MY IDOl Is MY HUSBAND

MY IDOl Is MY HUSBAND
bab 64 Saksi cinta



Malam Hari Hana masih mengerjakan komik,Bintang memperhatikan istrinya yang serius bila sudah menggambar,Bintang tak berani mengganggunya.tapi rasa penasaran membuatnya menegur Hana.


"Sayang...apa aku boleh melihat mu bekerja"Bintang yang duduk di kasur sedangkan Hana bekerja di meja kecil di sebrang kasur.


Hana akhirnya duduk si kasur dia menggambar di kasur,Bintang memperhatikan istrinya membuat goresan-goresan di ipadnya dan menjadikan goresan itu sebuah gambar.


"Wah...."Bintang takjub.


Hana tersenyum tapi tetap manatap ipadnya.


"Masih banyak kah pekerjaan mu?"tanya Bintang.


"Tinggal beberapa halaman lagi mungkin sekitar satu minggu lagi aku baru bisa menamatkan ceritanya".


"Oooo"


"Kenapa kamu bosan ya?"Hana masih menatap Ipadnya.


"Tidak,aku senang melihat mu mengerjakan apa yang kamu suka"Bintang tersenyum.


"Oia minggu depan jadwal mu cek up ke dokter ya,bagaimana perkembangan tangan dan kaki mu?"Hana akhirnya menoleh pada Bintang.


"Sudah bisa bergerak sedikit-sedikit,aku tidak sabar bisa berjalan lagi"Bintang menggoyangkan kakinya dan menggerakan tangannya.


"Hehe tidak betah ya"


"Iya..."Bintang manyun.


"Sayang...sabar ya..."Hana mencubit hidung suaminya.


Bintang tersenyum.


"Iya untung ada kamu jadi aku tidak bosan,karena kamu selalu ada di samping ku".


Mereka pun melanjutkan pekerjaan masing-masing Bintang melihat istrinya bekerja dan Hana tetap fokus menggambar walau suaminya memperhatikannya terus.


Malam semakin larut Bintang akhirnya tertidur di samping Hana,dia tidur sambil terduduk.


"Hmmm aku rasa cukup sampai disini saja dulu hari ini Ugh...pegalnya..."Hana meregangkan ototnya dan menoleh kesampingnya dilihatnya suaminya tertidur dengan posisi duduk.


"Ya ampun Suami ku sayang...dia sampai tertidur menemani aku bekerja"Hana menyelimuti sebagian badan suaminya dan dia merapihkan pekerjaannya ke meja yang ada di samping kasur,setelah itu dia pun tertidur di samping Bintang.


Dini hari Bintang terbangun dia melihat istrinya sudah tertidur di sampingnya,di belainya kepala istrinya.


"Dia imut sekali bila sedang tertidur,dia pasti lelah,selamat tidur sayang mimpilah yang indah"Bintang pun menggeser tubuhnya dan berbaring di samping istrinya.


...***...


Satu minggu kemudian jadwalnya Bintang cek up ke dokter,Hana menamaninya dokter memeriksa hasil rontgen Bintang hari ini dan saat terakhir kali,dokter menyatakan kalau kondisi Bintang semakin membaik,bahkan boleh di bilang lebih cepat dari penderita patah tulang pada umumnya.


"Alhamdulilah"Hana mengucap syukur.


"Tapi dok boleh kah saya belajar berdiri dan berjalan?"Tanya Bintang.


"Sebaiknya itu nanti dulu karena tulang anda masih belum sepenuhnya sembuh dan masih ada beberapa bagian yang rapuh,Mungkin dua atau tiga minggu lagi anda baru bisa belajar berdiri dan berjalan pelan-pelan tergantung kondisi anda nantinya"jelas dokter.


Bintang murung mendengar penjelasan dokter.


"Sayang...sabar ya...dengar dokter bilang dua atau tiga minggu lagi kamu bisa belajar berjalan pelan-pelan"Hana berusaha menyemangati suaminya.


"Iya..."Bintang masih murung.


"Anda seorang atlet saya tahu anda pasti tidak sabar turun ke lapangan lagi,beberapa pasien saya yang seorang atlet pun sama seperti anda tidak betah berlama-lama berdiam diri seperti ini,tapi mereka sabar dan sembuh perlahan-lahan hingga bisa beraktifitas seperti biasanya"Dokter mencoba memberikan semangat untuk Bintang.


