MY IDOl Is MY HUSBAND

MY IDOl Is MY HUSBAND
Bab 67 Kembaran



Hari berlalu tiba saatnya pesta pernikahan Lucky dan Clara.Lucky terlihat gugup dia mondar-mandir bahkan dirinya tidak bisa tidur semalam.


"Lu....gue gugup gimana nih"Lucky mengadu pada saudara kembarnya.


"Bisa nggak ya akad nikah di gantiin gitu sama sodara kembar?"karena gugup fikirannya jadi tambah konyol.


"Bodoh kalau aku gantiin kamu yang jadi suami sah perempuan itu ya aku ngaco kamu"Lucas memberi penjelasan.


"Aaaaa iya elu bener,ah...gila sebentar lagi mau di mulai dada gue makin nggak karuan begini mompa jantung"Lucky memegangi dada terus.


"Kalau Hana ada disini habis kamu di ketawain sama dia"Lucas mengingatkan Lucky dengan teman baiknya.


"Aaaaa iya dia nggak mungkin diem ajah ngeliat gue sengsara karena gugup mau nikah dia pasti seneng banget ngetawain gue"Lucky membayangkan wajah Hana yang mentertawainya.


"Atur nafas kamu biar berkurang rasa gugup nya"


Lucky pun menuruti nasihat Lucas,dia menarik nafas dan menghembuskannya,berulang kali dia melakukan hal itu.


Tba-tiba Dini datang dan langsung bergabung dengan mereka.


"Gugup Luc?wah perlu di abadiin nih jarang-jarang kita liat wajah gugup sahabat kita yang nggak pernah serius ini hahaha"Dini tertawa lebar.


"Halo...Hana mau lihat wajah calon pengantin nggak nih".


Dini melakukan video call dengan Hana.


"Mana....mana... penasaran aku"Hana antusias.


Dini lalu mengarahkan kamera ke arah Lucky,dilihat wajah tegang Lucky walau ia mencoba menutupinya dengan tingkah konyolnya.


"Wah....wah.....wah....mau bertingkah konyol kaya apa juga nggak nutupin kegugupan elu kali Luc...."Hana meledek.


"Ah....elu gue serius nih..."Lucky malah tambah gugup.


Waktunya telah tiba pengantin wanita telah duduk depan meja tempat melaksanakan akad nikah,Lucky pun di sandingkan disana,Dini masih melakukan video call dengan Hana.


Hana dan Bintang mengikuti prosesi ijab kabul antara Lucky dan Clara.


Ijab kabul pun di mulai,penghulu langsung memulai mengatakan ijab dan setelah selesai penghulu pun menghentakan tangan Lucky,dan terlontar lah kata kobul dengan lancar dari mulut Lucky.


"Alamdulilah.....aku fikir dia akan mengulang beberapa kali tak tahunya hanya sekali saja dia langsung lancar" kata Hana saat melihat sahabatnya menikah.


Bintang merangkul Hana,ia ingat bagaimana pernikahannya berlangsung,Hana memegang tangannya yang merangkulnya.


"Kita matikan saja ya vc dari Dini"Hana memahami hati suaminya.


Saat Hana ingin menekan tombol merah di ponselnya Bintang mencegahnya.


"Tidak apa-apa sayang ini pernikahan sahabat mu saksikanlah karena kita tidak bisa datang kesana"


"Sayang...."Hana menatap suaminya manja membuat suaminya gemas lalu mencubit pipi istrinya cubitan kecil tak bertenaga.


Tapi Hana tetap menekan tombol merah itu dan memeluk suaminya.Bintang tersenyum melihat tingkah berani dan manja istrinya,selama ini Bintang hanya mendapati istrinya malu-malu bila berada dekat dengannya,tapi kali ini entah kenapa istrinya terlihat sedikit agresif.


"Ada apa sayang tumben kamu peluk-peluk manja begini?" Bintang bingung tapi senang.


"Tidak apa-apa aku hanya ingin memeluk suami ku yang tampan ini" Hana mendongakan kepalanya yang berada di dada Bintang.


"Hari ini aku senang bisa menyaksikan pernikahan sahabat ku dan bisa berada disamping mu,aku sayang.....banget sama kamu suami ku"Hana menekan kata sayang dengan panjang.


"Aku juga sayang.......banget sama kamu istri ku tercinta"Bintang pun membalas kata-kata istrinya.


Mereka pun saling berpelukan di tempat duduk.


...***...


Peristiwa seminggu sebelum pernikahan Lucky,Sore hari Lucas mengantar barang ke rumah Clara barang-barang keperluan pernikahan.saat dirinya sampai di depan pintu rumah keluarga pak Andre,pak Andre menegurnya.


"Kamu ini calon pengantin jangan keluyuran terus"Omel Pak Andre.


