, tapi ternyata tidak, apa aku harus melewati banyak cinta sampai aku benar-benar menemukan cinta sejati ku.


Keluhnya dalam hati.


Selesai mandi Lucas langsung bersiap pergi untuk bekerja, sampai di resto dia langsung masuk kedalam ruangannya,Lucas menelpon Bintang untuk berbicara dengan Hana.


"Ya... Lu... "Suara Hana terdengar saat Bintang memberikan ponselnya karena Lucas ingin berbicara dengannya.


"Han... ada satu karyawan mau ngundurin diri"Lucas memberitahu.


"Bagian mana? "tanya Hana santai.


"Receptionis"


"Hah... maksud mu Nina? "Hana terkejut.


"Iya... dia mau ngundurin diri mau kembali kerumah orang tuanya di kota sebrang"


"Tunggu-tunggu Lu... kamu nggak sedang bercanda kan? kamu membiarkannya pergi begitu? "


"Ya... mau diapain lagi Han emang sudah nggak bisa dipertahankan,dia sudah di jodohkan oleh orang tuanya sebelum dia bekerja disini"


"Lucas...."Suara Hana lemas.


"Sudah lah aku tidak akan menjadi pengemis cinta,mungkin dia memang bukan jodoh ku"


Hana menghela nafas.


"Yang sabar ya kawan kamu pasti akan mandapatkan jodoh yang terbaik suatu hari nanti"


"Ya... aamiin".


Tok... tok... pintu ruangan Lucas ada yang mengetuk.


"Masuk"Lucas menyuruh masuk orang yang mengetuk pintu ruangannya.


saat pintu dibuka ternyata itu Nina.


"Nina bicaralah dengan Nona Hana, biar bagaimana pun kau harus bicara dengannya karena dia sudah menganggap mu temannya"Lucas memberikan ponselnya pada Nina.


Nina menerima ponsel.


"Nona... "Katanya ragu.


"Nina... benarkah kau ingin mengundurkan diri? "Hana seolah tak percaya.


"Ya... Nona"


"Kenapa?kenapa.harus mengundurkan diri kau bisa ambil cuti saja kan? "Hana masih berhsaha menahan Nina.


"Tidak bisa Nona,aku tidak bisa melakukan itu".


"Nina... padahal aku berharap masih bjsa bertemu dengan mu saat aku kesana lagi"


"Anda masih bisa bertemu dengan saya Nona bila anda datang kesini, anda bisa mampir ke kota saya Nona"


"Ya... kau benar, baiklah aku tidak akan menahan mu bila ini yang kau inginkan, nanti gaji dan uang tanda terima kasih dari kami akan di urus oleh Lucas, aku belum bjsa mengurus apa pun karena masih perawatan dan menunggu persidangan".


"Ya... Nona terima kasih dan semoga anda selalu sehat dan di berikan yang terbaik oleh tuhan".


"Terima kasih".


Nina pun memberikan ponselnya pada Lucas,lucas meletakan ponselnya di lacinya. Nina memberikan surat pengunduruan dirinya.


"Tuan... terima kasih karena selama ini anda sangat baik pada saya".


"Saya juga berterima kasih karena kamu shdah bekerja sangat baik di sini, nanti uang gaji mu dan uang tanda terima kasih kami akan aku transfer rekening mu".


"BaiknTuan terima kasih, saya permisi dulu".


"Tunggu kapan kau akan kembali ke kota mu? "Lucas menghentukian langkah Nina.


"Ooo begitu ya sudah hati-hatilah saat menuju kota mu"


"Ya Tuan terima kasih"


Nina pun menghilang dari balik pintu,Lucas mengambil ponselnya yang ternyata saluran telponnya belum di matikan


Lucas pun berbicara lagi dengan Hana di telpon.


"Hana... kamu dengar sendiri kan dari mulutnya"Kata Lucas.


"Iya... kamu yang sabar ya kawan semoga kamu di pertemukan oleh jodoh yang terbaik untukmu"Hana memberikan semangat.


"Ya... aamiin"Lucas mengaminkan.


Telpon pun berakhir.


Hana murung setelah mendapatkan telpon dari Lucas.Bintang yang melihat hal itu langsung merangkulnya, dia tahu istrinya bersedih karena sahabatnya tidak beruntung dalam percintaan.


...***...


Malam hari Lucas pulang bekerja dia melewati rumah Nina, saat tak sengaja dia lewat dia melihat seorang pria yang menarik-narik tangan Nina, dia tak mengenal pria itu, Lucas memperhatikan dari dalam mobil sepertinya Nina sedang bertengkar dengan pria itu, dan tiba-tiba pria itu dengan kasarnya memukul wajah Nina. Lucas tidak bisa tinggal diam dia langsung turun dari dalam mobilnya.


"Hei... apa yang kau lakukan"Lucas berteriak dan berlarinke arah mereka.


"Jangan ikut campur ini urusan pribadi kami"kata pria itu kasar.


"Nina kau tidak apa-apa?"tanya Lucas.


Nina memegang pipinya dan terlihat darah menetes diujung bibirnya. Lucas terkejut melihat itu.


"Hei... kau ini siapa, kenapa memukulnya?"Lucas kesal.


"Aku tunangannya"


Lucas terkejut mendengar hal itu.


"Benarkah itu Nina? "tanya Lucas pada Nina.


Nina pun mengangguk.


"Kau mencintai laki-laki sekasar ini? "tanya Lucas tak percaya.


Nina terdiam.


"Dia tidak mencintai ku, tapi dia tetap harus menikah dengan ku karena keluarga ku sudah mengeluarkan banyak uang untuk mengikatnya, bila dia ingin bebas dari ku keluargannya harus mengambalikan dua kalilipat dari apa yang keluarganku berikan untuk keluarganya"Jelas pria itu.


"Dia akan mengembalikan uang keluarga mu, berapa yang harus dia bayarkan"tanya Lucas kesal.


"Ratusan juta".


"Baik akan aku kirim besok uang cash langsung pada keluarga mu, dan jangan pernah kau ganggu teman ku".


Nina terkejut mendengar perkataan Lucas.


"Tuan.... "


"Sudah... tak usah kau fikirkan,besok akan ku antar kamu ke kota mu dan mengantar uang untuk membebaskan mu dari ikatan ini,untuk sementara malam ini kamu menginap saja dirumah ku,aku takut pria itu akan kembali mengganggu mu"Lucas langsung mengajak Nina ke mobilnya dan membawanya ke rumahnya.


"Tidurlah di kamar ku biar aku tidur di sofa ruang tamu"kata Lucas.


Nina yang mellihat kebaikan Lucas,menangis karena Lucas begitu baik padanya tapi dirinya telah menyakiti hati orang yang baik ini.


"Kenapa kau menangis? "Lucas bingung"Tenang Nina aku tidak akan berbuat tidak sopan pada mu"fikir Lucas Nina takut dirinya akan di perlakukan tidak sopan oleh Lucas.


"Bukan... Tuan.. bukan itu yang membuat ku menangis tapi karena anda baik sekali pada ku tuan aku tidak bisa membalas kebaikan mu, aku hanya bisa berterima kasih saja pada mu tuan, semoga tuhan membalas semua kebaikan yang anda berikan pada ku"Nina sambil menangis.


"Sudahlah jangan di fikirkan tenang saja, istirahatlah besok aku akan mengangambil uang di bank dan mengantar mu ke kota mu dan mengurus semua pembatalan jodoh mu itu"


"Terima kasih Tuan"Nina masih menangis dan masuk kedalam kamar Lucas.


...***...