"Tuh sayang...dengar pelan-pelan sayang sabar"Hana pun ikut memberikan semangat pada Bintang.


"Iya"masih cemberut.


"Baik dok saya kira suami saya sudah mulai bosan hehe terima kasih dok atas bantuannya"Hana langsung membawa suaminya keluar dari ruang pemeriksaan.


Dokter itu tahu bagaimana perasaan pasiennya oleh karena itu dia tidak menahan Hana saat ingin membawa suaminya keluar dari ruangan.


"Istrinya setia sekali,aku tahu mereka baru menikah dan itu pun di rumah sakit ini,dan aku pun menyaksikan bagaimana wanita itu menenangkan kepanikan atlet itu saat dia tahu tulang kaki dan tangannya patah"dokter laki-laki itu mengenang saat Hana menenangkan Bintang yang histeris.


"Rumah sakit ini jadi saksi cinta mereka berdua"


Di dalam mobil Bintang masih cemberut,Hana memegang tangannya,mencoba memberikan kekutan yang dia punya.Lucas yang menyetir melihat itu dari kaca spion.


Sepertinya hasil cek upnya tidak sesuai harapannya.


Fikir Lucas saat melihat kejadian di bangku belakangnya.


Tiba-tiba ponsel Hana berdering,dilihat ternyata Lucky video call di terima oleh Hana.


"Ya...luc...ada apa?"kata Hana.


"Elu dimana?kaya di dalam mobil?"tanya Lucky.


"Iya kami habis dari rumah sakit jadwal suami ku cek up".


"Oooo gue cuma mau kasih tahu bulan depan gue nikah"


"Wah...selamat ya..."Hana senang.


"Heh nikah? kok aku baru tahu?"Lucas menyela saat dia masih menyetir.


"Saudara kembar lu protes tuh"Hana mengarahkan kamera ke arah Lucas.


"Iya nanti elu balik Lu bulan depan gue nikah,calon istri gue belom tahu gue punya sodara kembar"Lucky bicara dengan gaya konyolnya membuat Bintang yang sedari tadi cemberut terdengar suaranya.


Hana melihatnya senang.


"Hehe bisa kaget calon istri mu setelah kalian berdua berkumpul atau dia bisa-bisa susah membedakan kalian bisa-bisa tertukar lagi hihihi"Bintang menyela pembicaraan mereka.


"Hehehe Bi...biar biar jadi kejutan buat dia,tapi ya nggak sampe ke tuker juga lah Bi..."


"Wah...ternyata kamu itu laki-laki yang penuh kejutan ya"Bintang sudah tak terlihat suntuk lagi Lucky dapat merubah susana hatinya yang buruk tadi.


Thaks Luc elu vc di saat yang tepat,suasana hati suami gue langsung berubah saat bicara sama elu.


"Tapi maaf nih aku sama istri ku nggak bisa datang ke pernikahan kalian,kamu tahu sendiri lah kondisi ku seperti apa"


"Kita titip kado saja sama Lucas nanti ya..."Hana menyela dia tak ingin susana hati suaminya berubah lagi.


"Ya...yang penting doanya,gue nyusul kalian elu kapan Lu...nyusul gue apa mau ngadain nikahan bareng pernikahan kembar gitu"Lucky bicara konyol lagi.


"Ngaco calonnya ajah ngga ada mau nikah bareng"Lucas sewot.


"Hahaha"Bintang tertawa lepas"Ada-ada saja kamu ini mentang-mentang kembar nikah pun harus barengan gitu hihi"Bintang terlihat riang.


"Iya...kali dia mau gitu Bi...kita nikah bareng-bareng nanti kan bisa punya anak kembar bareng-bareng juga"


"Hahaha astagfirullah sampe kesitu fikiran mu?"


"Tapi selamat ya semoga kalian bahagia,menjadi keluarga sakinah,mawadah,warohmah,aamiin"doa Bintang untuk Lucky dan Clara.


"Aamiin"semua mengaminkan.


"Elu juga yang sabar ya...pelan-pelan jangan maunya buru-buru pengen cepet kembali ke lapangan sabar di balik semua ini pasti ada hikmahnya"Lucky menasehati.


"Ya...kamu benar"Bintang tidak cemberut lagi,dia menerima nasehat dari Lucky.


"Eh...udah dulu ya gue masih ada kerjaan nih"Lucky mengakhiri video call.


Thanks Luc nasehat elu buat dia nggak cemberut lagi,terima kasih kawan...


...***...