Lucas bengong di marahi.


"Maaf Om saya...."


"Sayang....kamu kesini"Calara tiba-tiba muncul.


"Eeeee kamu apa-apaan belum pernikahan dilarang bertemu"Pak Andre mencegah Clara mendekati Lucas.


"Pak....perkenalkan ini Lucas saudara kembar Lucky"Ayah Lucky yang datang bersama Lucas memperkenalkan Lucas pada keluarga Clara.


Sontak keluarga Clara terkejut,terutama Clara calon istrinya.


"Kok Lucky tidak pernah cerita hal ini?"Clara protes.


"Ya selama ini Lucas bekerja di luar negeri jadi mereka jarang terlihat bersama tidak seperti saat mereka masih sekolah" Ayah Lucky menjelaskan.


"Oooo begitu"Pak Andre hanya beroh.


Sementara calon pengantin perempuan langsung menelpon calon pengantin pria.


Sambungan telpon tersambung,dan langsung di angkat telpon itu oleh Lucky.


"Hei....kenapa kamu tidak bilang kalau kamu itu kembar?"Clara langsung menyemprot Lucky.


"Cantik....aku bukan tidak cerita tapi tidak punya kesempatan bercerita pada mu karena jadwal pekerjaan yang padat" Lucky bernada seperti biasanya santai dan tidak serius.


"Tapi....tetap di mata ku kamu yang paling tampan sayang"Clara manja.


Dan itulah yang membuat Lucky terpesona padanya sikap manja,sombong tapi perhatian itulah yang menjadi daya tariknya selain karena Clara berparas cantik.


...***...


Kita lanjut kepesta.pernikahan Lucky dan Clara yang sedang di selenggarakan.banyak tamu yang berdatangan teman kerja dari pihak permpuan dan pihak laki-laki,saudara darinkedua keluarga dan juga kenalan dari para orang tua mereka berdua.secara bergantian memberikan selamat dan berfoto dengan pengantin.


"Aku nggak menyangka jadi pengantin itu capek lebih baik aku meliput seharian di stadion"keluh Lucky.


"Sayang...hari ini hari special kita jangan memikirkan tentang meliput dan stadion olah raga"Clara memasang senyum kecut.


"Hehe iya istri ku yang cantik...kamu makin cantik seperti boneka istri ku"


Dua insan yang baru menjadi pengantin baru sedang asik berbincang di atas pelaminan.


Sementara pengantin baru yang lain di negeri lain tak mau kalah mesra dengan pasangan yang ada di pelaminan itu.


Mereka memasak berdua di dapur membuat menu masakan yang mereka sukai.


"Kita masak apa ya sayang?"tanya Hana saat melihat isi kulkas.


"Hemmmm aku tidak faham dengan masakan,aku hanya pernah belajar menumis sayuran dengan telur sayang"


"Ooo ya kita buat tumis sayur telur saja sayang kita makan sepiring berdua ya sayang"Hana manja.


"iya...tumben banget istri ku hari ini sangat manja"Bintang menatap istrinya.


"Kamu tidak suka aku bersikap manja"Hana cemberut.


"Suka kok kamu jadi sangat menggemaskan sayang"Bintang merangkul istrinya yang ada di depan kulkas dan mencium keningnya.


Mereka pun mulai memasak Bintang membantu mencuci sayuran yang belum dipotong-potong,sayuran seperti wortel,buncis dan tomat.


Hana mulai mencincang bawang putih dan bawang bombai,juga memotong dadu dada ayam.


Bintang membantu Hana memotong Wortel Hana memberikan contoh bentuk wortel yang menyerong dan Bintang pun menirunya.Hana memotong buncis menyerong dan memotong tomat menjadi 6 bagaian saja.


Hana pun mulai menumis bawang bombai dan bawang putih lalu ia memasukan 2 butir telur lalu di orak arik telur itu dan memasukan daging ayam lalu wortel dan memberikan sedikit air agar wortel dan daging ayam termasak sempurna.dan terakhir hana memasukan buncis dan tomat kemudian garam,gula dan lada hitam.


"Hemmm harum masakannya membuat ku lapar sayang"Bintang mengendus aroma dari masakan yang di masak Hana.


"Sabar ya....sebentar lagi matang"Hana mengaduk-aduk tumisan di wajan.


"Taraaaa masakannya sudah matang sayang"Hana menghidangkan makanan tersebut dalam satu piring.


Mereka berdoa dulu sebelum makan.dan Hana menyuapi suaminya begitu pun sebaliknya,keromantisan keduanya selalu tercipta sepanjang harinya.


Dapat kah Hana benar-benar meninggalkan Bintang setelah semua yang telah terjadi di antara mereka berdua.


...***...